Pernikahan Rahasia Siswa

Pernikahan Rahasia Siswa
paper bag


__ADS_3

Sesampainya di depan gerbang Aruna langsung turun dari mobil Raka takut ada yang melihatnya


Bisa jadi nanti dia akan terkena masalah yang besar


"Aruna,,,"teriak Kevin


Aruna membalikkan badannya


"Kak Kevin Ada Apa kak?"tanya Aruna


"Nggak Apa-apa sih,,oh iya gue mau ngasih ini ke lo"ucap Kevin sambil menyodorkan paper bag


"Ini Apa kak?"tanya Aruna


"Itu kue jadi tadi nyokap gue pengen di beliin kue jadi sekalian gue beli buat lo juga"ucap Kevin


"Aduh kak nggak usah deh gue jadi nggak enak nih"ucap Aruna


"Udah terima aja sih"ucap Kevin


"Ya udah deh gue terima ya makasih"


"Iya sama-sama"


""Ya udah kalau gitu gue ke kelas dulu ya kak"ucap Aruna


"Ok"ucap Kevin


Aruna langsung pergi tapi baru beberapa langsung Kevin kembali memanggil Aruna


"Aruna"teriak Kevin


"Ya"ucap Aruna membalikkan badannya


"Nanti gue boleh makan siang bareng lo sama temen lo Nggak?"tanya Kevin


Beberapa saat Aruna berpikir


"Tapi kalau nggak boleh nggak apa-apa kok"ucap Kevin lagi


"Boleh kok kak gabung aja"ucap Aruna


"Beneran boleh"ucap Kevin


Aruna menganggukkan kepalanya lalu pergi ke kelas nya


"Yes huhh"ucap Kevin senang


Dia tidak melihat bahwa Raka dari tadi mendengar pembicaraan mereka berdua


"Anj** dasar ya tuh anak bisa aja cari mukanya di depan istri gue lagi"ucap Raka kesal


"Una juga nggak bisa apa nolak"


"Argh liat aja ya lo kalau sampai lo punya niat buruk ke istri gue nggak bakal gue ampuni lo"ancam Raka


Aruna masuk ke dalam kelas dan menaruh paper bag yang di berikan tadi


Dia menaruh nya di depan Novi


"Ini Apaan Una?"tanya Novi


"Nggak tau tadi gue di kasih kak Kevin"jawab Aruna


"Di kasih kak Kevin?"tanya Sela


Aruna menganggukkan kepalanya


"Coba-coba buka"ucap Sela

__ADS_1


Novi langsung membuka paper bag itu


"Isinya kue Una"ucap Novi mengeluarkan sebuah cake cokelat


"Oh"ucap Aruna


"Oh doang?"


"Ya terus apa lagi"


"Kalian makan aja gih gue lagi nggak kepengen makan coklat"ucap Aruna


"Beneran ini untuk kita?"tanya Novi


"Iya"jawab Aruna


"Ya udah kita makan aja kebetulan gue lagi laper terus keliatannya cake nya juga enak nih"ucap Novi


"Iya nih gue juga mau dong"ucap Sela


Novi dan Sela langsung memakan cake itu sedangkan Aruna sedang melihat materi yang akan di ajarkan oleh buk megan


***


Istirahat pun tiba kini Aruna dan kedua sahabatnya itu memasuki kantin


Mata mereka tertuju pada meja yang di tempati oleh Kevin


Dia melambaikan tangan dan memberikan isyarat kepada Aruna dan sahabatnya itu


"Udah nungguin lama ya kak?"tanya Aruna


"Nggak kok gue baru juga datang"jawab Kevin


Aruna, Novi serta Sela langsung duduk dan di depan mereka sudah ada bakso


Ketiga cewek itu langsung saling menatap satu sama lain


"Tenang aja kok ini nggak ada racun nya"ucap Kevin lagi


"Makasih ya kak"ucap Aruna


"Iya sama-sama"


