Pernikahan Rahasia Siswa

Pernikahan Rahasia Siswa
Gagal keren


__ADS_3

Di pagi hari Aruna dan Raka sudah ingin pergi ke sekolah


Tapi pada saat Raka membuka pintu apartemen Raka dan Aruna di kejutkan dengan Raven yang berdiri di depan apartemen


Ia juga sudah memakai seragam sekolah SMA Taruna Bangsa


"Ngapain lo kesini,bikin orang jantungan aja"ucap Raka emosi


"Iya Kenapa nggak ngetok pintu aja sih"ucap Aruna kesal


"Good morning Abang,Kaka ipar"sapa Raven senang


"Ngapain lo"ucap Raka datar


"Ya mau kesekolah lah.Nih gue udah tambah ganteng pasti cewek-cewek di sana langsung klepek-klepek melihat ketampanan gue"ucap Raven


"Terus ngapain lo kesini,ini bukan sekolah"ucap Raka


"Kan mau nebeng sama lo berdua"ucap Raven


"Nggak"ucap Raka datar


"Yah Raka kok lo gitu sih"ucap Raven


"Kenapa lo nggak pakai mobil aja sih"ucap Raka


"Mobil di pakai sama Tante Maya pergi arisan"ucap Raven


"Kenapa nggak naik gojek aja sih atau taksi online gitu"ucap Raka


"Lah kan kalian mau berangkat ke sekolah juga bareng aja napa rumit banget hidup lu"ucap Raven


"Hidup lo yang rumit"ucap Raka emosi


"Aduh udah deh kalian berdua tuh Apa-apaan sih pagi-pagi berantem kita tuh sebenernya mau ke sekolah sekarang atau besok"ucap Aruna emosi


"Iya sekarang tapi ini anak"ucap Raka


"Kasih ikut aja Kenapa sih orang cuma satu doang bukan satu kampung mobil muat kali satu orang doang"ucap Aruna


"Iya udah,kali ini lo ikut kita karena Aruna kalau gue ogah ngasih ikut lo"ucap Raka


"Hehhey kaka ipar memang the best"ucap Revan sambil menaikkan jempolnya


Lalu mereka bertiga langsung pergi ke sekolah.


***


Sesampainya di sekolah Raven,Aruna, dan Raka langsung turun dari mobil


Raven yang menggunakan kacamata hitam dan bergaya sok tampan


ia di lihat oleh semua penghuni SMA Taruna Bangsa


para siswi dan siswa langsung membicarakan dirinya


"Eh itu anak baru lagi ya"ucap seorang siswa


"Iya,itu tuh katanya sepupunya Raka yang dari luar negri"ucap siswi


"Oh ya pantesan ada miripnya dikit sama Raka"ucap siswi lain lagi


"Tapi Raka tetap yang paling ter the best sih"ucap siswi salah satu pengagum Raka


"Iya kalau Raka tuh tetap perfec"ucap siswi lagi


"Bener banget"ucap siswi

__ADS_1


"Mas Raven Kenapa sih"ucap Aruna berbisik


"Biasa dia belum minum obat"ucap Raka


"Raven lo tuh Kenapa sih"ucap Aruna


"Biasa kaka ipar sapa-sapa fans gue"ucap Raven


"Raven lo jangan manggil gue kaka ipar mulu bisa-bisa lo yang bongkar rahasia kita"ucap Aruna


"Iya lo ya, awas aja lo kalau semuanya kebongkar gara-gara lo gue tendang lo balik ke Jerman


"Oh iya gue lupa"ucap Raven sambil menepuk jidatnya


"selamat pagi bro,Una"ucap Dion yang baru saja datang


"Good morning semuanya"ucap Dito


"Hay Una"sapa Novi dan Sela yang baru datang juga


"Kalian bareng lagi sama kak Dito sama kak Dion"ucap Aruna


"Nggak ngapain bareng mereka mulu ogah gue"ucap Sela


"Sadis banget kalau ngomong dek"ucap Dito


"Biarin"ucap Sela


Dion,Dito, Novi, dan Sela langsung mengalihkan pandangannya ke arah sosok yang berdiri membelakangi mereka


