
Raka dan Aruna keluar dari UKS mereka bertemu dengan Dion,Dito,Novi,dan Sela
"Loh kak Dion Kenapa kok di bantu jalan kayak gitu"ucap Aruna
"Iya ini karena noh bocah itu saking marahnya Dion pun juga jadi sasaran tangan nya"ucap Dito
Aruna langsung melihat ke arah Raka begitu pula dengan Raka yang melihat Aruna balik
"Lagi pula ngapain nih anak ada di depan gue,gue kan nggak ada rem nya"ucap Raka
"Kalau udah salah Kenapa harus salahin orang sih niat kak Dion kan baik mau pisahin kalian berdua"ucap Aruna
Raka terdiam
"Kakak harus tanggung jawab urusin tuh kak Dion"ucap Aruna datar
"Iya iya"ucap Raka
"Sekarang kita masuk ke UKS gue mau ngomong"ucap Novi
Lalu mereka semua masuk ke dalam UKS
Lalu membaringkan tubuh Dion
"Nih minum obatnya"ucap Raka datar sambil menyodorkan obat dan air minum
Dion langsung meminum obat itu
"Gimana kak udah enakan kan"ucap Aruna
"Iya burung nya udah nggak ada di kepala gue lagi tapi burung nya pindah di kepala Dito"ucap Dion sambil menunjuk kepala Dito
"kampret lu"ucap Dito kesal dengan tingkah Dion
"Awas To nanti pala lo di berakin burung"ucap Dion
"Otak lu di berakin"sahut Dito kesal
Yang lainnya tertawa
"Oh ya Una lo sama kak Raka ada hubungan Apa sih?"tanya Novi
"Ha betul tuh kalian tuh sebenernya ada hubungan Apa"ucap Dito
Aruna dan Raka saling menatap satu sama lain
"Gue sama Una pacaran"Ucap Raka datar
Aruna terkejut mendengar perkataan dari Raka
"Apa..."ucap mereka semua
"Apa..."ucap Dion sambil berbaring tapi mengangkat kepalanya
"Lambat lo"ucap Dito melap kasar wajah Dion sampai kepalanya kembali ke matras
"Ka lo bener?"tanya Novi tidak percaya
"Iya"ucap Raka datar
"Udah berapa lama?"tanya Sela
"Satu minggu yang lalu"ucap Raka datar
__ADS_1
Novi dan Sela langsung menatap wajah Aruna dengan tatapan yang mematikan.Aruna hanya cengengesan
"Una kenapa lo nggak ngasih tau ke kita"ucap Novi
"Iya maaf"ucap Aruna sambil tersenyum kaku
"Kenapa lo nggak ngasih tau ke kita sih"ucap Sela
"Ya masalahnya gue juga nggak mau kalau hubungan gue sama kak Raka itu di ketahui oleh banyak orang tapi sekarang semuanya udah tau"ucap Aruna
"Iya tapi kan kita ini sahabat lo kita tuh berhak tau kalau lo itu udah punya pacar"ucap Novi
"Iya gue minta maaf sama kalian"ucap Aruna
"Iya di maafin tapi lain kali harus kasih tau ke kita berdua, oke"ucap Sela
"Iya"ucap Aruna
"Aduh Ka lo bener-bener ya nikung gue lo malah pacaran sama adek Aruna"ucap Dion
"Diem lo"ucap Raka
(PERHATIAN UNTUK RAKA DAN KEVIN KE RUANG GURU SEKARANG)
Pengumuman dari ruang guru
"Gue udah duga pasti gue nanti di panggil"ucap Raka sambil menatap Aruna
"Gue ke ruang guru dulu"ucap Raka
"kendalikan emosi kakak"ucap Aruna
Raka langsung menganggukkan kepalanya dan langsung pergi ke ruang guru
"Ya udah yuk"ucap Novi
"Lah gue?"tanya Dito
"Kakak jagain kak Dion aja di sini"ucap Aruna
"Oke kalau gitu gue tidur aja di sini bagus lo Yon lain kali suruh aja tuh si Raka tonjok lo lagi supaya gue bisa tidur"ucap Dito seenak jidatnya
"Dasar lu anak tai"ucap Dion
Lalu Aruna dan kedua sahabatnya itu langsung pergi ke kelas
