Pernikahan Yang Tak Di Harapkan

Pernikahan Yang Tak Di Harapkan
pelaminan berdarah


__ADS_3

Dia bernama Widodo.teman sejak SMP sampai dia masuk sekolah pelayaran. Flashback dulu Widodo pacar waktu SMP saat masih sama sama cinta monyet terus putus .


Dan ketemuan lagi waktu Widodo masuk sekolah pelayaran.Kemudian mereka pacaran kembali.Sampai Widodo di tugaskan ke Singapura hingga hilang kontak antara mereka


Hingga Marsha ketemu sama Arman.Kini Widodo kembali.


Melanjutkan kisah yang belum usai.


"Hai ,Wid," sapaku agak canggung.


"Marsha dari mana ,aku menunggu lama di sini," jawab Widodo.


"Aku dari main rumahnya teman.


Dan bagaimana kabarmu. Kenapa kini kau baru datang.sudah lama nggak kasih kabar.kau seperti jelangkung saja datang pergi sesukamu," ungkap kekesalanku.


"Marsha bukannya aku tiap bulan mengirimkan surat untukmu.Tetapi kamu yang tidak membalasnya", jawab Widodo


"Surat dari mana satupun aku. nggak pernah dapat surat dari kamu",jawab Marsha.


"Coba deh kamu tanya Ibumu , mungkin ibumu tahu.aku berani bersumpah bahwa aku benar - benar tiap bulan mengirimkan surat buat kamu.


Lalu Marsha mengernyitkan dahi.


Apa ini semua perbuatannya Ibuku yang dari dulu nggak suka sama Widodo.


"Terus ini ada acara apa kok ada tenda tenda?" tanya Widodo.


Membuat tersentak kaget.Aku berat mengatakan bahwa ini hari perjodohanku.


"Ada apa kok diam . Marsha?"tanya Widodo membuyarkan lamunanku.


Kalau benar semua ini ulah Ibuku ,kok sungguh tega ibu berbuat itu kepadaku.


"Marsha ,kamu tak tanya kok nggak jawab ada apa ?" kata Widodo.


"Sebenarnya hari ini adalah hari aku di lamar . Sama orang pilihan ibuku," jawabku dengan suara berat.


Sontak Widodo terkejut dengan mata membelalak"Apa, di lamar dengan Siapa?" tanya Widodo


"Dengan Ryan, anak Temannya Ibuku.Aku nggak mau tetapi ibuku memaksa dengan alasan mau gantung diri kalau aku tidak menuruti kemauan ibuku,"jawabku sambil air mataku mengalir.


"Sebenarnya aku ke sini juga mau melamar kamu cuma kalah cepat dengan pilihan ibumu ,"kata Widodo.


"Mungkin memang kita tidak berjodoh Wid ,"kataku.


"Apa kita kawin lari saja ya Marsha,"kata Widodo


"Tidak Wid aku nggak setuju, bagi aku perempuan terlalu resiko aku nggak setuju,"jawabku


Tapi itu pilihan satu- satunya Marsha.

__ADS_1


"Sudahlah Wid relakan aku .Dan aku juga akan selalu mendoakan kamu , semoga kamu nantinya mendapatkan orang yang lebih baik daripada aku,"jawabku.


"Apakah kau yakin dengan keputusanmu Marsha?"tanya Widodo


"Aku yakin dan aku pasrah sama yang di atas . Mungkin memang jalan takdirku harus begini.


Aku ikhlas menjalaninya Wid,"jawabku


"Baiklah kalau itu memang sudah jadi keputusanmu akan undur diri semoga kau bahagia dengan pilihan Ibumu"suara Widodo serak sambil memelukku dan mengelus- elus punggungku.


"Sampai jumpai Marsha kita jalani takdir kita masing-masing," jawab Widodo.


Aku tak bisa bersuara hatiku bergemuruh menolak perjodohan ini.


Tetapi tak ada daya untuk melawannya.Nafasku sesak, mendengar kata-kata Widodo tak terasa air mataku mengalir membasahi pipi . Widodo melangkah pergi lalu aku berlari ke kamar tak kuasa membendung air mataku.


Malam hari keluarga Ryan datang bersama keluarganya sangat banyak.Dan juga membawakan seserahan pernikahan.Setelah acara lamaran selesai aku masuk kamar , tetapi aku di kejutkan dengan Ryan sudah ada di dalam.


"Hey kenapa kamu di sini?"tanyaku


"Ini kamarku juga karena kamu istriku,"jawab Ryan


"keluar kamu kita belum sah jadi suami istri .


