
Kini Aruna sudah menyiapkan semuanya dengan sangat matang
Dia juga sudah sangat rapi
Aruna terlihat sangat cantik dengan mengenakan mini dress yang panjang nya sampai lutut yang berwarna biru tua
Dengan gaya rambut di kepang samping dia malam ini sangat memukau
"Duh Mas Raka Mana ya udah mulai gelap nih masa iya sih belum sampai apartemen juga"ucap Aruna
"Tungguin aja lah"ucap Aruna
***
Lalu Sofi menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Raka
"Dan sekarang tiup lilin nya tapi sebelum itu kamu berdoa dulu"ucap Sofi
Raka langsung berdoa dan meniup lilin nya
"Yey sekarang potong kue nya"ucap Sofi
Raka langsung memotong kue nya
Lalu mereka memakan kue itu bersama sambil bercerita
Hingga malam pun tiba Aruna kini telah menunggu kehadiran Raka
Tapi Raka tak kunjung datang
"Mas Raka Mana ya,atau aku telpon aja kali ya"ucap Aruna yang langsung menelpon Raka
Tapi handphone Raka tidak aktif
"Kok nggak aktif ya"ucap Aruna
"Tunggu lagi aja deh"ucap Aruna
Kini Raka dan Sofi pun sudah sampai di kediaman Sofi
"Makasih ya Ka karena kamu mau anterin aku pulang dan kamu juga mau luangin waktu kamu untuk aku"ucap Sofi
"Iya,,gue juga mau berterima kasih sama lo karena lo mau ngerayain ultah gue"ucap Raka
"Iya, sama-sama!oh ya kamu nggak mau masuk dulu"ucap Sofi
"Nggak usah, gue mau ke apartemen Dion"ucap Raka
"Oh oke"ucap Sofi
"Ya udah kalau gitu gue pergi dulu"ucap Raka
"Iya hati-hati ya"ucap Sofi
Raka langsung menancapkan gas nya menuju ke apartemen Dion
Kini Raka sudah sampai di apartemen Dion ia telah membawa makanan untuk ke dua monyet rakus itu
"Widih sini ini nih yang gue tunggu-tunggu dari tadi"ucap Dito
"Lain kali kalau mau pergi beli sana"ucap Raka datar
"Hehehe iya Ka kan sekalian juga lo mau kesini jadi ya udah barengan aja"ucap Dito sambil makan martabak manis
__ADS_1
"Iya lo tuh harus nya bertamu ke apartemen gue memang harus bawa buah tangan dong"ucap Dion sambil makan
Raka langsung melemparkan bantal kepada dion
Dion dan Dito hanya tertawa
"Oh ya Ka gimana acara lo bareng Una seru ya"ucap Dion
"Ya iyalah seru kan bareng pacar"ucap Dito
Raka langsung membulatkan matanya terkejut mendengar perkataan dari Dion dan Dito
"Astaga Una gue lupa"ucap Raka sambil menepuk jidatnya
"Bagaimana mungkin lo lupa, terus lo dari Mana?"tanya Dion heran
"Iya aneh lo"ucap Dito
"Gue pergi ke taman yang biasa gue kunjungi bareng Sofi"ucap Raka pelan
"Ha? bareng Sofi?"ucap Dion dan Dito terkejut
"Iya"ucap Raka pelan
"Gila lo Ka"ucap Dion
Lalu ada notif dari handphone Dion dan Dito
Dion membuka nya dan bertapa terkejutnya dia ketika melihat postingan dari Sofi yang di Mana menampilkan foto Sofi dan Raka yang sedang tersenyum bahagia
"Gila nih cewek"ucap Dion kesal
"Ada Apa Yon"ucap Raka
Dion langsung memperlihatkan foto Raka dengan Sofi kepada Raka
"Ka Una tuh cinta sama lo,dia tuh tulus sama lo,lo bayangin dong bagaimana perasaan dia pada saat liat postingan ini"ucap Dion emosi
"Iya Ka Una pasti bakalan hancur,baru juga hubungan kalian baik-baik aja nih anak udah nggak bisa di percaya bro"ucap Dito
"Dia mau hancurin hubungan lo sama Una karena itu yang dia inginkan kan mikir men"ucap Dion
Lalu Raka langsung berlari menuju ke apartemen nya untuk mencari Aruna
