
Sesampainya di rumah Raka langsung berjalan duluan meninggalkan Aruna
Raka memencet bel berkali-kali tetapi tidak ada yang membukakan pintu.
"Ada Apa kak?"tanya Aruna
"Mana gue tau,,pada kemana sih nih orang"ketus Raka
"Coba kakak telpon Mama"
Raka mengambil handphone nya dan langsung menghubungi Mama nya
"Halo sayang"ucap Maya dari seberang telepon
"Halo Ma, Mama kemana sih yang lain juga pada kemana Raka dari tadi bunyiin bel tapi nggak ada yang bukain"ucap Raka sedikit kesal
"Iya sayang jadi Mama dan orang rumah yang lain pergi liburan dulu ke bali selama tiga hari jadi di rumah cuman kalian berdua"
"Hah? liburan ke bali? kenapa nggak ngasih tau sih ma kan kita berdua bisa ikut"
"Ya nggak boleh dong sayang kan kalian berdua sekolah terus pernah Mama izinin beberapa hari yang lalu masa Mama mau minta izinin kalian lagi sih, Mama enggak enak lah sama kepala sekolah"ucap Maya jelas
"Ya kan bisa nungguin kita libur Ma"
"Ya udah sih kalian enjoy aja,,oh ya kunci rumah ada di dalam vas bunga di samping kanan,ok udah dulu ya bay kalian berdua jaga diri ya jangan bertengkar.Assalamualaikum"
"Waalaikum salam"
Sambungan telpon pun terputus
"Kenapa kak?"
"Yang lain liburan ke bali jadi kita berdua di rumah"ucap Raka datar
"Ha?"
"Ambil kunci rumah di dalam vas di samping kanan"ucap Raka datar
Aruna mencari kunci di vas bunga yang di maksud Raka
"Cepetan"ucap Raka
"Iya bentar"ucap Aruna
"Nih"ucap Aruna sambil menyodorkan kunci kepada Raka
Raka langsung mengambil nya dan langsung membuka pintu rumah
Setelah mereka berdua masuk Aruna dan Raka langsung masuk ke kamar
"Gue mandi dulu"ucap Raka
"Iya gue juga mau ngerjain tugas"ucap Aruna
Raka langsung masuk ke kamar mandi
Sedangkan Aruna langsung membuka tasnya dan mengeluarkan buku dan pulpen dan langsung mengerjakan tugas nya
Dan tak perlu waktu lama Aruna mengerjakan tugas nya itu
Aruna melihat Raka yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan begitu gagah
Raka kembali menatap Aruna lalu dengan cepat Aruna memalingkan wajahnya ke tempat lain
"Ngapain lo liat gue?"tanya Raka
"Siapa yang liat lo"
"Nggak usah bohong"
"Ahh bodo amat gue mau mandi dulu"ucap Aruna dan langsung masuk ke kamar mandi
Setelah Aruna sudah mandi dan langsung keluar dari kamar mencari keberadaan Raka
Aruna melihat Raka yang sedang sibuk mencari sesuatu
"Kakak ngapain bongkar-bongkar gitu?"tanya Aruna
"Gue lapar"ucap Raka datar
"Emang Mama nggak masakin kita?"
__ADS_1
"Kalau Mama masak dari tadi gue makan"ucap Raka kesal
"Ahh sudah lah nggak ada makanan"
"Kakak kenapa nggak pesan makanan di luar aja"
"Males makan makanan luar"ucap Raka dan langsung membaringkan tubuhnya di sofa
Aruna kasihan melihat suaminya yang kelaparan dia langsung membuka kulkas dan langsung mencari bahan untuk di masak
Aruna melihat ada beberapa bahan yang bisa di jadikan menu
"Ya udah kakak tunggu bentar ya gue mau masak dulu"ucap Aruna
"Emang lo pintar masak?"
