Pernikahan Rahasia Siswa

Pernikahan Rahasia Siswa
satu kelas


__ADS_3

Raka langsung masuk ke kelas Aruna membuat semua murid yang yang ada di sana melihatnya


Raka langsung pergi duduk di bangku yang ada samping Aruna


"Una"ucap Raka pelan


"Ya"ucap Aruna


"Lo marah sama gue?"ucap Raka


"Gue cuma mikir aja ternyata perubahan sikap lo ternyata ini alasannya"ucap Aruna


"Maafin gue karena gue nggak ngasih tau lo"ucap Raka


"Itu kan privasi lo jadi terserah lo"ucap Aruna


Raka langsung menggenggam kedua tangan Aruna lembut membuat yang ada di sana menggigit jarinya


"Una gue minta maaf sama lo karena nggak ngasih tau lo,, gue mau ngasih tau lo tapi gue nunggu waktu yang pas untuk jelasin semuanya ke elo"ucap Raka


Aruna tersenyum manis


"Iya nggak Apa-apa kok gue tau, gue juga nggak peduli itu kan masa lalu lo, setiap orang mempunyai masa lalu gue juga punya masa lalu makanya gue nggak mau urusin itu karena itu masa lalu lo dan sekarang gue masa depan lo"ucap Aruna sambil tersenyum manis


Raka tidak percaya Apa yang di katakan sama Aruna.Raka pikir Aruna akan marah besar kepadanya


"Jadi lo nggak marah sama gue?"ucap Raka pelan


Aruna langsung menggelengkan kepalanya


"Nggak"


Rasa tersenyum manis dan sekali pun juga lega karena istrinya itu memahami nya


Raka langsung mengusap pelan pucuk kepala Aruna membuat semua murid yang jomblo itu menangis


"Aa kenapa sih kalian harus bermesraan di sini"ucap Ical


"Iya nih mata gue ternodai"ucap Tita sambil menutup matanya sebelah dan sebelah nya lagi melihat Raka dan Aruna


"Aa pengen punya pacar"ucap Dado


"Dih bangun woi jangan tidur di siang bolong"ucap Haikal


"Siapa juga yang tidur lo nggak liat nih mata gue terbuka lebar"ucap Dado


"Emang yang mau sama lo siapa sih do nyai Kunti aja ogah banget pacaran sama lo Apa lagi manusia"ucap Ical sambil tertawa terbahak-bahak


Dan semua murid yang ada di kelas itu langsung tertawa


"Ternyata di kelas lo berisik juga ya"ucap Raka


"Ya gitu lah"ucap Aruna


Raka tersenyum dan menggelengkan kepalanya melihat satu kelas Aruna ternyata bobrok


"Ya udah sekarang lo balik gih ke kelas lo"ucap Aruna


"Ya udah gue ke kelas dulu ya"ucap Raka


Aruna langsung menganggukkan kepalanya dan Raka langsung pergi ke kelas nya


"Gimana Ka?"tanya Dion dan Dito


"Aman"ucap Raka

__ADS_1


"Hu... syukur deh kalau gitu"ucap Dion


Lalu Buk Megan masuk ke kelas bersama dengan siswi baru


Dion, Dito, dan Raka langsung terkejut melihat Sofi yang masuk ke kelas nya


"Nah anak-anak perkenalkan ini adalah Sofi siswi baru di sma Taruna Bangsa dan ia adalah murid baru di kelas ini"ucap Buk Megan


"Wah mati Sofi di kelas ini"ucap Dion


Karin tersenyum gembira saat melihat Raka terkejut bukan main


"Rin bensin sudah tumpah kita tinggal memercikan api nya saja"ucap Shasha gembira


"Permainan akan segera di mulai"ucap Karin


"Sofi silahkan duduk di bangku belakang"ucap Buk Megan


"Baik Bu"ucap Sofi


Sofi langsung duduk di bangku belakang ia melihat Raka dan Kevin secara bergantian


Pada saat jam istirahat tiba Karin yang ingin pergi ke kantin sekolah tersenyum ketika melihat Aruna dan teman-temannya juga ingin ke kantin


Karin tersenyum dan pergi di depan Aruna


"Hai Aruna oh ya lo udah ketemu belum sama Sofi"ucap Karin


"Nggak"ucap Aruna datar


"Oh ya bdw Sofi satu kelas sama gue jadi itu artinya Sofi juga satu kelas sama Raka


haduh Sha lo liat nggak tadi Sofi tuh terus liat Raka loh terus Raka juga kayak nya tatapan nya ke Sofi tuh dalam banget"ucap Karin


