Pernikahan Rahasia Siswa

Pernikahan Rahasia Siswa
porsenil baru


__ADS_3

Kini Raka, Aruna,Dion,Dito, Novi, dan Sela berjalan di koridor sekolah


Dengan Raka dan Aruna bergandengan tangan


"Ya ellah nasib kita para jomblo"ucap Dito


"Iya nih kok gue kayaknya mau punya pacar juga ya"ucap Sela


Mendengar perkataan dari Sela Dito langsung berdiri di samping Sela


"Adek Sela udah mau pacaran?"tanya Dito senang


"Iya tapi gue ogah sama lu kak"jawab Sela santai


"Kenapa emang nya"ucap Dito


"Lo terlalu gila kak bisa stres gue ngadepin lo"ucap Sela


"Kok adek Sela gitu sih aa Dito sakit nih"ucap Dito memperlihatkan wajah sedihnya


"Lebay lo kak"ucap Novi


"Hahaha emang enak lo,lo cocok nya emang sama si Rati tuh"ucap Dion


Yang langsung mendapatkan toyoran maut dari Dito


"Diem lo demit"sahut Dito


Aruna dan Raka hanya tersenyum melihat tingkah para sahabat nya itu


Lalu tiba-tiba Sofi datang dan raut wajah Aruna yang sebelumnya bahagia kini tiba-tiba berubah


"Ngapain lo kesini sih"ucap Dion mulai emosi


"Gue mau minta maaf sama kalian"ucap Sofi


Lalu Novi menarik tangan Aruna pergi


Aruna tidak melepaskan gandengan tangan nya dari Raka otomatis Raka juga ikut lalu Sela Dion dan Dito juga langsung pergi


Sesampainya di depan pintu kelas Aruna masih murung


"Jangan gitu dong wajahnya"ucap Raka


"Ya nggak"ucap Aruna


Lalu Raka menaikan bibir Aruna seperti tersenyum


"Nah kalau gini kan cantik"ucap Raka


"Iya nggak kak"ucap Aruna


"Ya udah kamu masuk yah"ucap Raka


Aruna menganggukkan kepalanya lalu Raka mengecup kening Aruna lembut


"Woi gila lo Ka"ucap Dion


"Iya ini sekolah men"ucap Dito


"Dih suka-suka dia lah orang pacar nya juga"ucap Novi


"Iyaa nih tapi cuman sampai cium aja ya kak nggak boleh lebih kalau mau lebih halalin dulu sih Una"ucap Sela


"Mereka belum tau aja kalau kita udah halal"bisik Raka


"Husssttt"ucap Aruna sambil meletakkan telunjuknya di depan bibirnya


"Ya udah kalau gitu aku masuk dulu yah"ucap Aruna


"Iyaa"ucap Raka sambil mengusap kepala Aruna lembut


Setelah Aruna dan sahabatnya itu masuk ke kelas Raka dan kedua cacing keremik itu langsung pergi ke kelas nya


Setelah Aruna dan sahabatnya itu duduk di bangku Novi dan Sela langsung ingin mendengar cerita Aruna


"Una ceritain dong kok kak Raka bisa berubah kayak gitu sih"ucap Novi penasaran

__ADS_1


"Ya gue juga nggak tau sih soalnya kak Raka tiba-tiba aja berubah kayak gitu"ucap Aruna


"Gue aja tuh ya Na kaget dengar kak Raka kayak gitu"ucap Sela


"Iya kayak kak Raka tuh bukan dia gitu"ucap Novi


"Iya bener banget"ucap Sela


"Gue aja tuh sampai kaget dengar dia tau kayak gitu"ucap Aruna


"Bagus deh kalau kak Raka berubah dia lebih baik"ucap Novi


"Iya dan mudah-mudahan aja ya hubungan gue sama kak Raka baik-baik aja"ucap Aruna


"Iya amin"ucap Novi


"Eh tapi lo udah tau belum Na kalau kak Kevin itu ternyata sahabat kak Raka dulu"ucap Sela


Aruna menganggukkan kepalanya


"Iya gue udah tau"Ucap Aruna


"Kak Raka ya yang ngasih tau ke lo"ucap Novi


"Bukan"


"Terus"ucap Sela


"Mertua gue yang ngasih tau ke gue"ucap Aruna


"Mertua?"ucap Novi dan Sela terkejut


Aruna baru sadar Apa yang dia bicarakan


"Mati gue kenapa bisa keceplosan sih"gumam Aruna di dalam hatinya


"Ahhh maksud gue Mama nya kak Raka yang ngasih tau"ucap Aruna


"Lo udah panggil Mama nya kak Raka mertua hebat lo Na"ucap Sela menggelengkan kepalanya pelan


