
"Gimana?"tanya Karin
"Oke gue setuju sama lo"ucap Kevin
Karin tersenyum miring
"Oke gue udah susun rencana dan lo tinggal ngikutin gue aja"ucap Karin
"Maksud lo"
"Lo juga bakal tahu"ucap Karin
Setelah Aruna dan teman-temannya sudah makan mereka langsung balik ke kelas
"Oh ya guys kalian duluan aja dulu gue mau ke toilet"ucap Aruna
"Lo nggak mau kita anterin?"tanya Sela
"Nggak usah gue bisa sendiri kok"jawab Aruna
"Oh ya udah kalau gitu kita ke kelas duluan ya"ucap Novi
"Iya"ucap Aruna
"Jangan lama-lama"ucap Sela
"Iya"ucap Aruna dan langsung pergi ke toilet
Setelah Aruna keluar dari toilet ia langsung di hadang di depan pintu oleh Shasha dan Amel
"Kalian ngapain halangi jalan"ucap Aruna
"Nggak usah banyak ngomong ayo ikut sama kita"ucap Shasha dan langsung menarik tangan Aruna
"Heh lepasin gue"ucap Aruna
Tita yang baru saja keluar dari toilet satunya lagi langsung melihat Aruna yang di ditarik paksa oleh Shasha dan Amel
"Gawat nih mereka mau Apain Una,gue harus kasih tau Novi sama Sela nih"ucap Tita yang langsung berlari menuju ke kelas
***
"Kok Una lama banget ya"ucap Novi
"Iya nih padahal kan toilet dekat dengan kelas kita"ucap Sela
"Nov...Sel!"teriak Tita yang berlari
"Heh nenek moyang ngapain lo teriak-teriak sambil lari kayak di kejar hantu aja lo"ucap Haikal
"Heh monyet diem lo"ucap Tita emosi
"Nov,Sel kalian berdua harus nyelamatin Una sekarang"ucap Tita terengah-engah
"Maksud lo Una Kenapa?"tanya Sela panik
"Tadi gue liat Una di tarik-tarik sama kak Shasha dan kak Amel, kalian berdua tau kan kak Karin akan ngelakuin Apa aja dan siapa aja yang berani dekati kak Raka sama kak Kevin"ucap Tita
"Iya bener"ucap Sela
"Wah udah berani ya tuh orang"ucap Novi
"Sel ayo kita kasih tau sama kak Raka dulu"ucap Novi
Sela menganggukkan kepalanya dan mereka langsung berlari menuju kelas Raka
__ADS_1
"Kak Raka"teriak Novi
Raka, Dion, dan Dito langsung melihat Novi dan Sela yang berlarian tapi Raka tidak melihat Aruna
"Kak Raka"ucap Novi
"Hai lo kangen ya sama gue sampai lari-lari gitu untuk liat gue"ucap Dion
"Pede banget sih"ucap Novi
"Kalian berdua doang Una Mana?"tanya Raka
"Nah itu dia kak Una tadi katanya di tarik-tarik sama ajudannya nenek lampir"ucap Sela
"Ajudan nenek lampir maksud lo?"tanya Dio sambil menaikkan satu alisnya
"Ya siapa lagi kalau bukan Shasha dan Amel mereka berdua bawa Aruna pergi!! kak kita semua tahu kan siapa-siapa yang deketin kak Raka sama kak Kevin bakal berurusan sama nenek lampir itu"ucap Novi
Raka langsung melihat ke sekelilingnya Karin, Shasha, dan Amel tidak ada
"Ya lo bener mereka bertiga tidak ada di sini"ucap Raka sambil menahan emosinya
"Ka lo liat Kevin juga nggak ada"ucap Dion
"Itu artinya"ucap Sela
"Una dalam bahaya"ucap Novi,Sela, Dion, dan Dito
Raka langsung berlari menuju ke wartof sekolah
"Lepasin gue kalian mau bawa gur Kemana"ucap Aruna memberontak
"Diem lo"ucap Shasha
"Awww"pekik Aruna
"Una..Heh kalian berdua kenapa dorong Una kayak gitu Ha"ucap Kevin
