Perempuan Misterius

Perempuan Misterius
Diner berdua


__ADS_3

Malamnya Stevan telah sampai di depan rumah Clara dan sedang menunggu Clara



stevan malam ini


"Nak evan mau minum apa? Biar bibi buatin" tanah bi Ami


"Ngga usa bi, nggak perluh report-repot" jawab Stevan dengan senyum


"Nggak papa, nggak ngerepotin bibi" ucap Bi Ami


"Nggak papa bi, nggak usa" jawab Stevan


"Ya sudah bibi ke belakang ya" ucap Bi Ami


"Iya Bi" jawab Stevan


Tak lama Clara turun dengan dandanan yang rapi Stevan saja sampai terpukau akan kecantikan Clara, kemungkinan rindu juga ya karena beberapa hari nggak bertemu



clara malam ini


"Kenapa jelek ya" ucap Clara karena melihat Stevan yang terus menatapnya


"Nggak, mana ada cantik" teriak Stevan


"Lalu kenapa liatin gitu" ucap Clara


"Malam ini kamu cantik" jawab Stevan dan memeluk Clara


"Kangen" gumam Stevan di balik ceruk leher Clara, sedangkan Clara balas memeluk Stevan sambil mengusap dengan sayang kepala Stevan"maaf" batin Clara

__ADS_1


"Kenapa jadi meloy sih, jadi makan kan" ucap Clara tiba-tiba


"Sayang ma... Rusak suasana" Rajuk Stevan


"Iya, iya maaf ayo jadi pergi kan" kata Clara


"Jadi dong" jawab Stevan dengan semangat sambil memegang tangan Clara ke depan setelah sampai di depan Stevan membuka pintu mobil untuk Clara


"Silahkan masuk tuan putri" Stevan ala-ala pangeran


"Hahahh, Stevan mau tau" ujar Clara


"Biarin" jawab Stevan setelah itu menutup pintu dan ia berjalan ke sebelahnya pintu mobi lainnya, setelah itu Stevan menjalankan mobil tersebut meninggalkan mansion Clara


"Mau makan di mana" ucap Clara


"Ada sayang, suprise untuk kamu" jawab Stevan


"Nggak ada, tapi aku tetap mau kasih Suprise buat kamu" jawab Stevan


"Kamu ini, ada-ada saja" ucap Clara


Tak lama mobil Stevan terparkir di depan sebuah restoran bintang lima, restoran yang paling terkenal di kota A, B sweet


Stevan mengajak Clara masuk ke dalam


"Nggak ada orang Evan" ucap Clara karena melihat restoran tersebut yang tidak ada pengunjungnya


"Ikut saja" jawab Stevan dan terus mengajak Clara masuk lebih dalam.


Clara hanya pasrah dan mengikut Stevan


Mata Clara melotot melihat hal yang di siapkan oleh Stevan, ia terharu sampai menetes kan air matanya Clara melihat Stevan dengan senyum di wajahnya, sedangkan Stevan yang melihat air mata Clara mengusapnya

__ADS_1



tempat diner


"Kenapa nggak bagus ya" ucap Stevan dengan lesu


"Nggak, makasih ya" jawab Clara sambil memeluk Stevan dan di balas oleh Stevan


"Sudah mari, silahkan duduk tuan putri" ucap Stevan sambil menarik kursi milik Clara.


"Kamu yang buat sendiri" tanya Clara


"Iya, spesial buat kamu, di bantu juga sih sama pelayan di restoran ini" jawab Stevan


"Makasih... Aku suka banget" ucap Clara sambil tersenyum


"Sama-sama, asalkan kamu senang, apapun yang buat kamu senang akan aku lakukan sekalipun membunuh orang" jawab Stevan


"Hei.... Nggak gitu juga kali" tegur Clara


Stevan hanya tergelak


"Sudah, mari kita makan" ucap Clara


"Selamat makan tuan putri" ucap Stevan dengan senyumnya


Malam ini Stevan dan Clara menghabiskan waktu berdua dengan senyum yang tak pernah luntur dari bibir keduanya, Clara dia melupakan sejenak masalah yang telah di hadapinya untuk saat ini dia ingin bahagia walaupun sejenak saja.


#######


Disini author mau minta maaf buat para pembaca kalau saya update dengan Waktu tak tentu soalnya saya lagi sibuk, mau mendekati UTS, kalau kedepannya saya jarang update mohon maaf ya


🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2