
Seorang gadis yang menempati rumah atau kita sebut saja mansion mewah, tetapi penuh dengan kesunyian, kesendirian.
Clara gadis tersebut dunia bawah mengenalnya sebagai orang yang kejam, tetapi ia adalah seorang gadis yang masih butuh kasih sayang kedua orang tuanya
Clara menuruni tangga menuju tempat makan untuk memulai sarapan pagi, ia sarapan hanya di temani dengan kesunyian
Kring kring kring
Bunyi hanphone berlogo apel tersebut, Clara yang melihat ada telepon dari Yuna mengangkat panggila tersebut
"Halo" sapa Clara
"Clara kita ke mall yuk shoping" ajak Yuna
"Iya" jawab Clara
Clara yang merasa tidak ada kesibukan menyetujuan ajakan Yuna
Selesai sarapan Clara memutuskan untuk pergi menemui Yuna
@@@@
Di lain tempat tepatnya keluarga Sanjaya memulai sarapan pagi dengan keramaian
"Pagi ma pa" sapa stevan
"Pagi synk" balas mamanya
"Kak kok akunya nggak di sapa" ucap Clarisa dengan muka masamnya sambil memajukan bibirnya kedepan
"Pagi adik kesayanganya kak Stevan" ucap Stevan sambil mengacak rambut
Adiknya
"Aku ngambek" ucap Clarisa
"Ngambek kok bilang" ucap Stevan dengan mencolek dagu adiknya
"Kak Stevan" teriak Clarisa
Bhahahhaaa
__ADS_1
Tertawa Stevan serta kedua orang tua mereka
"Sudah, sudah Stevan adiknya jangan di ganggu" lerai nyonya Sanjaya
"Stevan duduk sarapan biar mama ambilkan"
Stevan yang mendengar ucapan mamanya mulai duduk dan keluarga mereka memulai sarapan dalam diam
"Ma pa Stevan berangkat" ucap Stevan sambil mencium mamanya serta adiknya
Stevan berjalan menuju pintu
Ceklek
"Pagi bos" sapa Reno
Setelah Stevan membuka pintu dan mengagetkan Stevan
Stevan yang merasa kaget menatap tajam kepad asang pelaku yang telah membuatnya kaget.
Reno yang melihat tatapan bosnya
"Maaf bos" ucap Reno sambil cengengesan
Stevan berjalan melewati Reno, Reno yang melihat bosnya memasuki mobil ia mulai memasuki mobil, mobil tersebut keluar dan menuju ke kantor
Keluarlah Stevan beserta Reno dari dalam mobil dan berjalan menuju ruangan
Dalam perjalanan
"Bos hari ini ada meting, sama investor dari Kota S" ucap Reno
"Jam, tempat" ucap Stevan dengan singkat
"11.30, pada restoran sifut yang paling terkenal di mall sentral" kata Reno
"Oke" jawab Stevan dan lift pung menuju lantai atas
@@@@
Di sisi lain Clara beserta yuna telah sampai di mall dan mereka memulai shoping
__ADS_1
Clara putri Bramatjaya
Yuna Cleopatra
Mereka berjalan dari toko satu ke toko yang lainya, tanpa mereka sadari waktu telah berlalu menuju makan siang
" Clara laper" ucap Yuna sambil mengelus perutnya
"Makan" jawab Clara
"Iya, makan apa yah,,,, aha aku tau kita makan sifut aja ada restoran paling terkenal di mall sentral ini" ajak Yuna sambil menarik tangan clara tanpa persetujuan Clara
Clara yang melihat kehebohan sahabatnya pasra dan berjalan menuju tempat makan yang diinginkan yuna
Di sisi lain restoran tempat Stevan dan Reno akan mengadakan rapat
stevan arvano Sanjaya
Reno putra
"Selamat datang pak Stevan" ucap investor itu, pak Yadi
"Hm"deheman yang di berikan
Sudah menjadi buah bibir bahwa CEO Sanjaya adalah orang yang sangat dingin serta irit bicara
Duduk lah Stevan beserta Reno
Di dalam ruangan itu bukan hanya terdapat Pak Yadi bersama sekretarisnya saja, tetapi ada perempuan dengan baju yang seksi serta dandangan yang menor sekali.
"Pak Stevan perkenalkan ini putri saya Selin" ucap pak Yadi sambil menyenggol tangan putrinya
Selin yang mengetahui maksud ayahnya
"Hai Stevan kenalin aku Selin" ucap Selin dengan tatapan genitnya sambil mengulurkan tangannya
Stevan hanya melihat tangan tersebut dengan dingin
__ADS_1
Selin yang merasa malu, menurunkan tanganya
Pak Yadi yang merasa akan tejadi bencana mencegah hal tersebut dan memulai meting itu