
"Emang Bu Rosa mau sama Bapak?"tanya Dito sambil makan
Mereka semua sudah berada di kantin dan makan
"Kan ada namanya usaha To"ucap Pak Yadi
"Gue udah tebak ni ya pasti Bu Rosa nggak mau sama Bapak"ucap Dion sambil tertawa
"Dih Pak Yadi mah ada usaha ya elu mau nya langsung enak aja mau nya cewek yang samperin lu"ucap Novi
"Tau tuh jomblo aja lu seumur hidup"ucap Sela
"Eee diem lo keong"ucap Dion
"Emang rencananya Pak Yadi mau ngapain?"tanya Aruna
"Ermm bagus nya sih ambil pendekatan dulu ya"ucap Sela
"Nah bener tuh,tapi bagaimana caranya"
"Pak Yadi besok bawain makanan buat Bu Rosa aja itung-itung sekalian deh Pak Yadi ambil pendekatan"ucap Novi
"Pinter kamu"ucap Pak Yadi senang
"Iya dong"ucap Novi
Lalu mereka semua langsung makan bersama
***
Sesampainya di apartemen Aruna dan Raka duduk di sofa depan tv
Mereka menonton drakor bersama
"Sayang kalau misalnya aku nanti udah tamat pasti kita nggak bisa makan di kantin lagi"ucap Raka
"Kenapa tiba-tiba ngomong gitu"ucap Aruna
"Yah kan beberapa bulan lagi aku udah ujian terus tamat,kamu pasti nanti di sekolah makan cuma bareng Novi,Sela"ucap Raka
"Iya juga sih"ucap Aruna menarik nafasnya panjang
"Kalau kamu nanti udah kuliah awas ya kamu liat cewek-cewek lain"ucap Aruna
"Ya nggak lah kan aku udah punya istri cantik"ucap Raka menggoda Aruna
"Paling bisa emang"ucap Aruna
Di pagi hari Pak Yadi kini sedang berada di dapur untuk memasak sarapan untuk Bu Rosa
"Nah pas nih"ucap Pak Yadi senang
"Tinggal ngasih Bu Rosa aja"ucap Pak Yadi sambil bergegas untuk ke sekolah
Sesampainya di sekolah Pak Yadi langsung mengintip takutnya ia di lihat oleh guru-guru lain
Pak Yadi hanya melihat Bu Rosa yang sedang memeriksa buku
"Oke aman"ucap Pak Yadi langsung masuk ke ruang guru
"Assalamualaikum Bu Rosa"ucap Pak Yadi
"Waalaikum salam eh Pak Yadi, ada Apa pak?"tanya Bu Rosa
__ADS_1
"Ermm ini Bu saya bawain makanan untuk Ibu"ucap Pak Yadi
"Untuk saya"ucap Bu Rosa
"Iya Bu"
"Dalam rangka apa ya"ucap Bu Rosa
"Ermm dalam rangka pertemanan gitu Bu"ucap Pak Yadi tersenyum
"Pak Yadi mau berteman dengan saya"ucap Bu Rosa
"Iya Bu"
"Boleh"
"Boleh"ucap Pak Yadi terkejut tidak menyangka
"Iya boleh,tapi sebenarnya saya sudah sarapan Pak"ucap Bu Rosa
"Nggak Apa-apa Bu buat makan siang aja, dan kalau bisa kita boleh makan siang bareng nggak Bu"ucap Pak Yadi
"Oh boleh kok Pak"ucap Bu Rosa
"Iya makasih banyak Bu"ucap Pak Yadi senang
"Harusnya saya yang berterima kasih ke Pak Yadi,Pak Yadi repot-repot bawain saya makanan makasih ya Pak"ucap Bu Rosa
"Iya sama-sama Bu"
"Kalau gitu saya lanjutkan pekerjaan saya dulu ya takutnya bel masuk bunyi sedang masih ada beberapa yang harus saya periksa"ucap Bu Rosa
"Oh iya Bu silahkan, silahkan"ucap Pak Yadi lalu ia pergi dengan gembira
"Uhhuy akhirnya berhasil juga, memang manjur tuh masukan dari anak-anak kurcaci itu"ucap Pak Yadi senang