Belum ada ijab qobul jadi kita belum sah,"jawabku


"yang penting orang tuamu mengijinkan.Ini juga atas keinginan orang tuamu menawarkan aku suruh menginap di sini.


Aku kesal dengan Ibuku tetapi tidak berani membantah .


Lalu aku ambil bantal hendak tidur di kursi. Namun tangan Ryan menarikku hingga aku terjatuh di ranjang .


Lalu malam panas pun terjadi tembok saksi bisu kegadisanku terenggut


Jadi aku tak berdaya melawannya. aku hanya bisa menangisi badanku.Aku seperti Wanita murahan yang menjual tubuhnya . Seperti jijik pada diriku sendiri


Kenapa aku di lahirkan jadi orang miskin.Kenapa aku di jadikan orang yang tidak berdaya merutuki nasibku.


Ryan terus melampiaskan hasratnya.


Sampai dia terpenuhi dan kelelahan. Malam itu jadi saksi bisu keperawanan ku terenggut


Dengan suami yang tidak aku cintai.Sampai Ryan ketiduran di sebelahku .


Aku nggak bisa tidur apalagi setelah semua menimpaku.


Aku menangis semalaman dan seperti tidak punya harapan hidup. Sampai pagi hari aku baru mau bisa tidur.Ryan bangun dan meminta lagi.


Seperti nggak ada puasnya.


Sampai tulangku seperti patah semua .di hajar sama Ryan .Tiap aku menolak dia menamparku berkali -kali juga menjambak rambutku.

__ADS_1


Aku tak bisa menolak keinginannya.Karena semua sia - sia.Salah -salah tinju mendarat di bibirku sampai berdarah.


Dua Minggu kemudian aku menikah dengan Ryan.


Dan di adakan pesta pernikahan.


Ryan tidak lupa mengundang teman- temannya.


Mereka semua pemabuk ,penjudi dan suka main perempuan.


Di saat pesta berlangsung temannya ada yang menyumbang minuman ke Ryan sebanyak 10 dus.Akhirnya di tempatku di jadikan pesta minuman keras.


Di situ Ryan juga ikut minum .


Sampai Ryan juga mabuk dan berjoget di iringi orkestra dangdut.Karena Ryan mabuk parah dia nggak sadar menantang mantan pacarku. Dia melihat temannya sendiri di kira mantan aku terus memukulnya.


Temanya nggak terima jadi saling baku hantam


Terjadi keributan terus acara pernikahan di bubarkan para undangan di suruh pulang.Akhirnya tinggal Ryan sama temannya yang masih berkelahi .


Hingga sesuatu mengucur deras dari perutnya Ryan.Darah segar mengalir.


Dan sebagian ususnya keluar aku takut melihat kejadian itu aku sembunyi di kamar.Hingga polisi datang dan Ryan di larikan ke rumah sakit.


Karena lukanya cukup dalam dan beberapa tusukan mendarat di tubuhnya sehingga dia pingsan.


dan mengeluarkan banyak darah.


Sampai di rumah sakit langsung di tangani perawat.Tetapi Ryan kehabisan darah dan harus mencari donor darah golongan O.


Pamanku yang wira wiri dari PMI mencari golongan darah O. setelah selesai mendapatkan darah langsung di tangani.


Akhirnya Ryan menjalani perawatan di rumah sakit selama 2 bulan karena lukanya cukup parah.Dan aku menemaninya karena aku sekarang jadi istri sahnya.secara tertulis di buku nikah.


Walau hatiku belum menerima kehadirannya Ryan.


Sementara itu Temannya Ryan yang di ajak berkelahi, karena semua pada mabuk jadi nggak sadar antara Ryan dan temannya berkelahi.


Dia di jatuhi hukuman tujuh tahun penjara.


Siang itu Ryan habis di operasi di jahit bekas luka tusukan.


Tetapi belum sadar kakakku ipar menunggunya .Dan aku ke kantin beli nasi bungkus untuk sarapan "ini kak makan dulu aku tadi beli nasi uduk di kantin," kataku


"Taruh situ kakak nggak selera makan," kata Kakaku.


Terus aku makan dengan lahapnya karena aku lapar.


"Marsha kamu itu sadar nggak suamimu sakit.kok masih bisa bisanya doyan makan . nggak ada rasa prihatin sama sekali.


Kamu nggak kasihan lihat kondisinya," kata kakakku marah-marah.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2