Pernikahan Rahasia Siswa

Pernikahan Rahasia Siswa
dihina


__ADS_3

Aruna dan Raka kini sudah ada di sekolah


"Ingat ya lo nggak boleh deket sama Kevin"ucap Raka


"Iya,,iya"ucap Aruna yang langsung pergi meninggalkan Raka


Di sepanjang perjalanan Aruna berpikir bahwa dia harus menjauh dari Kevin bukan karena apa-apa tapi karena Aruna tidak mau


Raka merasa tidak di hargai menjadi seorang suami dan Aruna juga ingin menjadi seorang istri yang baik


"Unaaa,,,"teriak Novi dan Sela


"Ehh kalian gimana nih acaranya nanti udah siap Kan?"tanya Aruna


"Udah dong na gue udah siap banget"ucap Novi percaya diri


"Ya udah kita langsung ke panggung aja yuk acaranya bentar lagi kan"ucap Aruna


"Iya ya udah yuk"


***


Pada saat di depan panggung semua siswa-siswi telah duduk untuk melihat penampilan sanggar seni


Aruna dan Sela sangat menikmati semua pertunjukan nya


"Seru banget yah"ucap Aruna


"Iya Una tapi ini tu lebih seru sih dari pada yang kemarin-kemarin"ucap Sela


"Oh ya?"


"Iya"


Pada saat Aruna dan Sela sedang menikmati pertunjukan Kevin tiba-tiba datang dan langsung duduk di samping Aruna


Membuat Aruna dan Sela terkejut


"Gimana caranya bagus Nggak?"tanya Kevin


"Bagus kok kak"ucap Aruna


Aruna berpikir ingin langsung pergi dari tempat itu tapi ia tidak tahu harus dengan cara apa dia bisa pergi


Sepanjang acara berlangsung selama itu pula Kevin berada di dekat Aruna membuat Aruna merasa tidak nyaman


Kini acara telah selesai Aruna, Sela dan n6ovi ingin langsung pulang


"Gimana guys tadi gue keren Kan?"tanya Novi


"Keren banget Nov lo memang the best"ucap Aruna sambil menaikkan dua jempol nya


Pada saat mereka bertiga sedang berjalan santai tiba-tiba Kevin kembali datang


"Hai guys"ucap Kevin


"Hai kak"ucap mereka bertiga kebingungan


"Oh ya kalian mau pulang kan bareng gue aja"ucap Kevin


"Nggak kok kak gue bawa mobil"ucap Novi

__ADS_1


"Oh,, kalau lo Una lo pulang sama Siapa?"tanya Kevin


"Ermm itu kak..."belum selesai ucapan Aruna tiba-tiba trio kudanil datang


"Wait,,, wait,,,"ucap Dion


"Ada Apa ini?"ucap Dito


"Lo nggak liat apa kita tuh mau pulang"ucap Novi


Kevin memutar bola matanya saat dia melihat Raka beserta kedua pengawalnya


"Una ayo kita pergi"ucap Kevin sambil menarik tangan arun6a


Raka memanas pada saat tangan istrinya di tarik oleh musuhnya


"Woi jangan lo sentuh Una ya"ucap Raka emosi


Semua yang ada di sana langsung menganga lebar terlebih lagi Aruna


"Apa yang di lakukan anak ini"ucap Aruna dalam hati sambil menepuk jidatnya


"Gue peringati lo untuk jangan dekati Una lagi"ucap Raka yang langsung menarik tangan Aruna pergi


Sedangkan yang ada di sana terus menganga melihat tingkah Raka


"Wah buset kayak tuh anak diam-diam nikung kita nih"ucap Dion menggelengkan kepalanya


"Betul juga"ucap Dito


"Lo ngerasa nggak sih Una punya hubungan sama kak Raka"ucap Novi masih melihat punggung Aruna dan Raka


"Apa jangan-jangan Raka dan Aruna berpacaran"ucap Kevin di dalam hatinya


"Gue nggak boleh kayak gini,gue akan rebut Aruna dari lo Raka liat aja lo bakal liat Aruna berada di pelukan gue dan gue akan menang dari lo"ucap Kevin dalam hati dan langsung pergi karena saat ini amarahnya sedang memuncak