"Iya dan lo udah akrab sama Mama kak Raka"ucap Novi


"Untung aja mereka percaya kalau nggak'bisa mati gue"ucap Aruna dalam hatinya sambil lengah


***


Waktu jam istirahat tiba dan mereka sudah berada di kantin dan makan


Mereka semua menikmati makanan nya


Tiba-tiba pak Yadi datang dan langsung duduk


"Hey anda kenapa langsung duduk di sini"ucap Dion


"Kamu mau saya hukum Ha"ucap Pak Yadi


"Bapak mau saya laporin ke kantor polisi atas khusus tidak mengenakan karena saya makan tiba-tiba Bapak datang"ucap Dion


Yang langsung di tarik kuping nya oleh Pak Yadi


"Aduh...Aduh...Aduh... Ampun Pak"teriak Dion


"Mampus lo"ucap Dito sambil tertawa terbahak-bahak


"Makan Pak"ucap Raka


"Iya makan aja"ucap Pak Yadi


"Raka yang traktir lo Pak"Ucap Dito


"Beneran nih"ucap Pak Yadi


"Iya Pak"ucap Novi


"Ya udah deh kalau kalian maksa saya bisa Apa"ucap Pak Yadi


"Buk kantin bakso satu mangkuk"teriak Pak Yadi

__ADS_1


"Oke siap"teriak Buk kantin


"Tumben Pak Yadi ngumpul bareng kita"ucap Novi


"Saya nggak punya teman"ucap Pak Yadi


"Pak mending Pak Yadi jadi temen kita aja"ucap Sela


"Beneran nih"ucap Pak Yadi


"Nggak boleh, Pak Yadi nggak boleh masuk ke tim kita nanti kita kena hukum terus"ucap Dion


"Kamu ya bener-bener mau saya hukum kamu"ucap Pak Yadi


"ehh becanda pak"ucap Dion cengengesan


"Jadi gimana nih Bapak mau nggak"ucap Novi


"Boleh... Boleh jadi kita sekarang bestie ni ya"ucap Pak Yadi


"Iya, jadi tambah porsenil lagi nih"ucap Dito


"Yoi bro ya nggak bro Pak Yadi"ucap Dion


"Bagus juga tuh namanya bro"ucap Pak Yadi


"Yoi bro"ucap Dion


"Ini Pak Yadi"ucap Buk kantin sambil menyodorkan semangkuk bakso


"Makasih"ucap Pak Yadi


"Oke"ucap Buk kantin langsung pergi


"Makasih bro Raka"ucap Pak Yadi sambil menyenggol sedikit lengan Raka sambil tersenyum


Raka hanya tersenyum kaku


"Iya Pak sama-sama"ucap Raka


Aruna tersenyum melihat suaminya sekaku itu


"Aduh bro gini amat ya hidup"ucap Pak Yadi


"Kenapa Pak"ucap Sela


"Kok kita menjomblo terus kayak gini ya"ucap Pak Yadi


"Iya nih Pak di geng kita Bapak yang jomblo tertua"ucap Novi


"Iya nih jadi kita kumpulan jomblo ya"ucap Pak Yadi


"Nggak dong Pak tuh kak Raka sama Una mereka kan pacaran"ucap Sela


"Oh iya kan Raka sama Aruna pacaran ya"ucap Pak Yadi


"Iya Pak"ucap Aruna tersenyum kaku


"Kalian cariin kita jodoh dong"ucap Pak Yadi


"Harus nya kita tau Pak yang harus punya pacar kan kita masih muda nih kan Bapak udah tua juga"ucap Dito


"Nah itu dia karena saya udah tua saya harus punya pendamping dong"ucap Pak Yadi


"Iya juga sih "ucap Sela


"Ermm mending kita bicarakan ini lain kali aja soalnya bel masuk udah bunyi"ucap Raka


"Oh iya saya lupa ya udah kalau gitu kita semua balik ke kandang masing-masing"ucap Pak Yadi


"Kandang?"ucap Sela


"Eh kelas masuk nya"ucap Pak Yadi


"Ehhh nih aki-aki tua ya"ucap Dion


"Eh Apa kamu bilang"ucap Pak Yadi

__ADS_1


"Ehh nggak Pak becanda bro"ucap Dion


Bersambung...


__ADS_2