Pernikahan Rahasia Siswa

Pernikahan Rahasia Siswa
hari spesial


__ADS_3

Aruna dan Raka duduk di sofa depan tv


"Mas aku bosen"ucap Aruna lesu


"Bosen Kenapa?"tanya Raka yang sedang menonton pertandingan bola


"Aku bosen gini mulu nemenin kamu nonton bosen tau"jawab Aruna sambil memanyunkan bibirnya sedikit


"Terus kamu mau Apa"tanya Raka


"Kita keluar yuk"ajak Aruna


"Keluar Kemana"


"Beli ice cream"


"Ice cream?"


"Iya,ayo..."rengek Aruna


"Ya udah bentar ya habis ini"ucap Raka datar


"Iiii... Nggak mau"


"Bentar lagi ini"


"Maunya sekarang!mas"


"Apa"


"Ayo"rengek Aruna tapi Raka masih fokus menonton bola


"Ya udah deh kalau nggak mau biar aku pergi sendiri aja"ucap Aruna sambil berdiri


Raka langsung menarik tangan Aruna


"Ehhh iya ayo kita pergi"ucap Raka


"Ya udah ayo"ucap Aruna tersenyum


"Ayo"


"Tapi kita pakai motor ya"ucap Aruna


"Motor?"


"Iya"


"Ya udah iya"


Raka dan Aruna langsung bersiap-siap dan langsung pergi


Sesampainya mereka di sebuah penjual ice cream Aruna langsung memilih ice cream yang akan di belinya


"Mag ada rasa vanilla nggak?"tanya Aruna


"Ada Neng"ucap penjual ice cream


"Ya udah mau,mas kamu mau rasa Apa?"tanya Aruna


"Samain aja"ucap Raka datar


"oke,Mag dua ice cream vanila ya"ucap Aruna


"Ini Neng"ucap penjual ice cream itu sambil menyodorkan dua ice cream vanila


"Berapa?"tanya Raka


"empat puluh ribu Mas"ucap penjual ice cream itu


Raka memberikan uang lima puluh ribu kepada penjual ice cream itu


"Kembaliannya ambil aja Mag"ucap Raka


"Terimakasih banyak Mas semoga hubungan Mas dan Neng nya langgeng sampai ke jenjang halal "ucap penjual ice cream itu


"Udah halal Mag"ucap Raka


"Oh udah nikah toh"


"Iya Mag"


"Oh semoga hubungannya langgeng ya sampai Kakek, Nenek bahkan sampai akhirat"


"Amin"makasih ya Mag doanya"ucap Aruna


"Amin"ucap Raka


"Iya Neng,Mas sama-sama"ucap penjual ice cream itu

__ADS_1


Lalu Raka dan Aruna langsung pergi


"Anak-anak sekarang tuh cepat banget dewasanya yah baru aja kita main sama dia eh udah gede aja"


"Dan cepat dapat jodoh ya mudah-mudahan bisa langgeng lah"ucap penjual ice cream itu


***


Setelah Aruna memakan ice cream ia langsung mendapatkan pesan dari mertuanya itu


Aruna membulatkan matanya saat mengetahui bahwa hari ini suaminya itu tengah bertambah usia


"Ermm Mas kita ke rumah Mama yuk"ucap Aruna


"Mau ngapain"ucap Raka datar


"Yah pengen aja gitu ngobrol sama Mama,aku tuh kangen sama Mama"ucap Aruna


"Bukannya kemarin baru pergi yah"ucap Raka menatap Aruna


"Tapi kan kangen lagi"ucap Aruna


"ayo lah sayang"ucap Aruna menggoda Raka


"Ya udah ayo"tanpa basa-basi lagi Raka langsung menuruti kemauan istrinya itu


Sesampainya di rumah orang tuanya Raka melihat bahwa rumah sepi dan gelap


"Kok rumah gelap yah"ucap Raka


"Nggak tau Mas kita masuk aja yah"ucap Aruna


Raka menggunakan kepalanya pelan lalu melangkahkan kakinya


Aruna langsung memencet tombol bel dan sengaja berteriak untuk memberikan isyarat kepada orang yang ada di dalam rumah


"Assalamualaikum Ma,Pa"teriak Aruna


"Ngapain kamu teriak sih"ucap Raka


"Nggak Apa-apa"ucap Aruna cengengesan


Lalu mereka berdua membuka pintu dan masuk ke dalam rumah


Pada saat mereka masuk ke rumah semuanya gelap


"Ini mati lampu atau Apa sih"ucap Raka


"Balon?"tanya Raka


"Happy birthday to you... Happy birthday to you... Happy birthday, happy birthday,, happy birthday Raka"nyanyian semua orang yang ada di situ


