
Ryan meraih tangan Angel dan menggenggamnya,namun Angel menolak dan melepaskan tangannya Ryan.Angel tidak mau mengulangi luka lama tumbuh kembali.
Dan saat ini di pikirannya Angel hanya satu , yaitu merawat dan membesarkan Baby Queen.Terkadang terselip rasa rindu pelukan hangat seorang lelaki yang mencintai dengan setulus hati.
Namun dia trauma, apakah zaman sekarang masih ada cinta sejati.Dari sekian banyak pria hanya ingin menumpang hidup di ketiak istri.Agar para suami bisa hidup enak tanpa merasakan lelahnya bekerja.
Dunia sudah terbalik, zaman dulu para suami menafkahi keluarganya tetapi zaman sekarang sebaliknya para istri banting tulang menafkahi suaminya dan keluarganya.
Sementara Ryan masih membujuk Angel untuk balikan, sedangkan Marsha berkutat di dapur menyiapkan makanan.
Dia tidak berani mendekat mendengar pembicaraan mereka.
"Anak-anak masakan sudah siap yuk kita makan bareng , jangan lupa ajak mama Angel dan papa ya!!!" teriak Marsha dari dapur sambil menata meja makan.
Di tuangnya sayur ke dalam mangkuk besar dan menaruh nasi serta peralatan piring dan lainnya.
Dafa menghampiri Marsha bersama Baby Queen.Keduanya
langsung berebutan ayam goreng Upin - Ipin.
"ini punyaku ,"
"ini punya aku ,aku duluan yang ambil,Dafa!!!"
"Aku dulu,ini jelas punyaku,"
__ADS_1
"Punya aku!!!"
Teriak mereka tidak ada yang mau mengalah.Terus saja saling tarik-menarik.
"Dafa , Baby Queen kenapa kalian berebut, ini ayamnya kan ada banyak ambil satu ,satu jangan berebut ya," ucap Marsha menengahi pertengkaran mereka.
"Ini ma, Daffa yang mulai dulu,"
"Enggak kok, Baby Queen yang mulai dulu Bu,"
"Sudah kalian kan saudara tidak bai kalau bertengkar,ayo baikan salaman saling minta maaf ya,"
"Tapi ,Bu!!!"
"Tidak ada tapi kamu mau masuk neraka karena membantah perintah mama!"
Dari balik pintu keluar Angel masuk ke dapur dan di iringi Ryan.
Lalu Ryan menggeser kursi buat duduk Angel.Tetapi Angel merasa tidak nyaman dengan sikap Ryan di depan Marsha.
"Maafkan aku Marsha membuat posisi yang tidak nyaman seperti ini," ucap Angel dalam hati."Lebih baik aku segera pulang agar semua kembali seperti semula,"dalam hatinya.
"Kenapa ribut Baby?"
"ini Mah, Daffa!!"
__ADS_1
"Ayo minta maaf, dan kita segera pulang habis makan mama takut macet kalau kesiangan pulangnya,"
"Daffa maafkan aku ya? kita baikan ya," ucap Baby Queen sambil mengulurkan tangannya.
"Iya, kita baikan," sambut Daffa sambil tersenyum simpul dan memeluk Baby Queen.
Setelah acara makan siang selesai Keduanya lalu berpamitan.
"Terima kasih,ya Marsha sudah merawat Baby Queen selama di sini, mungkin kapan - kapan gantian Daffa main ke rumah Baby Queen dan kita jalan -jalan bersama akan aku tunjukkan tempat rekreasi menarik di sana," ucap Angel.
"Siap, nanti pas liburan sekolah aku ajak Dafa ke sana ,Ngel,!!"
"Oke , sampai jumpa semuanya,"
"Da da Mama Marsha,da da Daffa,da dan da da Papa,da dan semuanya...."
Keduanya masuk mobil Mercedez dan melaju sambil tersenyum melambaikan tangan.
Suasana kembali hening sepi setelah kepergian Baby Queen.Lalu Dafa berlari ke kamarnya dan aku beres- beres meja makan yang berantakan.
Lalu Ryan menyalakan motornya kembali pergi entah kemana.Tanpa ada percakapan basa - basi seperti orang asing yang tidak di kenal.
Aku hanya pasrah semoga saja semua bisa ku lewati dengan lapang dada.
Setelah semuanya beres aku melanjutkan pekerjaan laundry, walaupun bayaran laundry Ryan yang pegang tetapi aku ikhlas menjalaninya, Allah maha mengetahui hambanya
__ADS_1
Bersambung