Pernikahan Rahasia Siswa

Pernikahan Rahasia Siswa
First kiss pertama


__ADS_3

"Guys gue pulang duluan ya"ucap Aruna


"Oke!kita juga udah mau pulang nih"ucap Novi


"Woi kita ikut dong"ucap Dion


"Dih kagak ada"ucap Novi


"pelit banget sih lo"ucap Dito


"Biarin"ucap Novi


"Dek Sela aa Dito ikut ya"ucap Dito


"Nggak ah nanti kakak rusuh"ucap Sela


"Ya ampun dek Sela memang dek Sela tega Apa liat aa Dito jalan kaki"ucap Dito


"Biarin aja sekali-kali kakak tuh olahraga"ucap Sela


"Yuk Nov kita pulang aja"ucap Sela


"Yuk"ucap Novi


Novi dan Sela langsung masuk ke dalam mobil lalu melambaikan tangannya


"Bay Una"ucap Sela dan Novi secara bersamaan


"Bay"ucap Aruna yang membalas lambaian tangan sahabat nya itu


"Yah nggak berhasil Yon"ucap Dito lesu


"Gue memang enggak mengharapkan lo bisa luluhin hati tuh cewek"ucap Dion


"Dasar tuyul"ucap Dito emosi


"Ka kita ikut kalian ya"ucap Dion


"Nggak"ucap Raka datar


"Yah plis lah ka"ucap Dito


"Nggak"


"Una bolehin kita ikut bareng kalian berdua ya"ucap Dion


"Kalau gue terserah kak Raka aja sih"ucap Aruna


Raka tersenyum miring


"Udah ayo kita pulang"ucap Raka


Aruna langsung menganggukkan kepalanya


"Ka ayo lah"ucap Dito


"Kalian berdua naik taksi aja"ucap Raka


"nggak ada duit"ucap Dion


Lalu Raka mengambil dompet dari saku celananya lalu memberikan uang tiga ratus ribu kepada Dion dan Dito


Lalu Raka masuk ke dalam mobil dan langsung menancapkan gas


"Kenapa lo nggak izinin aja kak Dion sama kak Dito ikut kita?"tanya Aruna


"Malas gue mereka berdua ribut"ucap Raka datar


"Gue mau kita berdua aja kalau ada mereka jadi pengganggu"ucap Raka lagi


Aruna langsung membulatkan matanya lalu menatap ke arah Raka

__ADS_1


"Maksud lo?"tanya Aruna


"Gue pengen berduaan sama lo"ucap Raka


Tanpa di sadari sebuah senyuman terbit di wajah Aruna


***


Sesampainya di apartemen Aruna langsung membereskan tubuhnya lalu bergantian dengan Raka


Setelah Aruna sudah selesai ia langsung ke dapur untuk memasak


Aruna terkejut pada saat Raka berada di sampingnya


"Ka lo bikin gue kaget aja sih"ucap Aruna


"Lo bisa masak sejak kapan?"tanya Raka


"Udah lama sih, kalau ibu masak gue selalu bantuin jadi sekalian gue belajar masak juga.Emang Kenapa?tanya Aruna


"Nggak Apa-apa gue cuma mau tau aja"ucap Raka


"Oh"ucap Aruna


"Udah?"tanya Raka


"Iya nih,yuk kita makan"jawab Aruna


"Cepat banget"


"Iya dong siapa dulu Una gitu loh"ucap Aruna membanggakan diri


"Istrinya siapa dulu? Istri Raka lah"ucap Raka


Aruna langsung menatap wajah Raka begitu pula dengan Raka


Raka baru tersadar Apa yang ia ucapkan tadi


"Ehhemm"Dehem Raka mencairkan suasana


Raka menganggukkan kepalanya


Lalu mereka berdua langsung makan.