"Ya iyalah secara mereka kan saling mencintai"ucap Shasha


"Oh ya lo liat itu dia adalah Sofi mantan tersayang Raka"ucap Karin


"Sorry ya kak kalau kakak ke sini cuma mau ngomporin gue maaf gue nggak kemakan,gue tau kok dia adalah mantan kak Raka terus kenapa gue nggak urus karena dia adalah masa lalu kak Raka dan gue masa kini dan masa depan kak Raka ngerti"ucap Aruna sambil berjalan meninggalkan Karin dan sahabatnya itu


"Dasar tuh cewek masih aja sogong awas aja ya lo"ucap Karin


"Nggak Apa-apa mari kita lihat seberapa kuat tuh cewek bisa nahan"ucap Shasha


"Iya Rin tenang aja tugas kita cuma terus menyalakan api nya saja"ucap Amel


"Udah lah ayo kita pergi ke kantin"ucap Karin


"Iya lapar gue"ucap Shasha


Lalu mereka bertiga langsung pergi ke kantin


Di kantin Aruna dan sahabatnya itu langsung makan dan Raka beserta kedua kecebong nya itu juga ikut


"Katanya mantan kamu satu kelas ya sama kamu?"ucap Aruna


"Iya tapi gue nggak urus"ucap Raka datar


"Oh"ucap Aruna


Sepulang sekolah Aruna langsung duduk terdiam sejenak


Dia berpikir bagaimana jika Raka nantinya lebih memilih Sofi dari pada dirinya


"Gue kayaknya nggak akan lama lagi deh jadi janda"ucap Aruna

__ADS_1


"Tapi Kenapa ya di saat orang membicarakan tentang masa lalu kak Raka dan Sofi hati gue kok rasanya perih Apa jangan-jangan gue suka lagi sama kak Raka"ucap Aruna


"Gue udah lama satu rumah sama kak Raka bagaimana nantinya kalau kak Raka nggak ada ya"


"Gimana jadinya gue,,tapi gue harus tau diri juga pernikahan gue sama kak Raka itu di mulai dari pemaksaan bukan karena adanya cinta"


Aruna terus berpikiran yang nggak-nggak tiba-tiba air matanya menetes begitu saja


Aruna tidak tahu Kenapa air matanya keluar rasanya ia ingin menangis di saat memikirkan nasibnya nanti tanpa Raka


Aruna mendengar suara orang yang sedang berjalan menuju ke kamar nya


Ia tahu bahwa itu pasti Raka ia langsung berbaring dan berpura-pura tidur


Raka melihat Aruna yang sedang tertidur dengan pulas


Ia langsung berjalan dan membaringkan tubuhnya di atas ranjang


"Tidur yang nyenyak ya"ucap Raka lalu ia tertidur


Aruna membuka matanya dan menetapkan air matanya


Di pagi hari seperti biasa Aruna dan Raka langsung berjalan bersama di koridor sekolah


Aruna tidak berbicara sedikit pun


Raka langsung memegangi jidat istrinya mengecek keadaan suhu tubuh nya


"Kenapa?"tanya Aruna


"Lo sakit"ucap Raka


"Nggak,, emangnya Kenapa?"tanya Aruna


"Nggak ada gue cuma mau ngecek doang soalnya lo nggak bicara dari rumah sampai ke sekolah nggak ngomong gue kira lo sakit"ucap Raka


"Nggak kok gue lagi malas aja"ucap Aruna


"Emang ya cewek kayak gitu nggak tau mau nya Apa"ucap Raka


"Biarin"ucap Aruna memanyunkan bibirnya sedikit


"Ya udah masuk sana"ucap Raka pada saat mereka sudah sampai di depan kelas Aruna


Aruna menganggukkan kepalanya pelan


"Nanti kita makan batagor ya gue pengen makan batagor sama lo"ucap Raka


"Iya"ucap Aruna


Raka langsung mengecup kening Aruna membuat Aruna tersenyum manis


"Lo Apa-apaan sih Nyium-nyium gue"ucap Aruna


"Ya nggak Apa-apa lah,,gue mau cium bibir lo dong"ucap Raka menggoda Aruna


Aruna langsung terkejut dan memukul lengan Raka


"Apaan sih"ucap Aruna


Raka tersenyum manis


"Ya udah kalau gitu gue masuk dulu ya"ucap Aruna


"Iya"ucap Raka

__ADS_1


Pada saat Raka sudah melihat Aruna masuk ke kelas ia pun langsung pergi ke kelas nya


Bersambung...


__ADS_2