***
Sesampainya di kelas Aruna di tatap oleh satu kelasnya
"Wah Una lo beruntung banget bisa pacaran sama kak Raka,gue pengen juga"ucap Tita
"Masalahnya cowok tuh ada yang suka sama lo nggak"ucap Haikal
"Eh kodok lo pikir nggak ada cowok yang mau sama gue Apa"ucap Tita
"Emang siapa juga yang suka sama lu Siapa?"tanya Ical
"Ada kok buktinya gue suka sama Tita"ucap Dado yang membuat satu kelas menggelegar
"Whahah heh tuh Dado suka sama lu"ucap Haikal sambil tertawa terbahak-bahak
"Diem lo,eh panda dasar lo ya"ucap Tita emosi
__ADS_1
"Loh kenapa gue kan serius"ucap Dado
"Diem lo"ucap Tita emosi
Bruak,,,
Suara pukulan meja yang membuat satu kelas itu langsung terdiam dan beralih ke sumber suara itu
Yang di buat oleh Karin di depan Aruna
"Heh perempuan gatal"ucap Karin
"Jangan sok cantik ya lo, lo nggak tahu kan dia ini siapa?dia ini adalah Karin cewek yang di kagumi oleh semua laki-laki di sekolah ini tau lo"ucap Shasha
"Kak ini ada Apaan sih gue nggak tahu kalian terus kalian datang-datang terus ngatain gue"ucap Aruna
"Heh lo belum kenal gue jadi lo nggak usah sok cantik atau lo akan berhadapan sama gue"ucap Karin
"Heh kak Una tuh nggak sok cantik ya kalau memang dia cantik ya bisa aja orang di sini tuh tau juga kok kalau Una itu cantik"ucap Novi
"Heh adek kelas lo nggak usah ikut campur ya"ucap Shasha
"Terus kakak ngapain juga ikut campur Ha? asal kalian tau aja ya kita tuh nggak takut sama kalian"ucap Novi
"Heh suka-suka gue dong mau ikut campur atau nggak itu urusan gue"ucap Shasha
"Itu juga urusan gue mau Apa lo"ucap Novi emosi
"Dasar ya lo"ucap Shasha dia ingin menampar pipi Novi tapi tali sepatunya terbuka ia menginjaknya dan langsung terjatuh
Semua siswa yang ada di sana langsung tertawa
"Lain kali mau jalan liat dulu ya kak jangan sampai malu sendiri lo"ucap Novi
"Dasar ya lo,gue kasih peringatan sama lo ya jangan sok cantik di sekolah ini dan jauhin Raka kalau nggak lo akan berhadapan sama gue"ucap Karin
Lalu mereka bertiga langsung pergi
"Huhh bilang aja lo sirik karena ada yang jauh lebih cantik dari pada lu"teriak Novi
"Siapa sih dia?"tanya Aruna
"Ya seperti mereka bilang kalau dia itu cewek populer di sekolah ini tapi dia nggak bisa liat perempuan yang lebih cantik dari dia"ucap Novi
"Iya dia merasa tersaingi dan terlebih lagi dia nggak mau kalau ada yang deketin kak Raka atau kak Kevin"ucap Sela
"Kenapa kayak gitu?"tanya Aruna
"Ya biasa lah orang nggak mau di saingin tapi kak Raka sama kak Kevin nggak suka sama dia"ucap Novi
"Wah Nov lo tuh berani banget ya"ucap Tita
"Iya Nov lo keren"ucap Ical sambil menaikkan ke dua jempol nya
"Tapi kalau mereka itu bahaya mendingan kita menghindar aja gue nggak mau hanya karena gara-gara gue kalian semua bisa celaka"ucap Aruna
"Una lo tenang aja ya kita itu akan selalu ada buat lo,kita nggak akan ninggalin lo,kita akan bantu lo ya Nggak Sel"ucap Novi
"Iya bener banget tuh"ucap Sela
"Makasih ya guys kalian mau bantuin gue"ucap Aruna
Lalu mereka bertiga langsung berpelukan
__ADS_1
Bersambung...