***
Tiba-tiba melihat Pak Yadi yang berjalan bersama Bu Rosa dengan senang dan melambaikan tangannya tanpa sepengetahuan Bu Rosa
"Bagus Pak"ucap Sela menaikkan jempolnya dan di balas oleh Pak Yadi
"Gercep juga tuh aki-aki"ucap Dion
"Iya lah itu baru laki-laki mau berusaha nggak kayak kalian mau langsung cewek turun dari langit lalu kalian tangkap"ucap Novi
"Iya juga ya"ucap Dito
"Kayaknya saran dari kita berhasil tuh"ucap Sela
"Iya sarapan dari kalian bagus juga"ucap Aruna
"Kasih kita saran juga dong"ucap Dito
"Kalian tuh udah nggak bisa di kasih saran sudah terlalu tua"ucap Sela
"Ye' kuda nil"ucap Dito
"Udah mendingan kak Dion sama kak Dito pajang aja stiker besar bertulisan cari jodoh"ucap Aruna sambil tertawa
"Nih Ka tuh cewek lo masa mengejek kita sih"ucap Dion
"Kan emang bener kalau bisa tulis tuh cari jodoh, cinta sejati tuh"ucap Raka
__ADS_1
"Lah malah ikut-ikutan juga lu kampret"ucap Dito
Lalu mereka semua langsung tertawa
"Liat aja ya nanti kalau gue udah punya pacar gue kasih tau ke kalian semua kalau perlu gue umumin satu sekolah kalau perlu satu dunia"ucap Dion
"Iya biar kalian semua tau kita itu udah punya pacar dan kalian berdua jadi jomblo aja selamanya"ucap Dito
"Halo kita itu jomblo heppy kita mah ogah punya pacar cepet takutnya sakit hati"ucap Sela
"Bener tuh kita mah jomblo seneng-seneng aja nggak kayak kalian berdua jomblo kayak cacing kepanasan"ucap Novi
"Biarin"ucap Dion
"Mau berdebat terus di sini sampai bel masuk berbunyi atau ke kantin sekarang"ucap Aruna
"Tau nih"ucap Raka datar
"Ke kantin lah"ucap Dion
"Ya udah ayok"ucap Aruna lalu mereka semua langsung pergi ke kantin
Sesampainya di kantin Dion tidak sengaja menabrak siswi
"Eh sori,,,sori gue nggak sengaja"ucap Dion lalu membantu siswi itu memungut snacks yang telah di beli nya
"Iya nggak Apa-apa kok kak..."ucap siswi berkacamata itu
Ia murid gemuk, berkacamata, dan rambutnya di kepang dua
Ia menganga saat melihat Dion
"K...Ka Dion"ucap siswi itu
"Iya,eee gue ganti ya snacks lo"ucap Dion
"Ng... Nggak usah kok kak"ucap siswi itu malu
"Beneran nggak Apa-apa"ucap Dion
"Iya kak,oh ya kenalin nama aku Lisa"ucap Lisa menyodorkan tangannya
"Dion"ucap Dion sambil membalas jabatan tangan Lisa
Lalu Dion ingin melepaskan tangannya tapi Lisa memegangnya dengan sangat kuat sehingga Dion susah untuk melepaskan nya
"Eee tangan gue"ucap Dion
"Ehh maaf kak"ucap Lisa yang langsung melepaskan tangan Dion
"Kak ini snacks aku buat kak Dion aja nggak Apa-apa kok"ucap Lisa tersenyum malu
"Ahh nggak usah makasih"ucap Dion
"Nggak Apa-apa kak ambil aja"ucap Lisa sambil menyodorkan snacks nya
"Nggak usah, nggak Apa-apa kok lagian gue juga mau makan bakso bukan snacks"ucap Dion
"Oh kalau gitu aku beliin aja ya kak"ucap Lisa
"Ehh nggak usah makasih"ucap Dion
"Tapi kak..."ucap Lisa
__ADS_1
"Nggak Apa-apa kok makasih ya"ucap Dion yang langsung pergi meninggalkan Raka, Aruna,Dito,Novi, dan Sela yang dari tadi menahan tawanya
Bersambung...