
Di mobil Aruna termenung dan sedang memikirkan sesuatu
"Kamu Kenapa sayang?"tanya Raka sambil terus fokus menyetir mobil
"Nggak Apa-apa"ucap Aruna menatap perutnya
Raka menatap Aruna yang dari tadi menatap perutnya
"perut kamu nggak langsung bisa berubah jadi balon sayang"ucap Raka
"Tapi kalau dia ada isinya gimana"ucap Aruna
"Nggak lah sayang yakin aja sama aku ya"ucap Raka
"Bener ya"ucap Aruna
"Iya cantik"ucap Raka sambil mengusap lembut kepala Aruna
Aruna menganggukkan kepalanya pelan
"Tapi kalau kamu mau ada isinya kita bisa lakuin lagi nanti"ucap Raka centil
"Ihh Mas Apaan sih"ucap Aruna sambil memukul lengan Raka
Raka hanya tersenyum manis dan terus fokus menyetir
Sesampainya di sekolah Aruna langsung bertemu dengan Novi, Sela, Dion, dan Dito
"Unaaa..."teriak Novi dan Sela langsung memeluk Aruna
"Kita kangen sama lo kok lo nggak pernah telepon kita sih"ucap Sela
"Kalian Kenapa nggak nelpon gue"ucap Aruna
"Yah kita takut aja kalau ganggu lo gara-gara masalah hubungan lo"ucap Novi
"Iya gue tau kok tapi sekarang Alhamdulillah hubungan gue dan kak Raka baik-baik aja"ucap Aruna
"Huhh bagus deh kalau gitu, soalnya kita dari kemarin mikirin hubungan kalian tau"ucap Dion
"Maaf ya semuanya jadi repotin kalian"ucap Aruna
"Una harus berapa kali sih kita harus ngomong sama lo, nggak Apa-apa kita tuh malah seneng kalau kalian baik-baik aja "ucap Sela
"Iya bener tuh karena tekad kita saat ini itu lindungi hubungan lo sama Raka"ucap Dito
"Iya makasih ya"ucap Aruna
"Woi kampret lo nggak berterima kasih sama kita"ucap Dion
"Siapa yang lo maksud"ucap Raka datar tapi menakutkan
"Nih si Dito"ucap Dion
"Dih ngapain lo nunjuk gue"ucap Dito
"Diem lo"sahut Dion
"Ya udah kita ke kelas yuk"ucap Aruna
"Yuk"
Lalu mereka langsung ke kelas
Tapi pada saat mereka berjalan di koridor sekolah tiba-tiba mereka bertemu dengan Sofi
"Ka aku minta..."ucap Sofi tapi belum selesai ucapan Raka langsung menarik tangan Aruna pergi
Lalu mereka semua ikut
"Kalau jadi cewek itu jangan sok mau rusakin hubungan orang ngerti"ucap Novi menekan
__ADS_1
"Bay"ucap Sela sambil mengibaskan rambutnya
"Jangan gatel jadi cewek"ucap Dion
"Tau lo dajjal"sahut Dito
Amarah Sofi semakin membara dan dia langsung melihat punggung mereka semua dengan tatapan panas
Tiba-tiba si ulat bulu datang bersama kawan-kawannya
"Well lo marah"ucap Karin
Sofi melihat Karin
"It's oke kalau lo nggak mau ngomong tapi satu hal yang harus lo tau kita punya sakit hati yang sama"ucap Karin
"Maksud lo"ucap Sofi
"Gue tau lo pasti benci sama mereka dan benci sama hubungan Raka dan Aruna karena gue juga memiliki masalah yang sama,sama lo"ucap Karin
"Gue pengen mereka semua menderita termasuk Raka dan Aruna"ucap Karin menekan
"Terus hubungan sama gue Apa"ucap Sofi
"Gue mau ajak lo bekerja sama!sama gue lo mau"ucap Karin tapi Sofi hanya menatap wajah Karin
"Gue cuma mau ngasih tau sama lo kalau lo dan gue bekerja sama mungkin aja kita bisa misahin mereka berdua"ucap Karin
"Bagaimana"ucap Karin sambil menyodorkan tangannya