"tu..tu..tu.. Kevin kayaknya lo beneran cinta sama Aruna ya"ucap Karin tersenyum miring
"Maksud lo Apa ha kesepakatan kita nggak kayak gini"ucap Kevin
"Hey Kevin lo siapa ha mau ngatur-ngatur gue,gue yang bikin rencana dan Apa yang gue rencanain harus berjalan dengan lancar"ucap Karin
"Kak Kevin ternyata kak Raka tuh bener ya kak Kevin sebenarnya jahat"ucap Aruna sambil berdiri menatap wajah Kevin
"Una ini semua nggak seperti apa yang lo pikirin gue di jebak"ucap Karin
"Wait..Wait..Wait gue nggak jebak lo ya,gue cuma nawarin ke elo"ucap Karin
"Kalian berempat tuh sama aja jahat"ucap Aruna yang langsung pergi
Tapi ia baru ingin melangkahkan kakinya tiba-tiba rambutnya di tarik oleh Karin
"Karin lepasin Una"ucap Kevin yang ingin melangkahkan kakinya untuk menyelamatkan Aruna tapi ia di kalah cepat oleh Shasha dan Amel
Kevin langsung diikat
"Woi lepasin gue"ucap Kevin
"Udah lo diem aja"ucap Shasha
"Aww lepasin gue"ucap Aruna memberontak
"Heh cewek kampung gue udah peringati lo kan buat jauhin Raka tapi Apa lo malah makin dekat sama dia"ucap Karin
__ADS_1
"Lo yang harus sadar diri ka,kak Raka itu suka sama gue, dan gue juga suka sama dia kita udah pacaran"ucap Aruna
Karin semakin menarik rambut Aruna sehingga Aruna merasa kesakitan
"Apa lo bilang ha?"tanya Karin
"Woi lepasin Una"teriak Raka yang sedang berlari
Dan di ikuti oleh Dion,Dito, Novi, dan Sela
"Wah bener-bener ternyata lo juga ikut dalam permainan ini ya Vin"ucap Dion
"Ganteng doang lu tapi jahat"sahut Dito
"Kak Kevin jahat banget sih"ucap Novi
"Gue juga di jebak sama Karin"ucap Kevin
"Allah alasan lo kak"ucap Sela
"Kak Raka tolongin gue"ucap Aruna
"Woi lepasin Aruna"ucap Raka emosi
"Nggak bakal gue lepasin nih cewek"ucap Karin
"Heh nenek lampir lo tuh ya kenapa sih lo nggak terima kalau Una itu udah pacaran sama kak Raka"ucap Sela
"Heh tutup mulut lo ya nggak ada yang boleh miliki Raka kecuali gue"ucap Karin
Novi terus mencari cara untuk membatalkan Aruna ia melihat posisi yang sangat bangus
Novi berjalan ke belakang Karin dan mengode Raka untuk menangkap Aruna
Setelah Aruna di tangkap oleh Raka
Tangan Karin langsung di tarik oleh Novi
"Woi lepasin gue"ucap Karin emosi
Shasha dan Amel yang melihat Karin di tarik oleh Novi langsung melepaskan tali yang sudah di genggam nya dan langsung berlari mengejar Novi
"Woi kita harus ikutin si Novi jangan sampai Karin di jadiin sate"ucap Dion
Dan semua yang ada di sana langsung mengejar Novi termasuk Kevin yang sudah lepas
"Woi lepasin gue anj**"ucap Karin
"Woi lepasin Karin"ucap Shasha yang masih mengejar Novi
Kini amarah Novi sudah memuncak semua siswa-siswi terkejut melihat Karin yang di tarik oleh Novi
Banyak yang merespon Novi
"Wah Novi keren banget"ucap salah satu murid
"Iya sejauh ini belum pernah ada yang narik tangan Karin seperti itu"ucap murid lain
"Biarin,biar tau rasa tuh sih Karin"ucap murid emosi
"Bener banget tuh"
"Iya"
Bersambung...
__ADS_1