
"Ma makasih ya Mama udah mau ngasih tau Una tentang masa lalu mas Raka terus Una di kasih makan sama Mama"ucap Aruna
"Iya sayang sama-sama"ucap Maya
"Ma kalau gitu Una pulang dulu ya"ucap Aruna
"Kamu pulang naik Apa sayang"ucap Maya
"Una udah pesan taksi online Ma, udah di depan tuh"ucap Aruna
"Oh ya udah, ingat ya kalian berdua harus baikan lagi "
"Iya Ma,tapi untuk sekarang Una kayaknya mau pergi jalan-jalan dulu deh"
"Jalan-jalan Kemana?"
"Eeemmm Una juga nggak tau Ma tapi Una mau pergi untuk menjernihkan pikiran Una"
"Ya udah tapi kamu hati-hati ya "
"Iya Ma,ya udah kalau gitu Una pulang dulu ya.Asslamualaikum "ucap Aruna
"Waalaikum salam"
Lalu Aruna menaiki mobil dan langsung pergi
Setelah beberapa menit kemudian Raka sudah tiba di rumah orang tuanya
Ia langsung masuk dan melihat mama nya yang sedang terduduk di sofa depan tv sambil memikirkan sesuatu
"Assalamualaikum Ma"ucap Raka
Maya langsung tersadar dari lamunannya
"Waalaikum salam"ucap Maya
Raka mencium punggung tangan Maya dan duduk di samping nya
"Mama Kenapa?"tanya Raka
"Mama kepikiran Ka Sofi sudah balik lagi ke Indonesia.Mama takut kalau kamu bakalan jatuh cinta lagi kepada perempuan itu, walaupun dia sudah sangat jahat sama kamu tapi Mama nggak tau isi hati kamu Apa"ucap Maya
Raka terdiam
"Mama tau hubungan antara kamu dan Aruna sekarang ini sedang tidak baik-baik saja tadi Aruna datang ke sini dia ingin sekali mengetahui hubungan kalian"ucap Maya
"Jadi Mama cerita in? tanya Raka
Maya menganggukkan kepalanya
"Mama sudah kasih tau semua ke Una termasuk persahabatan kamu dan Kevin.Raka kamu harus nya ngasih tau ke Aruna bukan dengan cara seperti ini Una harus bertanya sama Mama bahkan dia tadi memohon sama Mama"
"Raka mau ngasih tau ke Aruna Ma tapi nggak sekarang"
"Terus kapan? sampai kalian berdua terpisah baru kamu mau ngasih tau ke Aruna,baru kamu jelasin semuanya ke Una iya Raka"ucap Maya sedikit emosi
"Ka, Aruna sayang sama kamu dia tadi kasih tau ke Mama bahkan Mama tadi merekam suara Aruna tanpa sepengetahuan dia"
"Kamu dengar"ucap Maya
__ADS_1
Raka langsung menganggukkan kepalanya dan Maya mengeluarkan handphone nya dan memutar rekaman suara Aruna tadi
Pada saat rekaman itu berakhir tiba-tiba saja Raka meneteskan air matanya
"Raka,Una takut kalau kamu akan ninggalin dia"ucap Maya sendu
"Ma, sebenarnya Raka juga suka sama Aruna tapi Raka nggak tau bagaimana caranya Raka mengungkapkan semuanya"
"Raka kalau kamu beneran cinta sama Una kamu ngomong sama dia jangan sampai kamu menyesal"ucap Maya
Raka menganggukkan kepalanya
"Iya Raka harus nemuin Una,Raka harus ngasih tau ke Aruna"ucap Raka
"Iya tapi kamu makan dulu ya baru kamu ke apartemen"
"Una udah makan Ma"ucap Raka
"Udah tadi Una makan bareng Mama"
"Tapi kalau nanti Una Udah dateng terus dia nggak liat Raka gimana Ma"
"Udah kamu tenang aja dia lagi pergi untuk nenangin diri dulu,kamu kasih kesempatan dulu untuk Aruna berpikir ya"ucap Maya
Raka menganggukkan kepalanya
"Iya Ma"ucap Raka