"Ka lo kenapa sih tarik-tarik tangan gue kayak gitu"ucap Aruna memberontak


"Diem"teriak Raka,, Aruna langsung terkejut dan langsung terdiam air matanya menetes seketika


Raka langsung menancapkan gas nya untuk pulang ke apartemen dengan kecepatan tinggi


Membuat Aruna ketakutan tapi dia tidak bisa berbicara


Sesampainya di apartemen Raka langsung mengunci pintu dan melepaskan tangan Aruna dengan kasar


"Lo kenapa sih ka kayak gini"ucap Aruna


"Harus nya gue yang nanya ke lo kenapa lo mau aja sih dekat-dekat sama Kevin"


"Kan gue udah kasih tau sama lo jauhi Kevin dia itu orangnya nggak baik Una tapi lo susah untuk di kasih tau"ucap Raka


"Gue udah coba untuk menjauh dari kak Kevin tapi dia yang terus-terusan ngejar"ucap Aruna


"Allah alasan"ucap Raka emosi


"Jadi lo nggak mau percaya sama gue gitu lo boleh kok kasih tau Novi dan Sela mereka berdua yang liat sendiri"ucap Aruna


"Nggak usah banyak ngomong gitu ya kalau orang kampung mau di apain juga tetap kampungan sana sini mau aja"ucap Raka


Aruna langsung terdiam dan emosinya memuncak

__ADS_1


"Ka lo boleh ngatain gue orang kampungan ya gue memang kampungan tapi gue bukan perempuan yang bisa nemplok sana sini sama cowok,, gue punya hati asal lo tau itu"ucap Aruna emosi dan menangis dia langsung masuk ke kamar


Dan menutup pintu kamar dengan emosi sampai-sampai Raka terkejut


"Apa gue salah ngomong ya"ucap Raka


"Una nggak angkat telepon nya lagi"ucap Novi


"Yah terus gimana dong gue pengen denger langsung dari mulut Una langsung"ucap Sela


"Iya nih gue harus minta pertanggung jawaban dari Raka dan Aruna bisa-bisanya mereka selingkuh di depan gue"ucap Dion


"Dih preet"ucap Novi


Novi, Sela, Dion, beserta Dito berada di cafe dia ingin meminta penjelasan dari Raka dan Aruna


"Kayaknya lo harus telpon Raka deh to"ucap Dion


"Kenapa bukan lo aja yang nelpon"ucap Dito


"Hehe pulsa gue habis"ucap Dion sambil cengengesan dan menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal


"Eee dasar demit kampret"ucap Dito


Yang kini mengambil handphone nya dan langsung menekan nomor Raka


"Halo ka lo di Mana"ucap Dito


"Ada Apa?"tanya Raka dari seberang telepon


"Kita semua ada di cafe lo kesini sekarang"ucap Dito


"Gue nggak bisa pergi ada urusan penting kalau mau ngomong besok aja"sambungan telpon pun langsung terputus


"Ehh kampret lo"ucap Dito


"Kenapa?"tanya Dion


"Dia nggak bisa datang"ucap Dito


"Yah masa harus nunggu besok sih"ucap Novi


"Ya mau gimana lagi"ucap Dito


***


Di apartemen Raka sedang pusing karena Aruna dari tadi tidak membuka pintu kamar bahkan dari tadi siang dia tidak pernah makan


Raka khawatir dengan keadaan Aruna dia sangat menyesal karena telah menghina Aruna


"Argh,, kenapa gue bego banget sih"ucap Raka


"Una maafin gue"ucap Raka tapi tidak ada jawaban dari Aruna


Di dalam kamar Aruna tengah menangis di sudut ruangan dia menyembunyikan wajahnya yang penuh dengan air mata


Dia tidak menyangka Raka akan menghinanya seperti itu dan serendah itu


Dia pikir Raka akan menjaganya tapi apa ini Raka bahkan menghinanya dan mengatainya


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2