
Setelah beberapa jam kami merayakan ulang tahu keponakan .
Lalu Arman Khan pamit pulang dan aku mengantarnya sampai depan pagar.
Karena aku masih ingin bermain sama keponakan.
" Marsha sebaiknya kamu jauhi Arman Khan Tante tidak ingin kamu di kecewakan,"kata Tante ku.
"Dia orang kaya kamu orang miskin , nanti ujung - ujungnya kamu di campakkan lag," tambah Tante lagi.
"Enggak Tante saya sama Arman cuma berteman kok," jawabku.
" Lagipula aku sekarang masih belum ada perasaan apa apa sama Arman ," kataku
"Hati -Hati saja cinta datang karena sering bersama.Tante hanya mengingatkan saja ,"kata Tanteku Kawatir.
"Iya Tante terimakasih nasehatnya,"kataku. Lalu aku bantu Tante beres - beres.
Setelah selesai aku terus pamit pulang.
"Dari mana Marsha?" tanya Ibuku.
"Tadi dari rumah Tante rayain ulang tahun Jerry,"jawabku.
Jery adalah nama keponakanku.Selanjutnya aku berjalan masuk rumah dan terus mandi.Setelah selesai mandi aku duduk di depan rumah bersama Ibuku.
dari kejauhan tampak Arman datang.
__ADS_1
"ada apa mas?" tanyaku
"Tadi jaket punya kamu ketinggalan di jok mobil .ini aku Antarkan sekalian juga aku bawakan oleh - oleh untuk Ibu .Tadi papaku pulang dari Bandung,"kata mas Arman.
Lalu kami duduk bertiga Ibu di tengah dan di sampingnya aku dan mas Arman."Perkenalkan Bu nama saya Arman dan saya teman anak Ibu yang bernama Marsha.kami berteman dengan anak Ibu sudah Beberapa Minggu,dan aku sudah cocok dengan anak Ibu," kata mas Arman
"Kedatangan saya ke sini mau melamar anak Ibu . Apakah saya boleh meminang anak Ibu? " tanya mas Arman
Aku seperti mendengar petir siang hari.aku senang deg - degan.Tapi ini mimpi apa kenyataan seolah nggak percaya.
"Kalau Ibu itu terserah Marsha nak Arman . karena kalian berdua yang menjalani .dan apakah nak Arman sudah berbicara dengan kedua orang tua nak Arman,"jawab Ibuku.
"Sudah Bu tekad aku sudah bulat untuk menjadikan Marsha sebagai istriku.kalau kamu bagaimana Marsha,apa kamu mau jadi istri mas?"tanya mas Arman.
"Apakah ini benar benar nyata mas .aku tidak sedang bermimpi.kalau Benar aku setuju untuk jadi istrinya mas Arman,"jawabku agak tersipu malu.
"Tapi keadaan kami seperti ini apa iya keluarga nak Arman tidak malu dan Sudi menerima Marsha jadi menantunya,"kata Ibukku meyakinkan mas Arman.
"Setuju Bu tadi aku sudah menceritakan sama Papa Mamaku bagaimana Marsha dan kehidupannya dan orang tua aku menuruti saja ," jawab mas Arman membuat kami lega.
"Bu boleh Marsha aku ajak Keluar sebentar,"pinta mas Arman kepada Ibuku.
"Boleh tapi jangan malam malam ya",kata Ibuku
"Ayo Marsha kita berangkat ,"kata mas Arman.aku masih nggak percaya . seperti kejatuhan durian runtuh rasanya."Marsha ayo," kata mas Arman membuyarkan lamunanku.
"Eh Kemana mas?" tanyaku gugup dan kaget. "Kita keluar sebentar mencari bahan buat nanti malam," jawab mas Arman.
__ADS_1
"Ya sebentar mas aku ganti baju dulu ,"kataku
Terus aku masuk rumah dan berbenah .
Di luar mas Arman sibuk bercerita dengan Ibuku.Dan dia orangnya pandai mengambil hati Ibuku. aku dengar dari dalam Ibuku tertawa terus .
"Kok seru sekali ceritanya baru kali ini Ibu bisa tertawa lepas,"kataku
"Ini lho nak Arman menceritakan waktu masih kecil lucu seperti keponakan kamu,"kata Ibuku terbawa cerita mas Arman.
"Bu aku pergi dulu ya aku pamit kepada Ibuku. "Iya tapi jangan malam- malam ya pulangnya,"kata Ibuku
Lalu kami pergi ke supermarket untuk membeli
pakaian, sepatu dan sebagainya yang akan di bawa mas Arman nanti malam.
"Mas ini beneran kamu mau melamar aku .aku kok seperti ada di mimpi . masih gak percaya gitu?" sambil mas Arman menggandeng tanganku
"Iya Marsha beneran ,tadi aku bicara panjang lebar depan Ibu kamu .apa kamu kira mas baca puisi tadi bercanda tadi?" kata mas Arman.
"Bukan begitu tapi secepat ini nggak nyangka saja mas!" kataku.
Allah tidak tidur mendengar doa hamba - hamba yang terzolimi.
Aku mendapatkan mas Arman yang sangat menyayangi aku lahir batin dengan ikhlas .Tidak memandang status sosial.
Aku menemukan cinta sejati.
__ADS_1
Cinta yang tulus ,menemukan mutiara cinta di antara butiran butiran pasir.Menemukan cinta setelah ada cobaan badai menerpaku.Waktu Mendekati malam tibalah di saat orang tuanya mas Arman datang Bersambung