"Dia siapa?"tanya Dion


"Ronaldo"ucap Aruna ngasal


"Ronaldo banyakan diet ya kerempeng gitu"ucap Dito


"Itu bukan kerempeng bego bagus kok bodinya"ucap Novi


Lalu Raven memutarkan badannya dan membuka kacamatanya


"Halo semuanya"ucap Raven sok ganteng


"Anak angsa"ucap Dion menunjuk Raven


"Eee brengsek lo gue ganteng sejagat raya ini di katain anak angsa"ucap Raven


"Wiii dari mana aja lo bro"ucap Dito sambil memeluk Raven dan menaikkan kedua kakinya


"Lo berat anj**"ucap Raven


"Ee dasar lo"ucap Dito sambil menoyor kepala Raven


"Keberatan dosa lo"ucap Dion


Sela dan Novi yang dari tadi hanya melihat mereka tampak bingung


"Dia siapa?"tanya Sela


Raven melihat ke arah Novi dan Sela dan langsung memperlihatkan kegantengannya


"Hay kenalin gue Raven"ucap Raven sok ganteng dan memberikan tangannya untuk berjabat tangan


Novi dan Sela langsung saling menatap satu sama lain


Dan Novi memberikan tangannya untuk membalas jabatan tangan Raven dengan senyuman


"Novi"ucap Novi membalas jabatan tangan Raven lalu ia memelintir tangan Raven

__ADS_1


"Aaa..."pekik Raven kesakitan


"Mampus lu mau nyoba-nyoba lu sama Novi"ucap Dion


"He lo cewek atau Apa sih"ucap Raven kesakitan


"Masih mau?"ucap Sela


"Ogah nanti lo nambahin sakit gue"ucap Raven


"Makanya jangan sok kegantengan jadi orang"ucap Sela


"Kak Raka,Una kalian dapet monyet dari mana lagi ini"ucap Novi


"Njir gue di katain monyet"ucap Raven


"Nama dia Raven,dia sepupu kak Raka dari Jerman dan dia pindah ke Indonesia dan sekolah di sini"ucap Aruna menjelaskan


"Oh gitu"ucap Novi dan Sela


"Ya udah yuk ke kelas capek gue berdiri di sini mulu noh di liatin siswa-siswi"ucap Raven menunjuk siswa-siswi yang sedang melihat mereka


"Iya bener juga lo mereka nanti bilang kalau kita ngerumpi lagi di sini"ucap Dion


Lalu mereka semua langsung ke kelas


***


Di sepanjang perjalanan Raven tak henti-hentinya memamerkan ketampanannya yang pas-pasan itu


Ia terus melambaikan tangannya seperti menyapa fansnya


Tapi di tengah perjalanan ada sebuah batu yang dia tidak melihatnya karena memakai kacamata


Dan terus menatap kanan dan kiri tanpa melihat ke depan akhirnya ia terjatuh


"Hah mampus lu vasensyo lo berakhir"ucap Dion sambil tertawa


"Ngapain lo nyium pasir"ucap Dito


Lala semua murid yang melihat Raven pun tertawa terbahak-bahak


"Ngapain sih nih batu ada di sini nggak bisa minggir dulu Apa"ucap Raven kesal


"Bagus lo jatuh,lo di sadari sama tuh batu"ucap Sela sambil tertawa


"Makanya jangan sok kecakepan deh lo"ucap Novi


"Kalian tuh bukannya bantuin malah ketawain gue"ucap Raven


"Makanya tuh kacamata di buka"ucap Aruna


"Iya lo tuh kayak aki-aki tukang urut"ucap Dion


"Huuuu..."sorakan semua murid


"Apa lo"ucap Raven


"Nah malu sendiri kan lo digituin"ucap Raka


"Makanya jadi orang nggak usah banyak gaya dan akhirnya lo nyium pasir kan"ucap Sela


"Anggap aja ini itu salam perkenalan lo sama sekolah ini dengan cara lo nyium pasir nya dulu"ucap Novi sambil terus tertawa


"Udah ah ayo ke kelas"ucap Raven


Lalu mereka semua langsung pergi ke kelas nya masing-masing dengan kondisi

__ADS_1


Memegang perut mereka yang sakit karena tertawa


Bersambung...


__ADS_2