Yakin Maya, Ferdi, Bi Astrid,Mag Sapri, Dion,Dito,Sela, dan Novi


"Happy birthday sayang"ucap Maya sambil membawa kue ulang tahun


"Makasih Ma"ucap Raka


"Nah kamu sekarang tiup lilin nya ya"ucap Maya


Raka menggunakan kepalanya lalu meniup lilin itu


"Yeyy..."ucap semua orang


Lalu Maya meletakkan kue itu ke meja dan langsung memeluk erat tubuh putranya itu


"Happy birthday ya sayang"ucap Maya lembut


"Iya Makasih ya Ma"ucap Raka


"Selamat ulang tahun"ucap Ferdi sambil memeluk erat tubuh putranya itu


"Makasih Pa"ucap Raka


"Happy birthday bro"ucap Dion dan Dito


"Happy birthday kak"ucap Novi dan Sela


"Happy birthday Den"ucap Bi Astrid dan mag Sapri


"Iya makasih semuanya"ucap Raka senang


Lalu ia menatap ke arah istrinya


Aruna langsung memeluk leher Raka dengan lembut dan membisikkan sesuatu


"Happy birthday suami ku sayang"bisik Aruna lalu melepaskan pelukannya menatap wajah suaminya itu


"Makasih sayang"ucap Raka tersenyum manis

__ADS_1


"Ehhmm"dehem semua orang yang ada di sana


"Halalin kali"ucap Sela


"Kan mereka berdua sudah ha..."ucap Maya


Aruna dan Raka langsung membulatkan matanya dan menghentikan perkataan Maya


"Aahhh bentar lagi juga halal kok ya kan kak"ucap Aruna


"I...Iya"ucap Raka


Lalu Maya baru sadar bahwa pernikahan Raka dan Aruna masih di rahasiakan


"Ah iya itu maksudnya"ucap Maya


"Oh kirain Apa"ucap Dion


"Ya udah yuk kita potong kue aja"ucap Maya


"Iya ayo"ucap Aruna


"Maafin Mama yah,Mama hampir keceplosan"ucap Maya pelan


"Nggak Apa-apa Ma"ucap Aruna


Lalu mereka semua bersenang-senang


Raka melihat Aruna yang naik ke kamar mereka berdua


Raka langsung mengikuti Aruna


Setelah Aruna keluar dari toilet kamar nya ia melihat Raka yang sedang duduk di atas kasur


"Mas kamu ngapain ke sini?"tanya Aruna


"Loh emang Kenapa nggak boleh ya masuk ke kamar sendiri"ucap Raka


"Ya boleh lah kan aku cuma nanya"ucap Aruna


Raka langsung berdiri dan langsung memeluk pinggang Aruna


Kini mata mereka bertemu


"Mas Apa-apaan sih nanti ada yang liat"ucap Aruna


Raka langsung mengunci pintu kamar tapi tatapan nya masih melihat Aruna


"Udah ke kunci"ucap Raka


"Tapi kan banyak orang di bawah nanti nyariin kita lagi"


"Ya nggak Apa-apa"


"Lagi pula aku mau minta kado dari kamu"ucap Raka menggoda Aruna


"Emang kamu mau kado Apa"ucap Aruna


"Aku maunya kamu"ucap Raka


"Kan kamu udah punya aku dan sebaliknya aku punya kamu"ucap Aruna


"Tapi aku mau yang lain"ucap Raka


"Mau Apa?"tanya Aruna


"Mau ciuman kamu"


"Apaan sih udah ah aku mau turun"ucap Aruna


"Cium dulu"


"Nggak"


"Ya udah aku nggak mau lepasin kamu"ucap Raka


"Mass..."


"Mau atau nggak"ucap Raka


Aruna tersenyum manis dan mencium bibir Raka lalu keluar cepat


"Eh kamu curang ya"ucap Raka


"Curang Apaan kan udah"ucap Aruna berdiri di balik pintu sambil melihat Raka


"Aku belum bereaksi ya ulang ah"ucap Raka


"Nggak mau weelll"ledek Aruna dan langsung turun ke bawah

__ADS_1


"Argh istri aku tuh ya gemes banget liat nya"ucap Raka dan langsung turun ke bawah


Bersambung...


__ADS_2