"Oke gue mau kerja sama,sama lo"ucap Sofi membalas jabatan tangan Karin
"Gue mau Raka dan Aruna terpisah"ucap Sofi
"Dan gue bisa lakuin Apa saja biar mereka terpisah bahkan itu akan membawa dia ke alam yang berbeda lagi"ucap Karin dengan tatapan yang tajam
***
"Kamu masuk ke kelas ya"ucap Raka
"Kamu ke kelas kamu sana"ucap Aruna
"Kamu masuk dulu baru aku pergi"ucap Raka
"ya udah"
"Belajar yang bener jangan mikirin aku"ucap Raka menggoda Aruna
"Dih pede banget kamu"ucap Aruna
Raka tersenyum manis
"Udah kita nggak dianggap ini mah"ucap Dito
"Woi kita ada di sini kali, nggak keliatan Apa"ucap Dion
"Iya nih kita di ambil obat nyamuk mulu"ucap Sela
"Nasib jomblo mah memang kayak gini"ucap Novi
"Kalian cari pacar juga dong supaya nggak kesepian"ucap Aruna
"Hedeh capek mikirin kisah percintaan Na mending tidur"ucap Novi sambil masuk ke kelas
"Dih pergi ninggalin kita lu lemper"ucap Sela yang langsung masuk juga
Aruna tersenyum dan menggelengkan kepalanya pelan
"Ya udah aku masuk juga ya,kamu juga belajar yang bener"ucap Aruna
"Siap tuan putri"ucap Raka sambil hormat
__ADS_1
"Bay"
"Bay"
Lalu Aruna masuk ke dalam kelas sedangkan Raka langsung pergi ke kelas nya bersama dua bekicut itu
Jam istirahat pun telah tiba Aruna dan teman-temannya makan bakso bersama
"Oh ya guys kita bikin acara party yuk"ucap Sela
"Untuk Apa?"tanya Aruna
"Ya untuk seneng aja sih"ucap Sela
"Boleh juga tuh, supaya kita tuh nggak setres"ucap Novi
"Boleh sih tapi gimana caranya kan besok kita sekolah"ucap Aruna
"Ya juga ya"ucap Sela
(PENYAMPAIAN KEPADA SEMUA MURID TARUNA BANGSA BAHWA BESOK LIBUR)
Semua murid yang ada di kantin langsung bersorak gembira termasuk Aruna and the geng
"Yey akhirnya kita party"ucap Sela, Novi, dan Aruna dengan gembira
Mereka bertiga tertawa bahagia dan tiba-tiba si kutuk laut datang
"Woy...hayo loh ngapain"ucap Dion mengangetkan mereka bertiga
"Hemm ini nih orang yang senang kalau dapat libur kayak dapat sembako"ucap Dito
"Heh lemper lu ya bikin orang kaget aja"ucap Novi kesal
"Iya nih emang kalian nggak seneng Apa kalau libur"ucap Sela
"Ya seneng sih"ucap Dito sambil cengengesan dan menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal
Lalu mereka bertiga duduk
"Ada Apaan sih kalian kayak nya bahagia banget"ucap Raka
"Jadi kita mau ngadain party nanti malam"ucap Aruna senang
"Wah kayaknya seru tuh ikut dong"ucap Dion
"Nggak boleh ya ini tuh party buat cewek-cewek"ucap Novi
"Ya ellah ikut dong"ucap Dito
"Kenapa kalian nggak ngadain party sendiri aja sih"ucap Novi
"Ogah gue mah kita hampir setiap malam nongkrong males gue"ucap Dion
"Nasib banget"ucap Aruna
"Makanya boleh ya"ucap Dion memohon
"Gimana guys, kalau gue mah ikut aja"ucap Aruna
"Ermm karena gue baik hati okelah tapi kalian harus keluar biaya nya ya"ucap Novi
"Ah boleh tuh"ucap Sela
"Tenang kita kan bawa ATM berjalan"ucap Dion menaikkan satu alisnya
"Terus tempat nya di Mana?"Tanya Sela
"Di apartemen Dion aja gimana"ucap Dito
"Boleh aja sih"ucap Dion
__ADS_1
"Oke jadi fix ya kita party di apartemen ka Dion"ucap Sela
Bersambung...