"Oh iya Novi gimana udah lancar mc nya?"tanya Kevin mengubah topik pembicaraan


"Iya baik kok kak gue malah udah siap membawa acara"ucap Novi


"Bagus lah kalau gitu!!!ya udah ayo kita makan"ucap Kevin


Aruna, Novi, dan Sela langsung melahap makanan nya sampai ludes


Setelah mereka sudah selesai makan


Aruna and the geng langsung balik ke kelas


Tetapi tiba-tiba di koridor mereka bertiga bertemu dengan makhluk astral yang bikin emosi


"Hai cabe"ucap Dito


"Cabe?"ucap Sela


"Iya nih cabe merah,ini cabe kuning, dan ini cabe hijau"ucap Dion sambil menunjuk satu persatu Aruna dan teman-temannya


"Ihh apaan sih lo kak nggak punya kerjaan ya gangguin urusan orang aja"ketus Novi


"Dih siapa juga yang mau ngurusin lo buang-buang waktu"ucap Dion


"Dih kampret!!!terus ngapain kakak berhenti in jalan kita ha"

__ADS_1


"Ya karena kita mau ngasih tau ke kalian kalau sebenarnya Kevin itu orangnya nggak baik"ucap Dito


"Nggak baik dari mana coba kak Kevin tuh baik dia itu udah beliin una cake terus tadi dia traktir kita makan"ucap Sela


"Nah terus kayaknya kak Kevin tuh suka deh sama Una"


"Aduh adek Una kalau kayak gitu mah nggak usah di ladenin"


"Loh!emang kenapa"ucap Novi


"Iya lah dia mah tampangnya,,,tampang buaya udara,darat,laut"ucap Dion


"Ya ellah bilang aja kakak itu iri kan sama kak kevin secara kak Kevin itu ganteng, terus di sukai banyak wanita, terus kaya apa lagi coba yang kurang Ha?"tanya Sela


"Banyak lah kurang nya setampan-tampan tuh bekicot lebih tampannan gue lah"ucap Dion bangga diri


"Dih preet tampan dari hongkong lu mah"ketus Novi


"Yee nih ceritanya ya dari tadi remehin gue nih ya kita buktiin nih liat nih"ucap Dion


"Hai jawab jujur ya gue ganteng kan"ucap Dion bertanya kepada salah satu siswi yang gendut dan berkacamata


"Nggak"ucap siswi itu dan langsung pergi


Semua orang yang ada di sana langsung tertawa terbahak-bahak apalagi dengan Novi


"Rasain lo kena mental kan"ucap Novi sambil terus tertawa terbahak-bahak


"Tuh anak yang matanya salah makanya liat nya setengah


"Aduh bro walaupun kayak apapun elo memang tampang lo itu memang sulit untuk di katakan"ucap Dito sambil tertawa terbahak-bahak


"Ye ello juga kayak gitu kan"


"Lagian tuh cewek seleranya tinggi juga ya"ucap Dion


"Udah ah yuk guys kita ke kelas aja males liat muka penghuni neraka ini"ucap Novi


"Apa lo bilang penghuni neraka"ucap Raka kesal


"Bukan elo ka kalau lo ma penghuni hati gue juga oke kok"ucap Novi yang langsung mendapatkan toyoran maut dari Sela


"Oh jadi maksud lo itu yang penghuni neraka itu Dito"ucap Dion


"Lo juga"ucap Novi sambil berjalan dan menarik tangan Aruna dan Sela untuk pergi dari tempat itu


"Dasar cewek kunti, cewek laknat"teriak Dion


Tapi tidak ada yang memperdulikannya


***


Bel pulang berbunyi dan semua siswa-siswi telah pulang begitu pun Raka dan Aruna


"Ka kita langsung ke apartemen Kan?"tanya Aruna


"Hmmm"


"Lo kenapa ka sakit?"tanya Aruna


"Nggak"jawab Raka datar


"Terus kayaknya dari tadi gue liat lo kok kayak lo tuh kurang semangat sih Kenapa?"tanya Aruna


"Nggak apa-apa, nggak usah sok tau lo"jawab Raka


"Dih"ucap Aruna kesal sekarang mobil mereka menuju ke apartemen...


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2