Pernikahan Rahasia Siswa

Pernikahan Rahasia Siswa
kemping


__ADS_3

"Yey Una memang the best sih"ucap Sela semangat


"Besok pagi-pagi kita semua ngumpul di rumah Raka"ucap Dion


"Oke kalau gitu kita makan cepat terus pulang gue mau beresin barang-barang yang mau gue bawa"ucap Sela


"Nah bener tuh"ucap Dito


Lalu mereka berempat makan dengan senang


"Guys siapin baju kalian kita ke puncak"ucap Karin sambil tersenyum miring


"Untuk Apa?"tanya Amel heran


"Waktu yang kalian tunggu telah tiba"ucap Karin


"Lu emang udah rencanain Apa"ucap Sofi


"Rencana kita ini gue jamin akan berhasil dan tujuan utama kita Aruna"ucap Karin


"Tapi kita Apa in tuh anak nantinya"ucap Shasha


"Nanti kita liat,mau dia hidup atau nggak gue nggak peduli sama sekali"ucap Karin


"Hebat lo Rin"ucap Sofi


"Gue Karin nggak takut sama Apapun"ucap Karin


***


Pagi hari pun sudah tiba kini Aruna dan Raka sudah tiba di rumah Mamanya


"Ma"ucap Aruna


"Eh sayang"ucap Maya lembut


"Ma banyak banget yang di bawa"ucap Aruna


"Ini keperluan kita semua nanti nya"ucap Maya


"Assalamualaikum"ucap Dion,Dito, Novi, dan Sela bersamaan


"Waalaikum salam"ucap semuanya


"Gimana gue udah jadi anak lempung beneran kan"ucap Dito


"Lu bukan anak kemping tapi lu anak monyet"ucap Dion yang langsung mendapatkan toyoran maut dari Dito


"Dasar lu"ucap Dito


Mereka semua terlihat seperti anak kemping dengan style anak motor dan tidak lupa memakai jaket dan kacamata begitu pun dengan geng cewek-cewek


"Halo semuanya"sapa Raven dan Ferdi


Mereka semua tergagap melihat penampilan Ferdi yang biasanya memakai kemeja atau baju kaos yang sopan


Tapi hari ini ia tampil begitu beda


Dengan menggunakan baju hitam dan celana jins robek layaknya anak rok and ror dan menggunakan jaket kulit yang berwarna hitam


Dan di lengkapi dengan kacamata hitam tak lupa juga memakai masker penutup mulut khusus anak motor


"Wah Om Ferdi keren abis"ucap Dito sambil menaikkan jempolnya


"Iya Om Ferdi kayak anak motor senior"ucap Dion


"Iya dong Om gue itu memang dulunya akan club motor guys"ucap Raven


"Oh ya hebat banget"ucap Aruna

__ADS_1


"Beneran Om"ucap Sela


"Iya bener banget yang di katakan oleh Raven"ucap Ferdi


"Waw keren banget sih"ucap Novi


"Mag motor saya sudah siap"ucap Ferdi


"Sudah Pak"ucap Mag Sapri


Mag Sapri langsung pergi mengambil motor Ferdi dan Raven yang sudah ia bersihkan kemarin


"Wih ini motor gue nih"ucap Raven


"Wih dapet dari mana lu"ucap Dion


"Om Ferdi kasi lah"ucap Raven


"Om masih ada nggak untuk Ion"ucap Dion


"Dih nggak tau malu banget loh jadi orang"ucap Novi


"Biarin"ucap Dion


"Ada Yon tapi tinggal bannya doang kamu mau"ucap Ferdi


"Ya ellah Om ban untuk Apa"ucap Dion lalu mereka semua langsung tertawa


Dan selang beberapa menit kemudian mag Sapri membawa sebuah motor moge yang berwarna hitam


motor yang biasa di pakai anak motor jaman dulu untuk turing


"Waw ini motor om Ferdi keren banget"ucap Dion


"Iya Ka lo nggak ngasih tau ke kita kalau Om Ferdi itu punya motor se keren ini"ucap Dito


