Pernikahan Rahasia Siswa

Pernikahan Rahasia Siswa
cemburu


__ADS_3

Sesampainya di apartemen Raka langsung membuka pintu dengan kartu yang di berikan kepada nya tadi


Pada saat Raka membuka pintu Aruna ternganga melihat setiap sudut ruangan yang begitu bersih


"Hai sayang kalian udah pulang"ucap Maya tersenyum


"Mah"Aruna langsung mencium punggung tangan Maya dan di ikuti oleh Raka


"Mah, Mama yang bersihin semua nya Ya?"tanya Aruna


Maya menganggukkan kepalanya


"Harus nya Mama nggak usah ngelakuin semua ini biar una aja yang lakuin nanti mama kecapean lagi"


"Udah sayang nggak apa-apa kok Mama malah seneng banget terus Mama juga bersihin nya nggak sendiri kok tuh ada bibi yang bantuin Mama"ucap Maya jelas


"Iya non jadi non Una tenang aja semuanya udah bibi bereskan"ucap bi Astrid


"Makasih banyak ya bi"ucap Aruna


"Iya sama-sama non"


"Oh iya sayang Mama sama bi Astrid pulang dulu ya supir udah nunggu ada di bawah "ucap Maya


"Lah kok langsung pulang sih Ma kan Una sama mas Raka baru datang"ucap arun5a


"Mama tuh memang nungguin kalian pulang tau!! lagian nanti Mama akan sering ngunjungin kalian di sini ya"


"Bener ya Ma"


"Iya sayang!ya udah Mama pulang dulu ya Assalamualaikum"


"Waalaikum salam hati-hati Ma"ucap Aruna dan Raka


"Iya sayang"


Maya dan bi Astrid kini sudah pulang Aruna langsung menatap Raka yang kini juga menatapnya


"Kak di sini kan ada dua kamar kita tidur di kamar terpisah aja"ucap Aruna


"Terserah lo yang penting kamar utama milik gue"ucap Raka datar


"Iya,,,iya"ucap Aruna


Aruna membuka pintu kamar tamu yang sudah di kunci


"Loh kak ini kok nggak bisa di buka sih"ucap Aruna


Raka langsung pergi melihatnya


"Kenapa pintu Nya?"tanya Raka datar


"Nggak tau nggak bisa di buka"


Raka menarik nafasnya panjang lalu menunjuk kertas yang tertempel di dinding pintu kamar


Yang bertuliskan (KAMAR INI DALAM RENOVASI JADI TIDAK BOLEH DI BUKA/DI TEMPATI)


"Yah terus gimana dong"ucap Aruna


"Kamar utama tetep milik gue"ucap Raka


Aruna langsung berlari masuk ke kamar utama


"Nggak bisa kamar utama milik gue"ucap Aruna, Raka langsung mengejarnya


"Woi nggak bisa lah kamar utama milik gue"teriak Raka

__ADS_1


Kini Aruna sudah sampai di kamar dan langsung menutup pintu kamar tapi terhalang oleh kaki Raka yang menjanggal pintu nya


"Ihh kak ini kamar gue"ucap Aruna


"Nggak ini kamar gue"ucap Raka


"Nggak bisa laki-laki harus ngalah sama perempuan"


"Nggak bisa"


Raka terus mendorong pintu kamar itu sehingga Aruna langsung terjatuh di kasur bersamaan dengan Raka


Lalu kini mata mereka bertemu dan juga jarak di antara mereka sudah sangat dekat sampai detak jantung mereka berdua berbunyi


"Ternyata Una cantik banget ya"ucap Raka dalam hatinya


"Ternyata kak Raka ganteng juga pantesan di sekolah dia jadi incaran para siswi"ucap Aruna dalam hatinya


Aruna langsung tersadar bahwa posisi nya kali ini bersama Raka bisa membuat dia lupa diri


Aruna langsung mendorong tubuh Raka hingga Raka terjatuh di lantai


"Awww"pekik Raka


"Lo bisa nggak usah dorong-dorong sakit nih"ucap Raka kesal


"Iya,, iya maaf"ucap Aruna


"Ya udah gini aja deh kita bagi dua kasurnya soalnya di sini kan nggak ada sofa juga"ucap Aruna lagi


"Terserah lo deh"ucap Raka sambil memegang pinggang nya


"Ya udah gue mau mandi dulu deh"ucap Aruna langsung masuk ke kamar mandi


Setelah Aruna selesai mandi iya keluar dari kamar mandi dan langsung membulatkan matanya saat Raka melihatnya yang hanya menggunakan handuk sampai lutut


