Pernikahan Rahasia Siswa

Pernikahan Rahasia Siswa
aku,kamu


__ADS_3

"Awas aja tuh nanti gue pasti balas dendam"ucap Karin emosi


Sekarang mereka bertiga telah lolos dari anjing itu


Dan mereka langsung turun dari pohon


"Iya rese banget sih tuh"ucap Shasha kesal


"Terus gimana dong hells gue arghh dasar anjing nggak guna"sahut Karin


"Ya lo sabar aja Rin"ucap Amel


"Argh lo juga,gue mau pulang"ucap Karin dan langsung pergi tanpa memakai satu hells nya


"Lah gue salah Apa"ucap Amel


"Bodo"ucap Shasha yang langsung pergi juga


"Dih dasar kampret"ucap Amel


Pagi hari pun telah datang dan kini Aruna telah menyiapkan sarapan pagi untuk dirinya dan Raka


"Kak ayok kita sarapan"ucap Aruna


"Pasangin dasi dulu"ucap Raka tersenyum manis


Aruna langsung tersenyum dan menggelengkan kepalanya pelan lalu mengambil dasi Raka lalu memasangnya


"Kakak nunduk dong"ucap Aruna fokus mengikat dasi Raka


"Iya sayang"ucap Raka


Aruna seketika mematung dan menatap ke arah Raka yang sedang tersenyum manis ke arah nya


"Apaan sih ka"ucap Aruna sambil tersenyum manis dan malu


"Cie yang lagi salting"ucap Raka menggoda Aruna


"Dih siapa juga yang salting"ucap Aruna


"Jadi nggak nih"ucap Raka menggoda Aruna


"Nggak ya"ucap Aruna


"Nah udah selesai"ucap Aruna dan ingin duduk di kursi meja makan


Tetapi Raka menarik tangan nya dan memegang pinggang Aruna


Kedua mata mereka bertemu


Lalu Raka ingin mencium bibir Aruna tapi Aruna langsung menghentikan nya


"Ka ini masih pagi"ucap Aruna


"Lah emang Kenapa?"tanya Raka datar


"Ihhh nggak mau kita kan mau ke sekolah"ucap Aruna


"Ya udah nanti aja sepulang sekolah sekalian bikinin cucu buat Mama, Papa,Ibu, sama Bapak "ucap Raka santai


Aruna langsung membulatkan matanya saat mendengar perkataan Raka


"Gila ya kita tuh masih sekolah, lagian gue juga masih mau belajar "ucap Aruna


"Ya udah terserah kamu aja sayang tapi jangan lama-lama aku udah pengen punya anak "ucap Raka


"Aku?"tanya Aruna


"Iya masa kita mau panggil lo,gue mulu kan kita udah saling cinta jadi panggilan nya sekarang aku,kamu oke"ucap Raka Aruna menganggukkan kepalanya sambil tersenyum

__ADS_1


"Oh iya satu lagi"ucap Raka


"Apa?"tanya Aruna


"Kamu panggil aku mas mau di depan orang tua kita atau cuman kita berdua kecuali kalau di depan teman-teman kita"ucap Raka


"Siapa pak komandan, sekarang kita boleh makan aku udah lapar"ucap Aruna sambil tersenyum manis


"Ya udah yuk"ucap Raka


Lalu pasutri itu langsung sarapan dan berangkat ke sekolah


***


Sesampainya di sekolah Novi, Sela, Dion, dan Dito telah menunggu di depan gerbang sekolah


"Aduh kan gue bilang juga Apa kita ke pagian padahal gue kan masih mau tidur tadi"ucap Dion sambil menguap


"Apaan sih lo kak kita tuh sengaja pagian soalnya Una itu pagi ke sekolah nya"ucap Sela


"Iya gue tau tapi gue kan masih mau lanjutin mimpi indah gue"ucap Dion


"Mimpi indah?mimpi Apaan emang"ucap Novi


"Mimpi ketemu jodoh gue"ucap Dion sambil tersenyum sumringah


"Buuueeee...."ucap Dito,Novi, dan Sela


"Bilang aja lo semua tuh iri sama gue! Iya kan"ucap Dion


"Iri sama lo ogah"ucap Novi


"Palingan juga lo mimpi ketemu demit kan jodoh lo demit"ucap Dito yang langsung mendapatkan toyoran maut dari Dion


