
Setelah selesai Raka dan Ferdi langsung pergi ke meja makan dan pastinya membawa masakan mereka
"Nah silahkan"ucap Ferdi sambil meletakkan sepiring nasi goreng itu ke hadapan Maya dan Aruna
"Wah cantik banget"ucap Aruna kagum
"Iya dong siapa dulu"ucap Raka
"Ermm kalau di cium baunya enak sih"ucap Maya
"Oh jelas lah masakan Papa"ucap Ferdi
"Masakan Raka juga Pa"ucap Raka
"Oh iya masakan Papa bareng Raka"ucap Ferdi sambil menepuk jidatnya
"Ya udah kalau gitu kita cobain yuk Una"ucap Maya
"Iya Una udah nggak sabar pengen nyobain"ucap Aruna
Lalu Maya dan Aruna langsung memakannya
Aruna dan Maya langsung membulatkan matanya dan berhenti mengunyah
"Gimana enak kan Papa bilang juga Apa Papa tuh bisa masak"ucap Ferdi bangga
"Iya pakai sok-sok an segala lagi uji kita"ucap Raka
Aruna dan Maya saling bertatapan lalu menelan nasi goreng itu
"Enak kan Ma"ucap Ferdi
"Pastinya enak lah Pa kan bikinan kita berdua"ucap Raka
"Ermm Pah,Raka kalian mau nyobain masakan kalian"ucap Maya tersenyum
"Mau dong Ma"ucap Raka
"Iya Papa juga mau nyobain kelezatan masakan kita"ucap Ferdi tersenyum
Lalu Raka dan Ferdi langsung memakan nasi goreng buatannya itu
mereka berdua langsung membulatkan matanya dan langsung berlari memuntahkan nasi goreng yang ada di mulut nya itu
"Bagaimana enak kan"ucap Maya
"Enak Apaan, asin iya"ucap Raka
"Iya kok asin banget gini ya"ucap Ferdi
"Bu garam habis di habisin Bapak sama den Raka"ucap bi Astrid
Aruna dan Maya menganga pasalnya pada saat mereka meracik daging tadi garam setengah dan sekarang habis
"Mah untung kita nggak mati keasinan"ucap Aruna
"Iya untung saja"ucap Maya
"Hehe maaf kita kan nggak tau"ucap Ferdi
"Iya lagian kan Mama sama Una ngapain sih uji kita kayak gini kan jatuhnya nggak enak"ucap Raka
"Makanya kalau nggak tau masak itu nggak usah sok-sokan bilang pintar rasain kan sekarang"ucap Maya
"Una makan barbeque aja ya"ucap Maya
"Iya Ma dari pada kita pingsan karena asin kita cari yang aman-aman aja"ucap Aruna
"Iya"ucap Maya
"Oh ya kalian mau nyobain lagi nggak nasi goreng buatan kalian"ucap Aruna menggoda
"Nggak mending makan barbeque"ucap Raka
"Iya"ucap Ferdi
Lalu mereka makan bersama
***
__ADS_1
Setelah itu Aruna dan Raka langsung berpamitan untuk pulang ke apartemen
"Ma,Pa Una sama Mas Raka pulang dulu ya"ucap Aruna
"Iya sayang kalian hati-hati ya"ucap Maya
"Oke Ma.Assalamualaikum"ucap Aruna dan Raka sambil mencium punggung tangan Maya dan Ferdi
"Waalaikum salam"ucap Maya dan Ferdi
Lalu Raka dan Aruna langsung pergi ke apartemen
"Oh ya Mas aku nelpon Ibu dulu takutnya mereka nunggu telpon dari kita"ucap Aruna
"Oh ya udah"ucap Raka
Aruna langsung menelpon orang tuanya
"Halo Nduk Assalamualaikum"ucap Dina
"Halo Bu,Una udah udah di kota maaf ya baru ngabarin Ibu"ucap Aruna
"Iya nggak Apa-apa toh Nduk yang penting kamu ngabarin kita"ucap Dina
"Iya Bu"
"Oh ya sekarang kalian di Mana?"tanya Dina
"Kita ada di jalan Bu mau ke apartemen"ucap Aruna
"Kalian baru sampai ya"ucap Dina
"Ermm nggak Bu kita sampai dari tadi cuma kita nggak ke apartemen kita ke rumah Mas Raka dulu ini baru mau pulang ke apartemen"ucap Aruna jelas
