Pernikahan Rahasia Siswa

Pernikahan Rahasia Siswa
iuran


__ADS_3

Raka yang sedang duduk di sofa menghirup aroma yang menggugah selera


Ia mengetahui aroma itu dari dapur nya


Lalu Raka berjalan ke dapur dan sedang melihat Aruna memasak


Ia langsung mendekat dan memeluk tubuh Aruna dari belakang


"Mas"ucap Aruna


"Wangi banget masakan nya"ucap Raka


"Iya dong"ucap Aruna


"Yang masak juga wangi banget"ucap Raka sambil mencium leher Aruna


"Mas... Udah ah jangan ganggu"ucap Aruna


"Mau ah"ucap Raka menggoda Aruna


"Kamu tuh belum mandi ya! mandi dulu gih sana kamu bau"ucap Aruna


"Mandi bareng yuk"ucap Raka


"Dih aku udah mandi ya"ucap Aruna


"Ya kita bikin anak terus kamu mandi lagi"ucap Raka tersenyum


"Apaan sih kamu"ucap Raka


"Ya udah sini aku bantuin"ucap Raka sambil memegang tangan Aruna tapi ia tidak melihat makannya ia terus mencium pipi Aruna


"Mas kamu tuh mau bantuin aku masak atau mau jailin aku sih"ucap Aruna sambil melepaskan pelukan Raka


"Dua-duanya"ucap Raka enteng


"Duduk sana"ucap Aruna sambil menunjuk meja makan


"Nggak mau"ucap Raka


"Duduk nggak kalau nggak aku..."belum selesai ucapan Aruna


Raka langsung berlari karena takut di pukuli sendok wajan yang panas


Aruna tersenyum dan menggelengkan kepalanya pelan lalu kembali memasak


Setelah beberapa menit kemudian Aruna sudah datang sambil membawa nasi goreng


Ia terkejut melihat meja makan yang sudah siap lalu Aruna melihat Raka


"Ini semua kamu yang siapin"ucap Aruna


Raka menganggukkan kepalanya


"Gimana caranya"


"Aku sihir.Supaya nanti istri aku datang langsung duduk dan ngasih aku makan, nggak perlu lagi ambil piring dan segala macam kan sudah di siapin sama suami yang tampannya ini"ucap Raka


Aruna tersenyum


"Ge'er"ucap Aruna sambil duduk dan memberikan nasi goreng di piring Raka lalu mereka berdua langsung makan


***


Setelah selesai Aruna langsung mencuci piring dan Raka datang lagi untuk mengganggu


"Sini Mas bantu"ucap Raka


"Mau bantu Apa liat udah selesai"ucap Aruna datar


"Oh ya juga ya"ucap Raka


"Mas kamu pergi mandi gih sana"ucap Aruna


"Ayo kita mandi bareng"ucap Raka


"Aku tuh udah mandi tau"ucap Aruna


"Ayo kita bikin anak terus kita mandi bareng deh"ucap Raka sambil memeluk pinggang Aruna

__ADS_1


"Mas kamu Apa-apaan sih"ucap Aruna


"Ayo Mas lagi kepengen nih"ucap Raka sambil mencium leher Aruna


"Kamu centil ya"ucap Aruna


Raka tersenyum manis lalu menggendong Aruna ke kamar dan pergulatan pun berlangsung


Malam hari telah datang


"Aduh capek banget"ucap Aruna terduduk di sofa mereka berdua sudah mandi bersama


"Capek Kenapa sayang"ucap Raka centil


"Ihh pakai nanya lagi"ucap Aruna kesal


Raka tersenyum manis


"Mas pesan makanan dong"ucap Aruna


"Mau makan Apa sayang?"tanya Raka


"Martabak manis"jawab Aruna


"Ya udah,Mas pesanin kamu ya"ucap Raka


"Oke"ucap Aruna


Lalu tak perlu lama Raka langsung memesankan makanan untuk Aruna


Setelah beberapa menit kemudian pesanan Raka pun akhirnya sudah tiba


"Ini"ucap Raka menaruh martabak manis di atas meja


"Yey akhirnya dateng juga"ucap Aruna mengambil dan memakan martabak itu bareng Raka


***


"Kita tuh harus cari referensi lagi nih kayaknya"ucap Dito


"Referensi Apaan"ucap Dion


"Iya juga ya bosen banget kita tuh jomblo mulu kayak gini"ucap Dion


"Doorr...Ya pengen punya pacar tapi kagak ada yang mau kasian banget sih"ucap Novi dan Sela


