
3 bulan berlalu
Malam hari tepatnya hari ini akan ada misi besar-besaran yang akan di lakukan CROWN, pada misi ini akan dipertemukan sepasang kekasih yang tidak saling mengenal
"Selamat datang mis" sapa anggota yang akan mengikuti misi
"Hm" deheman sang pemimpin
"Bagaimana"
Mengetahui apa yang di tanyakan
"Beres mi" jawab sala satu anggota CROWN
Berjalan lah sang pemimpin beserta sang pedang memasuki sebuah ruangan yang di lengkapi bermacam-macam senjata api
Ceklek
Clara berjalan menuju sebuah kotak besi dengan lambang mahkota, membuka kotak tersebut terpampang lah sebuah senjata
"Aku kembali memegang senjata ini pa" ucap Clara
Clara beserta yuna keluar dari ruangan tersebut dan berjalan menuju ruang pertemuan dengan partnernya
Sang pemimpin berjalan memasuki ruang yang telah di penuhi oleh anggotanya dengan jubah kebanggaan serta senjata organisasi mereka
"Salam mis" serempak para anggotanya
Sang pemimpin mengangkat tangan kanannya
Dan terjadilah keheningan di dalam ruangan tersebut
"Berangkat" perintah sang pemimpin dengan nada datarnya
Berjalan keluar markas saat ingin memasuki mobil sebuah suara
"Bagaiman dengan kami" sela Reno
"Bagaiman kau datang, itu yang kau gunakan" ucap sang mawar merah
"Ini senjata untuk kalian berdua" lemparan senjata di tangkap dengan gesit oleh Stevan
Beberapa menit perjalan menuju tempat musuh berada sampai lah mereka di sebuah hutan dengan rumah mewah di dalamnya
"Bersiaplah" perintah sang pemimpin
Semua anggota bersiap dengan senjata yang mereka pegang masing-masing
__ADS_1
"Kalian berdua ikuti kami" perintah sang mawar merah
Krek
Bunyi patahan tulang
Krek
Masuklah mereka semua ke mansion itu setelah melumpuhkan orang-orang di luar mansion, saat memasuki mansion di ruang santai terdapat sebuah keluarga sedang tertawa bersama
"Kak bagaimana"
"Sedikit lagi kita akan menguasai semua kekayaan Sanjaya"
"Sedikit lagi"
Bersulang
ting
Dor
Tergeletak pria paru baya yang bertanya
"Siapa" marah pria paru baya yang satunya
Dor
Dor
Dor
Stevan yang melihat tawaran yang di ajukan menyetujui tawaran tersebut
"Aku" jawab Stevan dan berjalan menuju pria yang terduduk dengan darah yang keluar dari mulutnya
"Kau" marah pria itu karena semua keluarga mati tertembak
Dor
Peluru itu melesat menuju bahu kanan
"Ini untuk adik saya" ucap Stevan
Dor
"Ini untuk ibu saya"
Dor
__ADS_1
"Ini untuk keluarga yang telah kau buat takut"
Pria paru baya itu mati mengenaskan di tempat
Dari tempat duduk sang pemimpin.
Clara beserta yuna hanya melihat dengan santainya
"Mis jago juga dia" ucap sang mawar merah
"Tembakanya tidak meleset sedikitpun"
"Hm" deheman yang diberikan oleh sang pemimpin
Berdiri lah sang pemimpin dan berjalan menuju Stevan
"Misi selesai" ucap sang pemimpin dan berjalan menuju pintu keluar mansion, di ikuti dengan sang mawar merah
Stevan beserta Reno berjalan keluar mengikuti pemimpin CROWN dan sang mawar merah
Dor
Tembakan yang di Lesatkan kelangit
Setelah tembakan itu berbunyi, meledaklah mansion yang ada di belakang mereka
Duar
Stevan beserta Reno kaget akan kejadian yang baru mereka saksikan
Stevan melihat ke dalam ledakan itu
"Pa ma aku berhasil" benak Stevan
"Tidak akan ada lagi pengganggu keluarga kita"
Saat Stevan akan memasuki pandangannya teralihkan ke tangan sang pemimpin CROWN ia merasa mengenali gelang itu
"Putri pakai gelang ini agar Pangerang mengenali putri nanti" ucap ucap anak lelaki itu
"Tapi pangeran janji akan menjemput putri" ucap anak gadis itu
"Janji" ucap keduanya sambil melingkarkan jari kelingking mereka
"Putri" teriak Stevan
"Putri" teriak Stevan berkali-kali
Terlambat mobil sang pemimpin telah melaju dengan kecepatan
__ADS_1
Apakah Stevan akan bertemu dengan putri