Pernikahan Rahasia Siswa

Pernikahan Rahasia Siswa
mengungkapkan perasaan


__ADS_3

"Una lo jangan ngomong kayak gitu"ucap Raka


"Nggak ngomong gimana kak!lo itu cinta sama Sofi gue jadi penghalang hubungan kalian berdua"ucap Aruna


"Gue nggak mau cinta kalian terhalang karena gue"


"Gue akan jauhin kalian,gue tau hubungan kita ini hanyalah sebuah nama kita pasangan suami istri bagi keluarga kita dan hubungan kita pacaran di depan teman-teman kita"


"Bahka satu sekolah tau kalau kita pacaran tapi itu semua hanya nama mereka nggak tau yang sebenarnya"


"Kalau hubungan kita ini hanyalah nama bukan karena cinta"ucap Aruna sambil menangis


"Una gue minta maaf sama lo"ucap Raka


"Gue nggak marah sama lo"


"Mendingan kita pisah aja ya,pulangin gue ke orang tua gue, balikin gue ke kampung halaman gue"ucap Aruna sambil menangis dan meratap ke arah Raka


"Nggak Una lo ngomong Apa sih gue nggak akan cerein lo,gue nggak akan pulangin lo ke orang tua lo"ucap Raka


"Gue nggak bisa terus-terusan ada di sini gue harus pergi demi kebahagiaan lo kak"ucap Aruna berdiri Raka juga ikut berdiri


"Una kita udah nikah empat bulan kita udah satu rumah dan berbagi kamar selama empat bulan gue tau itu belum terlalu lama tapi gue udah terbiasa dengan kehadiran lo dan lo sekarang mau ninggalin gue"ucap Raka sendu


"Demi kebahagiaan lo kak"


"Kebahagiaan gue ada di lo Una"


"Nggak gue hanya pembantu lo kebahagiaan lo ada di Sofi.Bahkan selama empat bulan kita tinggal bersama gue nggak pernah liat lo tertawa terbahak-bahak,gue nggak pernah liat lo tertawa selepas tadi"ucap Aruna


"Lo liat gue tertawa lepas tapi lo nggak tau bahwa gue lebih nyaman sama lo"


"nggak"


"Una gue cinta sama lo,gue sayang sama lo, gue nggak mau lo ninggalin gue Una"ucap Raka yang membuat Aruna langsung mematung


"Ka lo nggak perlu ngomong kayak gitu,lo nggak usah paksain diri lo untuk ngungkapin semua itu gue tau lo cuma mau menghibur gue nggak usah kak"ucap Aruna


"Una gue nggak menghibur lo gue beneran suka sama lo tapi gue nggak tau harus ngungkapin semua nya kayak gimana,gue beneran bingung"ucap Raka


Aruna mematung


Lalu Raka mendekati Aruna lalu memegang kedua pipi nya dan mengangkat nya pelan


"Lihat mata gue Una"ucap Raka lembut


Aruna menatap mata Raka dalam


"Gue suka sama lo, gue cinta sama lo, jadi gue mohon sama lo jangan pernah lo bilang pisah gue bisa tanpa lo,gue sayang sama lo"ucap Raka lembut


Aruna menangis dan langsung memeluk tubuh Raka


Begitupun dengan Raka yang memeluk erat tubuh Aruna


"Gue sayang sama lo Una, gue sayang banget"ucap Raka


"Gue juga sayang banget sama lo ka,gue nggak bisa liat lo sama perempuan lain nggak bisa"ucap Aruna


"Iya gue minta maaf sama lo ya"ucap Raka


Lalu mereka berdua melepaskan pelukannya

__ADS_1


"Gue janji sama lo, gue nggak akan bikin lo nangis lagi ya"ucap Raka


Aruna menganggukkan kepalanya


"Iya"ucap Aruna dan kembali memeluk tubuh Raka


"Sekarang hubungan kita bukan cuma nama tapi hubungan kita nama dan cinta"ucap Raka


"Iya"ucap Aruna tersenyum


Lalu mereka melepaskan pelukannya lagi lalu mereka berdua saling menatap satu sama lain


beberapa menit mereka saling menatap satu sama lain dengan intens


Lalu Raka memajukan dirinya dan memegang pinggang Aruna dan tangan yang satunya lagi menyingkirkan rambut Aruna yang menutupi sebagian wajahnya