"Ya udah yuk Mama temani kamu makan"ucap Maya
Lalu mereka berdua langsung pergi ke meja makan
***
Sambil memandang matahari yang hampir tenggelam
Ia telah merenung dan menangis
"Kalau nanti kak Raka lebih memilih untuk bersama Sofi aku harus pergi"ucap Aruna sambil meneteskan air matanya
"Aku dan kak Raka udah satu rumah sejak 4 bulan lamanya dan kini aku harus terbiasa tanpa kehadiran kak Raka"
"Aku juga harus pulang ke kampung halaman aku bersama Ibu dan Bapak di sana"
"Aku akan ninggalin semua orang yang di sini, walaupun ini berat tapi aku harus lakuin ini demi kebahagiaan kak Raka bersama orang yang dia cintai"ucap Aruna
Lalu setelah ia merasa telah lega ia pun langsung pergi ke apartemen
"Lapor Buk non Aruna telah pergi dan dia sepertinya ingin ke apartemen "ucap bodyguard yang telah di suruh oleh Maya untuk mengawasi Aruna
"Oke makasih ya "ucap Maya
"Sama-sama Buk"
Setelah mendengar perkataan dari bodyguard nya Raka juga langsung bergegas menuju apartemen
"Ya udah Ma kalau gitu Raka pulang dulu ya"ucap Raka
"Iya sayang kamu hati-hati ya, dan ingat kamu harus mengungkapkan perasaan kamu ke Aruna ya"ucap Maya
__ADS_1
"Iya Ma"
"Assalamualaikum"ucap Raka sambil mencium punggung tangan Maya
"Waalaikum salam"ucap Maya
Lalu Raka langsung menancapkan gas nya dan pergi ke apartemen
***
"Duh gimana yah hubungan Raka dan Aruna"ucap Sela
"Iya nih kok gue penasaran ya"ucap Novi
"Apa kita telpon Una aja kali ya"ucap Sela yang ingin menekan nomor Aruna tapi di cegah oleh Dion dan Dito
"Ehhh lo mau ngapain?"tanya Dion
"telpon Una lah"ucap Sela
"Jangan"ucap Dion
"Loh Kenapa kita kan mau tau keadaan Una"ucap Novi
"Iya gue tau kalian tuh mau tau keadaan Una kita juga mau tau tapi kita tuh nahan karena kita mau ngasih waktu buat Raka dan Aruna untuk bicara"ucap Dion jelas
"Iya juga sih"ucap Novi
"Iya lah mendingan kita ngasih tau mereka besok di sekolah"Ucap Dito
Lalu mereka bertiga menganggukkan kepalanya pelan
"Tumben otak lo dua lancar yah"ucap Novi
"Yeh kita tuh jomblo-jomblo gini juga peka kali"ucap Dion
"Tau tuh kita mah tau gini-ginian cuma nggak ada aja yang mau sama kita"ucap Dito
Sela dan Novi langsung tertawa terbahak-bahak
"Curhat lo ka"ucap Sela sambil tertawa terbahak-bahak
"Iya soalnya adek Sela nggak peka sama perasaan aa Dito"ucap Dito sok tersakiti
"Dih"ucap Sela
"Tapi kak kalian udah lama kan sahabatan sama kak Raka?"tanya Novi
"Iya Kenapa emangnya"jawab Dion
"Jadi kalian pasti tahu dong kisah semua ini itu berawal dari mana dan siapa, dan gue juga bingung Apa kaitannya semua ini dengan kak Kevin"ucap Novi penasaran
"Pasti ada sesuatu yang terjadi di masa lalu dan kalian berdua takut hal itu terjadi yang kedua kalinya lagi iya kan"ucap Sela
"Iya"ucap Dito
"Kak kita pengen denger dong semuanya"ucap Novi
"Iya kak kita pengen tau Apa sih yang terjadi supaya kita tuh juga bisa bantu hubungan Aruna dan kak Raka bisa lebih kuat"ucap Sela
__ADS_1
"Ya udah kita ceritain ke kalian"ucap Dion
Bersambung...