"Oh ya sudah lah kalau begitu yang penting kalian baik-baik aja "ucap Dina
"Iya Bu"ucap Aruna
"Oh ya Nduk Ibu tutup telpon dulu ya kayak nya ada tamu"ucap Dina
"Oh iya Bu"ucap Aruna
"Assalamualaikum"
"Waalaikum salam"
***
Sesampainya di apartemen Raka langsung pergi ke toilet untuk menyegarkan tubuhnya
Dan bergantian dengan Aruna
Lalu Aruna naik ke atas ranjang mendekati Raka yang sedang membaca majalah
Aruna memakai baju daster sampai lutut dan dengan motif yang bagus sehingga menambah kecantikan Aruna
"Tumben kamu pakai daster"ucap Raka
"Emang nggak boleh ya"ucap Aruna
"Boleh kok kamu jadi tambah cantik"ucap Raka menggoda Aruna
"Oh ya itu kamu lagi ngapain"ucap Aruna
"Baca majalah"ucap Raka
"Tumben"ucap Aruna
Lalu ia kepikiran untuk memperlihatkan video Raka dan Ferdi tadi yang sedang masak
Raka mendengar suara itu dan melihat Una ketawa
"kamu nonton Apaan sih"ucap Raka penasaran
Lalu ia melihat video nya yang sedang mengupas bawang sambil nangis
"Hahaha kamu tuh lucu banget sih motong bawang sambil nangis"ucap Aruna tertawa terbahak-bahak
"Heh kamu video aku"ucap Raka
__ADS_1
Aruna menganggukkan kepalanya sambil tertawa
"Kapan"
"Tadi aku ngintip kalian bareng Mama"ucap Aruna
"Ihh curang ya kamu, hapus video nya"ucap Raka
"Nggak mau ini tuh lucu tau"ucap Aruna
"Lucu dari Mana"ucap Raka
"Kalau aku apload kayak nya bagus deh"ucap Aruna
"Heh nggak ya kamu Apa-apaan sih hapus nggak"ucap Raka yang ingin mengambil handphone Aruna
"Nggak"
"Una hapus"ucap Raka
"Nggak"ucap Aruna
"Hapus nggak,,Una"ucap Raka sambil ingin mengambil handphone Aruna tapi mereka langsung terbaring
Lalu mereka saling menatap satu sama lain
"Nggak"ucap Aruna tersenyum manis
"Hapus"ucap Raka
"Nggak"
"Kalau nggak"ucap Raka
"Kalau nggak Apa"ucap Aruna tersenyum
"Kalau nggak..."Raka langsung mencium bibir Aruna
Lalu mereka berdua saling menatap satu sama lain lalu Raka menghirup aroma yang begitu wangi di leher Aruna lalu bergantian di leher sebelah nya
"Ayo kita lakukan"ucap Raka
Aruna menganggukkan kepalanya pelan,Raka tersenyum manis dan aksi pergulatan pun mereka lakukan
Pagi hari pun telah tiba Aruna membuka matanya dan berbalik badan
Lalu ia melihat Raka yang sedang memeluknya erat
Aruna melihat wajah Raka yang masih tertidur pulas
Lalu ia memegang pipi Raka lalu ke bibirnya sambil tersenyum
Ia melihat suaminya yang sangat tampan dan menawan Apalagi pada saat tertidur
Lalu Aruna mencium bibir Raka pelan dan ingin bangun tapi Raka menarik tangannya dan membaringkan Aruna lagi lalu mengecup bibir nya
"Kamu udah bangun"ucap Aruna terkejut
"Iya"ucap Raka
"Kapan"ucap Aruna
"Saat kamu mencium aku"ucap Raka
"Aku mau bangun"ucap Aruna
Raka langsung mencium bibir Aruna
"Mas"
"Kamu udah bangunin aku dengan cara mencium ku sekarang kamu harus bayar perbuatan kamu itu"ucap Raka dan langsung mencium bibir Aruna
Lalu beberapa saat kemudian Aruna mendorong tubuh Raka lalu berlari masuk ke toilet
"Kamu mau Kemana"ucap Raka
"Mandi ingat mau sekolah"teriak Aruna
Raka langsung tersenyum manis
__ADS_1
"Argh... Istri gue lucu banget sih"ucap Raka sambil tersenyum manis dan kembali melemparkan tubuhnya nya berbaring dan menutupnya dengan selimut
Bersambung...