Pernikahan Menyiksa

Pernikahan Menyiksa
MENGGILA


__ADS_3

Rey memandangi Steva yang tertidur. Matanya sembab. Ia merasa bersalah pada Steva.


Sebenarnya apa yang terjadi padanya hari ini? kenapa dia begitu sensitif?


...----------------...


Beberapa waktu lalu...


"Kenapa kau kembali?"


Steva diam saja. Ia masih menetralakan dirinya. Tidak pingsan saja sudah untung untungan tadi.


"Bukankah kau sudah pergi bersamanya?"


"Maaf" Tatapannya kosong


"Maaf?? Kau kabur dan masih berani minta maaf?"

__ADS_1


Lagi lagi Steva diam. Pikirannya kacau. Semua luka pelayan itu terlintas di benaknya. Bahkan bi ina, orang yang paling baik padanya, ia lihat sudah terkulai lemas dengan mulut robek dan mata lebam.


"Kenapa kau melakukan itu Rey?"


.......


"Kenapa kau melukai mereka?" Steva berteriak marah.


"Tentu saja karena mereka berbuat kesalahan"


Rey yang sedikit terkejut menjawab spontan.


"Kesalahan apa? karena mereka kehilangan aku? iya?"


.....


"Ya"

__ADS_1


Plakk...


"Kau gila Rey, kau gila !! Kau menyiksa orang lain tanpa alasan. Kau gila!! Kau sakit!!" Steva berteriak marah seperti orang kesetanan.


"Aku tidak akan tinggal disini lagi" Baru Steva akan pergi, Rey menariknya.


"Jangan harap kau bisa kabur lagi"


"Lepaskan Rey, Lepaskan!!" Steva memberontak keras.


Kali ini kekuatan Steva cukup besar. Rey yang belum pernah melihat Steva seperti itu, menjadi bingung. Ia berpikir Steva harus tenang dulu sekarang, dan...


Bugh... Rey memukul Steva dengan sekali pukulan. Brukk... Steva ambruk di pelukan Rey. Rey menidurkannya. Ia juga menelpon Dr. Mia.


Rey turun kebawah. Ia berniat kembali ke ruangan itu. Lalu, ia tak sengaja melihat Yudha masih di ruang tamu.


"Berani sekali kau menginjakkan kakimu disini"

__ADS_1


"Aku ingin bicara"


"Kenapa??" (kembali ke eps diatas)😊😊


__ADS_2