
Di sebuah mansion mewah milik keluarga Sanjaya
...
...
Tepatnya pada ruang keluarga
...
...
"Ma pa ka stevan kemana" tanya Clarisa
"Ow KK kamu biasa ada kerjaan ke luar kota" jawab tuan Sanjaya
"Dimana" tanya Clarisa
" Ke kota M" jawab nyonya Sanjaya ibunya
Clarisa bermanjah ria pada papanya terjadilah perbincangan keluarga bisa kita lihat mereka termaksud keluarga yang bahagia
Waktu berlalu beberapa saat
Hoamm
" Ma pa aku mau tidur, udah angantuk" ucap Clarisa
"Good night princes" ucap papanya
"To pa ma"
Clarisa mencium kedua pipi papa serta mamanya dan berjalan ke tangga dan naik ke atas menuju kamarnya
kamar clarisa
Nyonya Sanjaya bersandar pada bahu tuan Sanjaya dan tuan Sanjaya memeluk balik nyonya Sanjaya
" Pa mereka berdua udah besar ya" ucap tiba" nyonya Sanjaya
" Iya" jawab tuan Sanjaya
"Mama pikir mereka msih kecil pa, mereka masih prince dan princes kecilnya mama " ucap nyonya Sanjaya dengan mata" berkaca-kaca
Tuan Sanjaya yang melihat istrinya yang akan menangis
"Ma sudah jangan di ingat lagi, lupakanlah kita akan membahagiakan mereka" jawab tuan Sanjaya
"Iya pa" ucap nyonya Sanjaya sambil tersenyum
"Ya sudah pa istirahat kita, besok papa ada kerjaan kan"
__ADS_1
Tuan dan nyonya Sanjaya berjalan menuju kamar mereka
Di lain tempat pada sebuah mansion mewah
...
...
Pada sebuah kamar yang bernuansa Dark
...
...
Seorang wanita duduk sambil melamun dan melihat keluar jendela
Yup Clara
Flashback
"Putri pakai gelang ini terus ya nanti pangeran akan mengenal putri" ucap anak lelaki kecil tersebut
"Memangnya pangeran mau kemana" tanya anak perempuan itu
"Pangeran mau ninggalin putri ya"
"Pangeran udah nggak sayang putri lagi" sambung anak perempuan tersebut sambil menangis
"Jangan menangis suatu saat pangeran akan menjemput putri dan kita akan bersama selamanya" jawab anak lelaki itu
"Pakai selalu gelangnya agar Pangerang mengenal putri" sambung anak lelaki itu
"Janji pangeran akan menjemput putri" ucap anak perempuan itu
"Janji" jawab anak lelaki itu
Tok
Tok
Tok
Clara yang mendengar ketukan pintu sadar dari lamunannya
"Iya" jawab Clara dengan nada datarnya
"Non waktunya makan" ucap seorang pelayan
Clara berjalan menuju pintu
Ceklek
"Bawa makanan saya ke kamar" perintah Clara kepada pelayan tersebut
__ADS_1
"Baik non" jawab pelayan itu
Clara menutup pintu dan berjalan menuju tempat tidur.
Tak lama seorang pelayan mengetuk pintu
"Masuk" ucap Clara
Masuklah pelayan tersebut dengan Napan di tanganya yang berisikan makanan serta minuman
"Letakan di atas meja" perintah Clara
Setelah pelayan tersebut meletakan makanan tersebut perlayan itu berpamitan dan keluar kamar
Clara pun melanjutkan makan setelah itu beristirahat
Di lain tempat, tepatnya di sebuah hotel mewah berdiri seorang lelaki dengan pahatan wajah bak dewa
...
...
Berdiri melamun, melihat keluar pemandangan hotel dari tempatnya berada
"Kamu dimana sih" ucap Stevan dalam hatinya
" Bertahun-tahun aku mencarimu"
"Kamu sebenarnya dimana"
"Bagaiman kabarmu"
" Apa kamu baik- baik saja"
Ceklek
"Bos" teriak Reno dan mengagetkan Stevan dari lamunannya
Stevan menatap tajam kepada Reno.
Reno yang melihat tatapan tajam tersebu
" Bukan salah saya bos, saya ketuk pintu berulang kali tpi nggak ada balasan, saya masuk saja" jawab Reno dengan cepatnya
"Ini bos pesanan makanannya" sambung Reno
"Letakan di meja" perintah Stevan
"Makan bersama" sambung Stevan
Karena melihat Reno yang akan keluar kamar
Reno yang melihat tawaran tersebut berlari dan duduk dan memulai makan.
Setelah makan Reno kembali ke kamar hotelnya sebelum menutup pintu
"Bos besok kita berangkat pagi" ucap Reno
__ADS_1
" Hm " deheman yang diberikan kepada Reno
"Selamat malam bos"