"Aaaaa"teriak Aruna


"Ya lo lagian ngapain liat gue"


"Suka-suka gue lah mata,mata gue"


"Ihh kak lo tuh ya jangan liatin gue"


"Iya,,iya"


"Awas aja ya lo liatin gue"ucap Aruna langsung berlari kecil menuju tempat pakaian


Raka melihat intens punggung Aruna yang begitu menggoda Raka melihat sampai bawah menatap betapa mulus dan putihnya kaki Aruna


"Apa lo liat-liat gue"ucap Aruna,, Raka langsung memalingkan wajahnya


Aruna telah selesai berganti pakaian dan Raka langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya


Aruna keluar dan mencari makanan lalu ia melihat makanan yang sudah pasti mertuaku yang telah memasaknya


"Aduhh mertua gue tuh baik banget sih"ucap Aruna


"Sambil nunggu kak Raka selesai mandi gue telpon Ibu sama Bapak ah"ucap Aruna dan langsung menekan nomor Ibunya


"Halo Nduk"ucap Angga dari seberang telepon seketika air mata Aruna menetes dan membasahi pipinya itu


"Halo Pak"ucap Aruna


"Pak Una kangen sama Bapak sama Ibu"ucap Aruna sendu


"Iya Nduk, Bapak sama Ibu juga kangen sama kamu"ucap Angga

__ADS_1


"Nduk kamu apa kabar?"ucap Dina


"Alhamdulillah Una baik Bu!! Ibu sama Bapak baik-baik aja kan di kampung?"tanya Aruna


"Iya sayang Ibu sama Bapak di sini baik-baik saja"ucap Dina


"Bagaimana keadaan Raka terus dia di Mana?"ucap Dina


"Mas Raka juga baik kok Bu terus dia lagi mandi"


"Oh Alhamdulillah kalau begitu tadi Buk Maya nelpon katanya kalian berdua akan tinggal di apartemen Ya?"tanya Dina


"Iya Buk ini kita udah ada di apartemen"


"Oh ya udah kalau gitu kalian berdua harus ingat pesan Ibu ya jangan marahan kalian harus tetep akur supaya rumah tangga kalian bisa utuh seterusnya"ucap Dina


"Iya Buk Una akan berusaha menjadi istri yang baik ya"


"Iya sayang ya udah kalau gitu Ibu tutup telponnya dulu ya"ucap Dina


"Iya Bu! Ibu sama Bapak sehat-sehat ya di sana"ucap Aruna


"Iya Nduk kamu juga sehat-sehat di sana ya Ibu sama Bapak nitip salam sama Raka"


"Iya buk nanti Una kasih tau sama mas Raka ya"


"Iya Nduk Assalamualaikum"


"Waalaikum salam"


Sambungan telpon pun terputus


Aruna langsung menarik nafasnya panjang dan langsung memutarkan badannya dia langsung terkejut dengan adanya Raka di belakangnya


"Ihh kak lo tuh ya bikin jantungan aja"ucap Aruna kesal


"Lebay lo"ucap Raka datar


"Lo yang lebay"sahut Aruna


"Oh ya Ibu sama Bapak nitip salam sama lo"ucap Aruna


"Iya gue juga denger"ucap Raka yang langsung duduk di kursi meja makan


Aruna langsung memberikan makanan kepada Raka


"Ini masakan Mama?"tanya Raka


"Iya tadi Mama masak dulu deh sebelum pulang"ucap Aruna


Raka langsung memakan makanan begitu pun dengan Aruna


"Oh ya gue mau kasih tau lo kalau lo itu nggak boleh deket sama Kevin"ucap Raka datar


"Loh kenapa gitu?"tanya Aruna


"Kevin itu orangnya bahaya"


"Kak Kevin baik kok"


"Dia baik karena dia ada maunya dia itu orangnya jahat dan gue sebagai suami lo ngelarang lo untuk dekat-dekat dengan Kevin"ucap Raka jelas


"Lo cemburu ya"ucap Aruna


"Nggak gue nggak cemburu"


"Masa? udah ngaku aja kali"

__ADS_1


"Gue bilang gue nggak cemburu terserah deh lo mau bilang apa yang penting lo nggak boleh deket sama dia awas aja lo"ucap Raka


Bersambung...


__ADS_2