
Di sisi lain Clara beserta yuna telah memasuki restoran tersebut
"Clara ke sana, dekat jendela ajah" ucap Yuna
"Iya" jawab Clara dengan pasrah
Berjalanlah Clara dan Yuna menuju meja yang berada pada pojok, dan bisa melihat pemandangan di luar restoran
"Mau pesan apa kak" tanya pelayan restoran itu
"Clara mau pesan apa" tanya Yuna sambil menunjukan buku menu pada Clara.
Clara mengambil buku menu tersebut
"Makanya udang saus tiram, minumnya jus jeruk" ucap Clara
"Mbak kalau aku kerang hijau, kepiting laut, jus jeruk" jelas Yuna
"Oke saya ulangi pesanannya ya kak,
Udang saus tiram satu, kerang hijau satu,kepiting laut satu, Sama jus jeruknya dua" ucap sang pelayan itu
"Iya mbak" jawab Yuna sambil tersenyum
"Tunggu sebentar ya" ucap pelayan itu dan berjalan menuju belakang
Setelah beberapa menit datanglah pesanan mereka berdua dan memulai makan siang mereka,
@@@@
Di lain ruangan Stevan beserta Reno telah menyelesaikan meting mereka
" Selamat bekerja sama pak Stevan" ucap pak Yadi sambil menjabat tangan pak Stevan
"Semoga proyek ini menjadi sukses" lanjut pak Yadi
"Silahkan di makan pak Stevan"
__ADS_1
"Pak Stevan mau makan apa saya ambilkan" ucap Selin dengan senyum palsunya serta nada genitnya
Stevan hanya terdiam tanpa mendengar ucapan Selin
"Biar saya saja nona Selin" ucap Reno dan mulai mengambil makanan untuk Selin
"Apa-apaan sih sombong sekali kalau bukan karena harta dan dia ganteng nggak sudih aku"ucap Selin dalam hatinya dengan penuh marah
"Nona Selin jangan di masukin kehati ya atas sikap pak Stevan"
"Beginih lah sifat asli pak Stevan"jelas Reno
"Nggak papa pak Reno" ucap Selin sambil tersenyum yang di paksakan
"Akan aku buat kamu tergila-gila padaku" ucap selin dalam hatinya
"Tak ada yang bisa menolak pesona seorang Selin Wiguna"
"Mari kita makan semuanya" ucap pak Yadi
Setelah makan Stevan beserta Reno menuju keluar ruangan untuk kembali ke kantor
brukk
"Clara, bos" ucap bersamaan Yuna dan Reno
Mereka menjadi pusat perhatian orang-orang yang berada di restoran tersebut.
Clara berada di atas tubuhnya Stevan, Clara yang tersadar mencobah bangun tetapi tidak bisa, di karenakan jepit rambut yang ia pakai terkait pada kenop kemeja Stevan.
"Shiss" ringisan Clara karena rambutnya tertarik
Clara berusaha melepaskan jepit rambut tersebut, stevan yang merasa bawah gadis itu kesusahan membantu melepaskan jepit tersebut
Dan terlepas
"Clara kamu nggak papa" tanya Yuna sambil membalik kanan kiri badan sahabatnya itu
__ADS_1
Clara yang merasa pusing
"Aku nggak papa lihat" ucap Clara
" Pak kalau jalan lihat-lihat, anda jadi menabrak sahabat saya" marah Yuna kepada Stevan
"Nona sahabat kamu yang menabrak bos saya, kenapa jadi nona yang marah" ucap Reno
"Apa" teriak yuna,Clara yang melihat Yuna akan meledak menarik tangan Yuna
"Maaf pak, lain kali saya akan hati-hati" ucap Clara dan menarik tangan Yuna sambil berjalan keluar restoran
"Clara akun kan belum selesai" ucap Yuna yang belum menyelesaikan omongannya sudah di potong oleh Clara
"Yuna aku yang salah, cobah kamu ingat
Flasbak
Mereka berjalan mau menuju keluar restoran
"Clara pinjam hanphone mu" ucap Yuna
"Buat apa" tanya Clara
"Pinjam sebentar"
"Buat apa dulu"
"Sebentar aja"
Dan terjadila perebutan antara Clara dan Yuna
Yuna yang mengingat hal itu merasa malu dan menarik tangan clara untuk pulang
Di sisi Stevan dan Reno
"Reno cari tau data Clara saya perluh yang lebih detail" perinta Stevan sambil berjalan keluar restoran
__ADS_1
"Baik Bos"jawab Reno
Apakah Reno akan mendapatkan identitas sebenarnya tentang Clara.