Raka menyelipkan rambut Aruna di telinga lalu memegang belakang kepala Aruna


Aruna hanya menatap wajah Raka sambil memegang dada Raka


Iya tidak akan memberontak karena ini adalah awal mula hubungan mereka yang sudah halal


Ini adalah awal mula cinta mereka


Lalu perlahan wajah Raka mendekati wajah Aruna lalu Raka terus menerus menatap wajah Aruna bergantian dengan menatap bibir mungil Aruana


Lalu Raka menempelkan bibirnya dengan bibir Aruna


Keduanya menutup matanya dan meresapi cinta mereka berdua


***


"Waaaa tolong"teriak Karin, Shasha, dan Amel


"Rin ada pohon yang nggak terlalu besar tuh kita manjat aja"ucap Shasha sambil berlari


"Gila lu ya, nggak mau gue"ucap Karin


"Terus lo mau lari-larian mulu kayak gini Ha"ucap Amel


"Ya terus gimana"ucap Karin


"Ya jalan satu-satunya kita harus manjat lah"ucap Shasha


"Argh...Ya udah lah"ucap Karin


Lalu sesampainya di sana mereka bertiga langsung memanjat


"Ehh gue duluan"ucap Karin


"Ya udah ayo cepat"ucap Amel


"Iiihhh lo naik dong Rin"ucap Shasha


"Nggak bisa, gue nggak bisa manjat"ucap Karin


Kedua anjing itu telah datang dengan lari yang kencang sambil menggonggong


"Karin ayo keburu kita di makan sama tuh anjing"ucap Shasha


"Ya gimana gue nggak bisa naik"

__ADS_1


"Aduh udah deh dari pada gue mati di gigit anjing mending gue duluan yang panjat"ucap Amel yang langsung manjat


"Ehhh dasar ya lo"ucap Karin


"Lo masalah nya lelet banget"ucap Amel


"Iya gue juga deh mau manjat"ucap Shasha yang langsung manjat


"Anj**!lo berdua ya bener-bener"ucap Karin


"Ya mau gimana lagi Rin"


Anjing itu bentar lagi sudah sampai membuat Karin membulatkan matanya ketakutan


"Aaa tarik gue,,,tarik gue"ucap Karin ketakutan


Lalu Shasha dan Amel langsung menarik tangan Karin


anjing itu sudah ada di bawah pohon sambil terus menggonggong dan anjing itu melompat-lompat membuat mereka ketakutan


Lalu tiba-tiba hells Karin di gigit anjing


"Waaa tolong"teriak Karin


"Hhaa Rin buka hells lo"ucap Amel


"Nggak mau ini itu hells kesayangan gue yang gue beli di Amerika harganya juga mahal nggak mau gue"ucap Karin ketakutan


"Mendingan mana hells lo yang lo lepasin atau kaki lo yang makan mau lo"ucap Shasha


Karin langsung membuka hells nya itu tapi anjing itu belum pergi juga


"Lah Kenapa belum pergi tuh anjing"ucap Amel


"Iya masa iya sih kita semalaman di atas pohon kayak gini"ucap Shasha


"Semalaman nggak mau gue"ucap Karin


"Kok tuh anjing nggak pergi yah kan hells nya udah di ambil"ucap Amel


"Iya juga ya"ucap Shasha


Lalu mata Shasha tidak sengaja melihat sebuah sosis yang bergelantungan di tas Karin


"Eh bentar"ucap Shasha sambil mengambil tas Karin lalu membuka sosis itu


"Sosis"ucap Shasha lalu ia mengecek tas nya juga yang ada sosis nya


"Ada juga"ucap Shasha


"Coba lo liat tas lo Mel"ucap Karin


Karin langsung mengecek tas nya ternyata ada juga


"Ada juga"ucap Amel


"Ini dia yang bikin nih anjing-anjing kampret ngejar kita dari tadi"ucap Shasha


"Tapi siapa yang ngelakuin kita kan nggak makan sosis"ucap Amel


Lalu Shasha dan Karin langsung saling menatap satu sama lain dan langsung berteriak

__ADS_1


"Aaaa awas kalian semua"teriak Shasha dan Karin


Bersambung...


__ADS_2