"Dasar lo anak dajjal"ucap Dion


"Eee kampret lu"sahut Dito


"Nov lo pelan-pelan dong ngomong di sekolah masih lumayan sepi tau baru ada beberapa murid doang"ucap Dion


"Biarin, makanya kalian berdua tutup mulut kalian"ucap Novi


"Iyaa... Iyaa..."ucap Dito dan Dion lalu seakan-akan mengunci mulutnya


Lalu mobil Raka sudah tiba di parkiran sekolah


"Eh itu mobil kak Raka kan"ucap Sela


Dion dan Dito langsung menganggukkan kepalanya cepat tanpa berbicara


Lalu mereka berempat langsung pergi mendekati mobil Raka


Lalu mereka bahagia saat melihat Aruna telah keluar dari mobil Raka dengan senyuman manis nya


"Unaaa..."teriak Novi dan Sela bahagia dan langsung memeluk Aruna


"Guys kalian pagi banget datangnya"ucap Aruna


"Iya kita tuh khawatir sama lo"ucap Sela


"Iya maaf ya gara-gara gue kalian semua jadi repot kayak gini"ucap Aruna


"Nggak Apa-apa Una kita kan udah bilang sama lo kalau kita itu pasti akan bantuin lo dalam situasi Apapun ya kan"ucap Novi


"Iya"ucap Sela


Novi merasa aneh Kenapa Sela doang yang ngomong


"Iya kan"ucap Novi sambil menatap Dion dan Dito

__ADS_1


Dion dan Dito langsung menganggukkan kepalanya cepat


"Kalian berdua Kenapa nggak ngomong"ucap Raka datar


Dion dan Dito memberikan isyarat bahwa mulut mereka sudah mereka kunci


"Kalian Kenapa coba nggak ngomong pakai bahasa begitu lagi"ucap Raka datar


"Ka kalian boleh ngomong"ucap Novi


Lalu Dion dan Dito seakan-akan membuka kunci mulut nya


Novi sudah jengah melihat tingkah kedua bekicut itu


Novi menaruh wajahnya di telapak tangannya sedangkan Sela menggelengkan kepalanya


"Nah akhirnya kita bisa ngomong juga To"ucap Dion


"Iya Yon"ucap Dito


"Kalian Kenapa sih"ucap Aruna


"Biasa lah Na mereka berdua belum makan obat"ucap Novi


"Eeee enak aja lo!oh iya kalian berdua udah bareng itu artinya kalian udah baikan lagi ya"ucap Dion


"Iya kita berdua udah baikan bahkan jauh lebih baik"ucap Aruna sambil tersenyum manis sambil menatap wajah Raka yang sedang tersenyum


"Alhamdulillah kalau gitu kita tuh lega banget kalian tuh bisa bersama lagi"ucap Novi


"Iya saking keponya mereka berdua sampai-sampai telpon kita pagi-pagi bener suruh ke sekolah"ucap Dito


"Pantesan kalian berdua pagi datangnya"ucap Raka


"Udah gue nggak mikirin itu,gue mau lo nanti traktir kita"ucap Dion


"Ahh bener tuh"ucap Dito


"Setuju tuh"ucap Sela dan Novi


"Ya udah nanti jam istirahat kita semua ke kantin gue yang bayar"ucap Raka


"Yey"ucap mereka semua senang


"Beneran ya nanti kayak hari itu lagi"ucap Aruna menatap ke arah lain


Raka tersenyum manis dan memegang wajah istrinya itu untuk melihat nya


Aruna menatap wajah Raka


"Iya sayang aku janji nggak kayak gitu lagi"ucap Raka


Dion,Dito, Novi, dan Sela langsung mematung dan megaga melihat tingkah Raka dan cara bicara Raka yang lembut


Aruna terserah manis dan menganggukkan kepalanya


"Iya"


"Ka ini lo kan"ucap Dion masih tidak menyangka


"Iya ini gue"ucap Raka


"Una lo ngeluarin jurus Apaan sampai-sampai Raka lembut kayak gitu"ucap Dito


"Apaan sih lo"ucap Raka mulai emosi


"Nah kan balik lagi ke jati dirinya Una ayo jampi-jampi lagi nih anak supaya nggak emosi"ucap Dito


Aruna langsung tersenyum manis

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2