Pernikahan Menyiksa

Pernikahan Menyiksa
PERMAINAN DITUNDA


__ADS_3

POV YUDHA


...****************...


Sepeninggal Steva, Yudha masih tidak rela dengan apa yang terjadi.


'Kenapa Steva memilih pergi darinya? Kenapa ia memilih meninggalkannya dengan cara seperti itu.' Ia sedih dan marah, tapi sekuat apapun ia mencoba membenci Steva, hati kecilnya tetap menolak.


Berbulan bulan ia mencari keberadaan Steva. Sampai setelah 2 bulan pernikahannya batal, ia mendapat pesan yang berisi foto pernikahan Rey dan Steva. Yudha mengeram marah. Jadi Steva lari darinya hanya demi mantannya itu? Rey memang cinta pertamanya, tapi bukankah keterlaluan memperlakukannya seperti itu? Ini menyangkut keluarga. Kalau hanya Yudha yang di permalukan, mungkin ia masih terima. Tapi, kedua orang tuanya ikut dipermalukan didepan umum seperti itu.


Yudha terus mencari keberadaan Steva, sampai saat 2 hari lalu ia melihat mobil Rey dan membuntutinya. Dan sampailah dia di tempat ini. Waktu itu Yudha kembali karena tidak mempersiapkan apa apa. Tapi kali ini ia membawa sejumlah anak buahnya untuk berjaga jaga. Karena yang ia tahu di rumah itu tidak lebih dari 3 pengawal dan beberapa pelayan saja.


...----------------...


Steva tercengang di balik tirai. 'Mas Yudha? Sedang apa ia disini? Kalau Rey tahu bisa bisa Mas Yudha dimasukkan ke tempat penyiksaan itu. Tidak, itu tidak boleh terjadi.' Steva buru buru lari keluar.


"Mas Yudha"


"Steva, apa yang kau lakukan disini?"

__ADS_1


Steva melihat sekeliling. Anak buah Yudha masih bergelut dengan anak buah Rey. Meski anak buah Rey terbilang sedikit, tapi mereka benar benar tangguh. Beberapa pelayan juga sedang di todong senjata oleh anak buah Yudha. 'Tidak, kalau seperti ini Mas Yudha pasti kalah'


"Kita pergi dulu dari sini. Cepat"


Steva menarik tangan Yudha dan yudha membawanya memasuki mobil. Mereka pun tancap gass keluar dari perhutanan itu.


Sedangkan Rey yang berada di ruang kerjanya hanya melihat dari jendela ada ribut ribut apa. Ia membelalak ketika Steva menarik tangan pria. Ya, pria itu adalah Yudha. Musuh bebuyutannya (dalam pikirannya). Ia segera menarik laci dan mengambil borgol yang ada disana. Segera ia turun, tapi terhalang oleh anak buah Yudha.


Rey memencet alarm. Seketika anak buahnya berlarian keluar dari ruang rahasianya. Akhirnya anak buah Yudha kalah jumlah dan kalah tenaga. Mereka segera membawa masuk anak buah Yudha dan mengikat mereka ke tempat para pengkhianat berada.


Disisi lain....


"Maaf mas"


Steva menangis


"Aku tidak bermaksud mengkhianatimu. Aku tidak punya pilihan lain. Kamu juga sudah menikah kan?? Bahagialah dengan istri barumu."


Mobil seketika terhenti

__ADS_1


,@????????


Yudha tercengang mendengar perkataan Steva.


"Aku bahkan belum melupakanmu, tapi kamu bilang aku menikah? Steva, yang benar saja"


"Tapi sebelum aku menikah dengan Rey aku melihat video kamu menikah dengan wanita lain mas" Steva perlahan menghapus air matanya. Ia juga mulai kebingungan.


"Aku belum menikah Steva..."


Steva langsung tahu bahwa ini kerjaan Rey. Ia mencoba menjelaskan pada Yudha apa yang ia lihat dan ia dengar. Sampai ancaman Rey tentang ibunya. Yudha yang mendengar cerita Steva merasa geram pada Rey. Bisa bisanya dia melakukan cara kotor seperti itu untuk menikahi Steva.


Steva keluar dari mobil. Mengetuk pintu mobil Yudha dan memintanya keluar.


"Mas, aku mungkin salah. Bukan mungkin, aku memang salah. Aku mengkhianatimu, aku melukaimu, aku juga melukai om dan tante. Aku bukan wanita yang baik. Maafkan aku"


Steva mulai menghembuskan nafas dalam tangisnya.


"Steva, ini semua bukan salahmu. Mari kita hadapi Rey bersama sama. Kita saling mencintai dan aku akan tetap menerimamu seperti apapun keadaanmu." Seperti biasa, Yudha tetap lembut dan tenang meskipun dalam keadaan genting seperti ini.

__ADS_1


Ia mencoba menengkan Steva dan memegang pipinya.


__ADS_2