"Bisa lah"
"Nggak usah sok jago nanti gosong lagi"
"Lo mah ngoceh...Mulu,,, udah ah"
Aruna langsung memakai celemek dan mencuci tangan nya lalu memotong semua bahan-bahan
Karena Aruna sudah terbiasa masak di kampung jadi tak perlu waktu lama untuk memasak
Aruna langsung menyimpan semua makanan yang sudah di masak nya tadi di atas meja makan
Raka langsung membuka matanya dan beranjak dari tempat duduk nya
Dia menghirup aroma masakan yang begitu menggugah selera makan
Sesampainya di meja makan Aruna langsung mengambilkan nasi ke piring Raka
"Ayok kakak makan"ucap Aruna
Raka langsung mengambil lauk pauk nya dan melahap nya dengan lahap
Aruna tersenyum melihat Raka yang puas menikmati masakan nya
"Lapar banget kakak"ucap Aruna
"Nggak!"ucap Raka yang gengsi
"Nggak usah bohong"
"Dih ya udah makan lagi"
Setelah selesai makan Aruna langsung membereskan semua piring dan gelas bekas mereka berdua tadi
Dan langsung mencuci nya
Setelah semuanya selesai Aruna masuk ke dalam kamar dan membaringkan tubuhnya di atas sofa dan tidur nyenyak
Raka melihat Aruna tertidur pulas di atas sofa dan tidak memakai selimut
Raka langsung mengambil selimut dan memakaikannya ke tubuh Aruna
Dan setelah itu ia juga langsung membaringkan tubuhnya di ranjang dan tertidur nyenyak
***
Pagi yang cerah Aruna telah bersiap-siap untuk ke sekolah aruna bangun pagi dari sebelumnya
Karena ia harus menyiapkan sarapan untuk dirinya dan juga Raka
Lalu Aruna pergi ke dapur untuk memasak dan setelah Aruna sudah selesai memasak
Aruna melihat Raka yang baru saja keluar dari kamar
"Kak ayok kita sarapan dulu"ucap Aruna
Raka langsung duduk dan Aruna memberikan nasi goreng nya kepada Raka
"Kenapa masakan Una enak-enak banget sih"ucap Raka dalam hatinya
"Gimana enak Nggak?"tanya Aruna
"Biasa aja"ucap Raka datar
Aruna menghela nafasnya panjang
__ADS_1
"Oh ya kakak nanti ada keperluan lain nggak"
"Nggak"
"Ya udah sepulang sekolah nanti kakak tolong anterin gue ya kita pergi belanja makanan"
"Ngapain sih"
"Kok ngapain,,emang kakak mau beli makanan di luar.Kalau gue mah apa aja"
"Iya... Iya nanti di anterin"ucap Raka Aruna langsung tersenyum
"Masakan gue enak ya dari pada di luar"
"Biasa aja"ucap Raka datar
"Kenapa sih bilang biasa aja mulu nggak ada pujian sekali"ucap Aruna sambil memanyunkan bibirnya sedikit
"Nggak usah sok lucu gitu"ucap Raka datar
"Ihh nyebelin banget sih"ucap Aruna kesal
Sesampainya di sekolah Aruna langsung pergi terlebih dahulu meninggalkan Raka sendiri
Aruna masih kesal dengan suaminya itu
"Pagi Una"ucap Novi semangat
"Pagi"ucap Aruna datar
Novi dan Sela bingung dengan sikap Aruna pagi ini
"Una lo kenapa sih"ucap Sela
"Nggak ada"
"Una kalau lo ada masalah bilang sama kita dong"
"Nggak apa-apa gue lagi malas aja ngomong"
"Kok gitu sih"
"Nggak tau"
Sepulang sekolah Aruna langsung masuk ke mobil tanpa berbicara
"Lo Kenapa?"tanya Raka datar
"Nggak ada"ucap Aruna datar
"Tadi lo nggak makan di kantin kan"
"Emmm"
"Ya udah kita makan di luar aja dulu terus pergi belanja"
"Terserah"
Sebenarnya Raka tahu Aruna pengen di puji oleh nya tapi Raka terlalu gengsi untuk memberitahunya tapi ia harus melakukannya untuk membuat Aruna ceria lagi
"Nanti kalau belanja masakan bahan nya kayak kemarin gue suka"ucap Raka
aruna langsung menatap nya
"Beneran lo suka masakan gue?"
"Iya"
"Tapi kan kemarin lo bilang masakan gue nggak enak"
"Siapa bilang nggak enak?"
"Lo"
"Kapan?"
"Kemarin"
"Gue bilang nya biasa aja ya bukan nggak enak"ucap Raka,Aruna langsung melebarkan bibirnya
"Syukurlah dia bisa tersenyum lagi"ucap Raka dalam hatinya...
__ADS_1
Bersambung...