
Raka melihat Aruna yang sedang tertidur nyenyak di atas ranjang
Rasa penyesalan Raka semakin dalam di saat ia melihat istrinya yang harus tersakiti lagi karena tingkah nya
Raka mendekat dan memeluk tubuh Aruna dari belakang
"Una maafin aku,aku sayang sama kamu,aku nggak mau kehilangan kamu"ucap Raka pelan lalu memejamkan matanya
Pagi hari pun telah tiba
Aruna membalikkan badannya dan membuka matanya perlahan
"Aduh gimana caranya gue bisa lupain Mas Raka kalau kayak gini, baru bangun aja udah liat dia"ucap Aruna masih setengah sadar
Dan pada saat Raka memeluknya semakin erat
Aruna terkejut dan langsung mendorong tubuh Raka hingga terjatuh
"Awww..."pekik Raka
"Ha...Ini bukan mimpi tapi Mas Raka beneran datang ke sini"ucap Aruna terkejut sambil duduk
"Una kamu Kenapa sih dorong Mas kuat sampai jatuh sakit nih"ucap Raka memegang pinggang nya
"Ya maaf aku kan kaget, tiba-tiba aja Mas ada di samping aku"ucap Aruna
Raka berdiri dan menatap wajah Aruna dengan penuh penyesalan
lalu ia mendekati Aruna dan langsung memeluk nya dengan erat
"Una maafin Mas,Mas sangat menyesal"ucap Raka
Aruna melepaskan pelukan Raka
"Ngapain Mas datang ke sini "ucap Aruna sambil meneteskan air matanya
"Una Mas kesini untuk jemput kamu pulang,Mas nggak mau pisah sama kamu,Mas nggak mau kamu tinggalin Mas"ucap Raka
"Mas aku mau kok ninggalin kamu demi kebahagiaan kamu Mas"ucap Aruna
"Mas udah bilang kan kebahagiaan Mas itu ada di kamu"ucap Raka
"Tapi Kenapa kamu pergi dengan perempuan lain Mas.Aku nungguin kamu berapa jam,aku nungguin kamu seperti orang yang waras,aku nyiapin semuanya untuk kamu"
"Tapi kamu nggak datang,kamu malah heppy bareng mantan kamu,aku sampai kehujanan nungguin kamu "ucap Aruna yang kini menangis
"Mas minta maaf, sebenarnya kemarin pas Mas nungguin kamu pulang dan kamu ngabarin ke Mas kalau kamu sudah pulang duluan"
"Jadi Mas juga mau pulang terus Sofi datang dan minta tolong sama Mas untuk di anterin pulang"
"Mas nggak tau kalau rencana dia seperti ini kalau Mas tau Mas nggak akan mau nurutin dia"ucap Raka menjelaskan kepada Aruna
"Tapi foto itu"ucap Aruna
"Foto itu sudah di hapus kalau kamu nggak percaya kamu boleh liat"ucap Raka
Lalu Aruna membuka handphone nya dan melihat postingan itu sudah tidak ada dan benar saja postingan itu sudah di hapus
Raka memegang kedua tangan Aruna dengan lembut
"Una,Mas minta maaf sama kamu,Mas janji nggak akan kayak gini lagi,Mas nggak mau kamu sakit lagi,Mas nggak mau pisah sama kamu kita rujuk lagi ya kita pulang ke apartemen lagi ya"ucap Raka pelan
"Kamu janji nggak akan kayak gini lagi"ucap Aruna
"Iya sayang Mas nggak akan buat kamu nangis lagi Mas sayang banget sama kamu, Mas nggak mau pisah sama kamu"ucap Raka
__ADS_1
Lalu Aruna langsung memeluk erat tubuh Raka sambil menangis
"Iya aku maafin Mas"ucap Aruna
"Kita pulang ke apartemen lagi ya"ucap Raka
Aruna menganggukkan kepalanya lalu Raka memeluk erat tubuh Aruna
Lalu mereka saling menatap satu sama lain