"Woi anak kunti lu ya bener-bener hampir aja gue jantungan"ucap Dion kesal


"Lagian kalian berdua tuh Kenapa sih suka banget ngangetin orang"ucap Dito kesal


"Hehehe makanya kalau nggak mau di jailin jangan jailin orang juga dong!tau rasa kan"ucap Sela


"Hay guys"sapa Aruna dan Raka yang baru saja datang


"Una..."ucap Novi dan Sela langsung memeluk Aruna


"Gimana lo udah habisin waktu berdua sama pacar lo"ucap Dion menyenggir Raka


"Iri lo"ucap Raka datar


"Dih siapa juga yang iri liat aja nih ya kalau kita nanti punya pacar kita kasih tau sama kalian"ucap Dion


"Iya kak sampai-sampai mereka berdua jadiin itu referensi mereka berdua"ucap Novi tertawa


Lalu mereka semua langsung ikut tertawa


"Eee dasar bocor ember"ucap Dion


"Ember bocor"ucap semua yang ada di sana


"Iya itu maksudnya"ucap Dion


Di saat hati mereka senang tiba-tiba saja langsung hilang dengan adanya kehadiran Kevin


"Ngapain lo kesini?"tanya Raka datar


"Gue kesini cuma mau ngasih kalian ini"jawab Kevin sambil menyodorkan undangan


"Undangan Apa nih"ucap Dion datar

__ADS_1


"Ulang tahun gue, gue mau party in nanti malam, gue harap kalian semua datang"ucap Kevin dan langsung pergi


"Gimana guys kalian mau pergi nggak?"tanya Sela


"Ya nggak lah"ucap Dito


"Kenapa? lagi pula kak Kevin niatnya udah baik mau ngundang kita"ucap Aruna


"Tapi Una nanti kalau dia jahatin kamu gimana"ucap Raka


"Kan ada kamu, selagi ada kamu di samping aku pasti aku nggak bakalan kenapa-napa"ucap Aruna tersenyum manis


"Ya ellah dasar bucin"teriak Novi,Sela, Dion, dan Dito bersamaan


"jadi kita pergi atau nggak?"tanya Aruna


"Ya kalau gue sih mendingan kita pergi aja deh soalnya pasti murid yang lain juga di undang"ucap Sela


"Bener juga sih"ucap Dion


"Kalau kita mah mungkin nggak Apa-apa tapi yang jadi masalah noh"ucap Dito melirik ke arah Raka


Lalu mereka semua melihat ke arah Raka


"Gimana?"tanya Aruna pelan


Raka menganggukkan kepalanya pelan


"Tapi ingat kamu harus ada di dekat aku terus takutnya tuh anak berulah lagi"ucap Raka


Aruna menganggukkan kepalanya


"Ya udah ayo ke kelas"ucap Raka


Lalu mereka semua masuk ke kelas masing-masing


"Oh ya kalian bertiga dapat undangan juga nggak dari kak Kevin"ucap Tita kepada Aruna,Sela, dan Novi


"Dapat kok"ucap Sela


"Kalian dapat juga ya"ucap Aruna


"Iya dong"ucap Tita


"Bisa makan enak kita, gratis pula"ucap Ical


"Bener lu jangan lupa bawa kantong kresek buat di bungkus"ucap Haikal


"Dih nggak tau diri banget lu"ucap Tita


"Dari pada makanannya di habisin Dado"ucap Haikal


"Iya juga sih!ah tapi gue bodoh amat gue nanti malam harus cantik kayak bidadari supaya kak Kevin mau sama gue"ucap Tita senang


"Mimpi aja lo sana di kolom jembatan"ucap Ical


"Heh Apa lo bilang"ucap Tita emosi


"Udah kelewat no di dorong sama nafasnya Dado noh"ucap Ical sambil menunjuk Ke arah Dado


"Udah mana iuran"ucap Tita


"Ta lo boleh nggak sih sehari aja nggak minta iuran"ucap Haikal


"kagak bisa"ucap Tita membuka buku iuran nya


"Nih iuran gue, gue bayar satu bulan lagi ya"ucap Novi yang menyodorkan uang ke Tita


"Gue juga nih"ucap Sela


"Gue juga"ucap Aruna


"Oke siap,nah gini dong kalau kalian nggak mau gue minta setiap hari mendingan kalian kayak nih bertiga bayar langsung satu bulan jadi gue kan nggak minta mulu"ucap Tita


"Nov,Sel,Na siapa tau gitu ada di antara kalian mau bayarin kita juga satu bulan"ucap Ical


"Nggak, makasih"ucap Novi datar lalu mereka bertiga langsung pergi ke tempat duduk mereka


"Mampus lo"ejek Tita

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2