"Itu karena papa terbiasa pakai mobil jadi motor dia simpan aja"ucap Maya


"Om jangan-jangan Om narik hati Tante Maya pakai motor ini ya"ucap Dito


"Iya dong, keren nggak"ucap Ferdi


"Mantap Om, kalau Dito pinjem untuk narik hati cewek bisa nggak Om"ucap Dito


"Bisa"ucap Ferdi


"Beneran Om"ucap Dito


"Iya beneran"ucap Ferdi


"Ya elah kalau lo yang pakai jatuh nya yang klepek-klepek itu si Rati"ucap Dion sambil tertawa terbahak-bahak


"Atau nggak demit yang mau sama lo"ucap Raven


"Kampret lo pada"sahut Dito


"Ya udah yuk kita baca doa dulu terus kita langsung berangkat"ucap Maya


"Bener tuh kata Tante Maya"ucap Novi


Lalu mereka semua langsung berdoa dengan di pimpin oleh Ferdi


Dan setelah semuanya sudah selesai membaca doa mereka pun langsung pergi ke tempat tujuan


"Untuk cewek-cewek kita naik mobil biar mag Sapri yang bawa"ucap Maya


"Iya bener kata Mama supaya mereka semua lebih aman"ucap Raka


"Iya"ucap Maya

__ADS_1


Lalu geng cewek-cewek itu pun langsung masuk ke dalam mobil


Dan mereka semua berangkat ke puncak


***


Hari sudah sore dan akhirnya mereka semua pun sudah sampai di puncak


Dengan pemandangan yang sangat indah dan cuaca yang sangat segar mampu membuat pikiran rileks


Aruna menghirup dalam aroma yang sejuk dengan merentangkan kedua tangannya dan menutup matanya


"Kamu suka"ucap Raka yang berada di samping Aruna


"Iya, pemandangan nya bagus banget"ucap Aruna senang


"Tapi kamu harus jaga kesehatan kamu ya"ucap Raka


"Iya Mas, lagi pula aku merasa rileks dan yang terpenting ngidam aku terpenuhi"ucap Aruna sambil memegang perutnya dan menatap Raka sambil menaikkan alisnya centil


"Kamu tuh Kenapa sih makin hamil makin gemesin"ucap Raka yang ingin memeluk Aruna tapi di tolak oleh Aruna


"Banyak orang"ucap Aruna langsung pergi membantu yang lainnya membereskan peralatan makan yang ada di tenda


"Aduh kayak nya gue memang enggak berbakat deh dalam memasang tenda"ucap Dito


"Ya elah kak Dito gitu doang nggak bisa"ucap Sela


"Ya mau gimana lagi, susah"ucap Dito


"Bukan susah tapi emang lo yang mangeran kampret"ucap Dion


"Iya noh kak Dion aja udah selesai berdiri in tenda cewek ya kali kaka Dito kalah"ucap Sela


"Gue nggak bisa Yon bantu gue"ucap Dito


"Ogah gue"ucap Dion


"Eh ni anak ya mau gue kutuk lo jadi wewe gombel ha"ucap Dito


"Bodo ammat mending gue bantu Om Ferdi sama Raka nyari kayu bakar"ucap Dion


"Lah tenda Raka udah selesai"ucap Dito


"Udah lah yang lama tuh kak Dito"ucap Aruna


"Iya sabar"ucap Dito


"Sabar nanti sampai malam tuh tenda nggak jadi"ucap Novi


"Woi Van sini lo"ucap Dito


"Apaan"ucap Raven


"Sini bantuin gue pasang tenda"ucap Dito


"Ogah gue mending gue foto-foto"ucap Raven


"Lo milih mana foto atau tidur di luar lo di gigit nyamuk,di gigit binatang buas,di gigit demit sekalian mau lo"ucap Dito menakuti Raven


"Dih ogah,ya udah deh gue bantuin lo"ucap Raven yang langsung pergi membantu Dito


"Nah gitu dong"ucap Dito


"Ada aja ya akalnya"ucap Sela


"Iya lah kita tuh harus pintar"ucap Dito lalu Aruna, Sela, dan Novi menatap satu sama lain sambil menggelengkan kepalanya pelan


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2