Jam sudah menunjukan pukul 00.10 dan Aruna masih senantiasa menunggu kehadiran Raka
"Duhh Mas Raka di Mana sih udah larut juga"ucap Aruna emosi
Tiba-tiba hujan datang dengan derasnya
"Loh kok hujan sih tadi kan baik-baik aja"ucap Aruna
Lalu ia langsung mengangkat kue nya dan berteduh di bawah tenda
Ia berharap Raka bisa datang secepatnya lalu ia melihat handphone nya dan melihat postingan dari Sofi
Betapa terkejutnya Aruna melihat suaminya sedang berfoto dengan mantan nya dengan gembira
Aruna langsung menjatuhkan kue yang ada di tangan nya itu lalu ia langsung terjatuh
Bersamaan dengan air matanya yang mengalir deras
"Pantesan dari tadi aku nungguin kamu tapi kamu nggak datang-datang juga ternyata kamu pergi perempuan lain"ucap Aruna sambil menangis dan memegang dadanya yang terasa perih
__ADS_1
"Mau sampai Apa pun aku nungguin kamu,kamu nggak bakalan datang"ucap Aruna
"Kehadiran aku nggak ada artinya di kehidupan kamu"ucap Aruna
Lalu ia berdiri dan langsung pergi dengan keadaan yang sudah tidak stabil
***
Kini Raka sudah sampai di apartemen dengan berlari ia mencari keberadaan Aruna
"Una...Una"ucap Raka panik
Lalu ia pergi ke kamar nya ia melihat ada sebuah jas yang sudah di sediakan Aruna untuk nya
Lalu ada sebuah kertas yang di Mana terdapat lokasi yang di tujukan nya
ia langsung pergi ke lokasi itu dengan, sangat cepat karena malam pun kini sudah semakin larut dan di sertai dengan hujan yang begitu deras
Sesampainya ia di sana Raka langsung melihat betapa indahnya kejutan yang di buat Aruna untuk dirinya
Raka langsung berlari menuju meja yang telah di siapkan Aruna
Raka tidak melihat Aruna lalu matanya tertuju pada sebuah kue yang sudah hancur dan Raka sudah memastikan bahwa kue itu hancur karena terjatuh
"Di mana kamu Una"ucap Raka mulai gelisah
Lalu ia kembali berlari ke motor nya dan kembali ke apartemen nya untuk melihat Aruna
Sesampainya di apartemen Raka terus mencari Aruna
"Una... Kamu di Mana"ucap Raka
Lalu Raka masuk ke kamar dan membuka pintu lemari pakaian ia sudah tidak melihat pakaian Aruna yang tergantung
"Nggak Una kamu nggak boleh pergi"ucap Raka sambil menangis
"Argh ini semua salah gue"ucap Raka sambil menjambak rambutnya
"Argh gue nggak pantas di cintai...,gue udah bikin Una sakit hati"teriak Raka
"Una maafin aku, jangan pergi Una aku cinta sama kamu,aku sayang sama kamu,aku nggak mau sampai kehilangan kamu Una"ucap Raka
Lalu ia membuka handphone nya ia melihat ada beberapa panggilan tak terjawab dari Aruna
Lalu ia langsung menelpon Sofi dengan perasaan yang penuh dengan amarah
"Halo Ada Apa Ka"ucap Sofi dari seberang telepon
"Hapus postingan kamu sekarang"ucap Raka
"Loh Kenapa itu harus di abadikan loh jarang kan kamu mau berfoto sama aku"ucap Sofi
"Kalau gue bilang hapus ya hapus"teriak Raka
"Loh Ka kamu Kenapa"
"Gue nyesel tau nggak nurutin semua kemauan lo ternyata ini rencana lo,lo mau hancurin hubungan gue sama Una!iya"ucap Raka emosi
"Maksud aku nggak kayak gitu Ka"ucap Sofi
"Hapus nggak kalau lo nggak hapus foto itu dari handphone lo jangan harap lo bisa ngomong lagi sama gue "ancam Raka
"Tapi Ka"ucap Sofi
__ADS_1
"Hapus bangsat"teriak Raka emosi lalu mematikan sambungan teleponnya dan memblokir nomor Sofi
Bersambung...