"Mas kangen ciuman kamu"ucap Raka pelan
"Mas mulai deh"ucap Aruna
Raka tersenyum manis
"Boleh lah"ucap Raka
"Boleh Apa?"tanya Aruna
Raka langsung memanyunkan bibirnya centil
"Ihh nggak mau"
"Ayolah sayang"
"Masih pagi Mas"
"Nah itu makin bagus karena masih pagi kayaknya Ibu sama Bapak belum bangun tuh"ucap Raka
"Ihh Apaan sih kamu Mas"ucap Aruna
"Ayolah sayang"ucap Raka
Aruna tersenyum manis begitu pun dengan Raka
Raka tersenyum manis dan mencium bibir istrinya dengan lembut
Ia melepaskan kerinduan mereka satu sama lain
***
"Pak mudah-mudahan aja Raka dan Una bisa rujuk kembali ya"ucap Dina
"Iya Buk, Bapak yakin mereka pasti akan rujuk lagi karena mereka saling mencintai satu sama lain"ucap Angga
"Iya mudah-mudahan aja ya Pak"ucap Dina
Lalu Raka dan Aruna keluar dari kamar dan bergabung dengan orang tuanya
"Gimana kalian baik-baik aja kan"ucap Dina pelan
Aruna menganggukkan kepalanya
"Alhamdulillah"ucap Dina dan Angga bersamaan
"Jadi kalian balik ke kota lagi"ucap Dina
"Iya Buk soalnya Una sama Mas Raka kan sekolah besok"ucap Aruna
"Iya Nduk nggak Apa-apa yang penting hubungan kalian berdua baik-baik aja"ucap Dina senang
"Iya,maaf ya Buk, Pak Una jadi repotin kalian"ucap Aruna
"Nggak Apa-apa Nak"ucap Dina
__ADS_1
"Oh ya Buk Una mau ajak Mas Raka keluar di pekarangan rumah aja sih"ucap Aruna
"Iya boleh sekalian Nak Raka liat kampung di sini"ucap Dina
"Ya udah kalau gitu Una sama Mas Raka keluar dulu ya"ucap Aruna
"Iya"
Lalu Raka dan Aruna keluar
Aruna menghirup aroma di desa yang sangat dia rindukan
"Eh Una"ucap Rosmi dan Siti sahabat dari kampung Aruna
"Eh Rosmi,Siti"ucap Aruna bahagia
"Una kita tuh kangen banget sama lo"ucap Rosmi
"Ya lo kapan datangnya"ucap Siti
"Iya gue juga kangen banget sama kalian dan gue juga dateng kemarin"
"Oh ehh nanti kita jalan-jalan yuk"ajak Rosmi
"Duh kayaknya nggak bisa deh soalnya gue harus balik ke kota lagi nanti"ucap Aruna
"Yah Una baru juga datang masa mau pergi lagi sih"ucap Rosmi
"Iya nih"ucap Siti
"Iya kan gue juga sekolah"ucap Aruna
"Iya juga sih,eh tapi bdw itu siapa lo"ucap Rosmi menatap wajah Raka
"Iya ganteng banget"ucap Siti
"Oh itu sepupu gue namanya Raka"ucap Aruna
"Ganteng banget sepupu lo bisa kali di kenalin ke kita"ucap Siti
"Iya sih dia itu cuek orang nya"ucap Aruna
"Hai nama gue Rosmi, dan gue Siti"ucap Rosmi dan Siti sambil melambaikan tangannya dari jarak yang lumayan jauh
Raka hanya tersenyum kaku
"Ih iya yah sepupu lo tuh cuek banget sih"ucap Rosmi
"Kan gue bilang juga Apa dia tuh cuek"ucap Aruna
"Ya udah deh Una kita berdua pulang dulu ya soalnya masih ada yang mau kita urus biasa tugas sekolah "ucap Rosmi
"Oh ya udah dadah"
"dah"
Setelah kepergian Rosmi dan Siti,Raka langsung mendekati Aruna
"Sepupu ya"ucap Raka menatap ke tempat lain
"Maaf ya kalau aku ngasih tau sebenarnya kan bisa bahaya ya kan"ucap Aruna
"Hmmm..."
"Jangan marah gitu dong sayang "ucap Aruna menggoda Raka
__ADS_1
Raka langsung tersenyum manis begitu pun dengan Aruna
Bersambung...