Dan sesudah makan Una langsung membereskan sisa makanan lalu mencuci semua piring kotor


Setelah itu Aruna langsung melangkahkan kakinya menuju kamar


Pas di depan pintu ia tidak sengaja bertabrakan dengan Raka


"Maaf Ka gue mau lewat"ucap Aruna


"Lo mau lewat atau sengaja biar bisa bertabrakan dengan gue"ucap Raka


"Kakak ngomong apa sih"Ucap Aruna


Lalu melangkahkan kakinya masuk ke kamar tapi Raka langsung menarik tangan Aruna


Sehingga Aruna memutarkan badannya dan tidak sengaja kedua bibir mereka bersentuhan


Aruna langsung membulatkan matanya dan memundurkan sedikit wajah nya ia memegang bibir nya yang sudah menempel di bibir Raka


Aruna menatap wajah Raka


"Itu kan yang lo mau"ucap Raka sambil tersenyum


"Ihh kak Raka lo udah ngambil first kiss pertama gue"ucap Aruna emosi


Aruna langsung mengambil barang-barang yang ada di dekatnya dan melemparnya ke Raka


"Woi Una lo Apa-apaan sih"ucap Raka sambil menangkap semua barang yang di lemparkan oleh Aruna

__ADS_1


"Lo yang Apa-apaan berani nya lo"ucap Aruna sambil terus melemparkan benda ke Raka


"Una kalau gue mati karena lo lemparin gue benda-benda kayak gini, Gimana lo akan kehilangan suami lo yang ganteng ini"ucap Raka


Aruna langsung berhenti melemparkan benda itu ke Raka


"Biarin"ucap Aruna kesal


Lalu ia masuk ke toilet dengan wajah kesal


Raka yang melihat Aruna memanyunkan bibirnya sedikit tersenyum manis


"Una lucu banget sih kayak gitu"ucap Raka tersenyum manis


***


"Huh malam yang sungguh sunyi ya"ucap Dion sambil menatap ke arah langit yang sudah gelap


"Iya"ucap Dito sambil menaikkan kedua tangannya di dagunya dan juga menatap ke arah langit


"Raka udah punya pacar lah kapan ya"ucap Dion


"Iya masa kita jomblo mulu sih"


"Gimana kalau kita cari di internet cara supaya nggak jadi jomblo lagi"ucap Dion


"Nah bagus tuh ide cemerlang"ucap Dito menaikkan tangan telunjuk nya


Lalu mengambil handphone nya dan langsung mencari di internet kata yang tadi Dion kasih tau


Novi dan Sela yang dari tadi mendengar perkataan dari kedua bekicut itu langsung tertawa terbahak-bahak


Membuat Dion dan Dito terkejut


"Woi ngapain kalian di situ"ucap Dion


"Haduh ternyata ada orang yang udah nggak betah jadi jomblo nih ye,tapi sayang nggak ada yang mau sama mereka"ucap Novi tertawa terbahak-bahak


"Woi curut lo sama aja ya"ucap Dion emosi


"Ya nggak sama lah kita mah jomblo hepi lah kalian berdua jomblo sengsara"ucap Novi


"Pengen gue cobek tuh mulut"ucap Dion


"Ngapain kalian di sini?oh atau jangan-jangan kalian berdua ngikutin gue sama Dito ya ngaku lo"tuduh Dion


"Dih ogah banget kita berdua ngikutin lo"ucap Novi


"Terus kalian ngapain ke sini"ucap Dito


"Ya kita ke sini ya karena kita mau ngopi nongkrong juga dan cafe ini itu memang langganan kita berdua"ucap Sela


"Bener tuh, yang harus di tanya itu kalian kenapa ada di sini"ucap Sela


"Ya kebetulan aja lewat trus mampir deh"ucap Dito


"Kalian berdua yang ngikutin gue sama Novi ya?"tuduh Sela


"Eh kecebong kalau kita ngikutin kalian ngapain kita berdua di sini merenung, menatap langit, meratapi kesedihan, meratapi nasib, kapan kita berdua nih bertemu dengan jodoh kita masing-masing"ucap Dion


"Ya ampun kak kalau kalian mau di sukai oleh wanita banyak kalian tuh harus ubah diri kalian"ucap Sela


"Ubah diri kayak gimana?"tanya Dito serius


"ya kalian harus ubah cara berpakaian kalian lah, ubah sifat kalian lah,cara ngomongnya juga berarti lah pokoknya tapi harus di inginkan perempuan yang kita cintai itu"ucap Novi


"Masa?"ucap Dito


"Yee udah di kasih tau juga nanti masih aja di bilang bohong udah ah yuk kita balik Sel"ucap Novi


"Ya udah yuk sempek gue"ucap Novi sambil memasuki mobil bersamaan dengan Sela

__ADS_1


Setelah mereka masuk ke dalam mobil,Novi langsung menancapkan gas nya pergi


Bersambung...


__ADS_2