Pernikahan Yang Tak Di Harapkan

Pernikahan Yang Tak Di Harapkan
Jodoh Yang Tidak di Harapkan


__ADS_3

Baru saja merasakan kebahagiaan.


Kenapa kini kau renggut lagi .


Tidak bolehkah aku bahagia.Kenapa Mas Arman, yang aku sayangi ,yang aku cintai kenapa kau ambil dariku


Kenapa Derita selalu menempel di pundakku.aku sadar sudah di rumah sakit .Aku menangis sejadi - jadinya. Seperti dunia menghimpit tubuhku terasa sesak nafasku


Mas Arman di bawa ke rumah sakit namun tak langsung di bawa pulang dan di makamkan aku masih tidak terima dengan keadaan ini


Aku menangis di kubur Mas Arman .Orang tuaku terus membujuk untuk di ajak pulang.


"Marsha ikhlaskan Mas Arman agar dia tenang di sana ,"kata Ibuku


Tetapi mendengar nama Mas Arman di sebut membuat hatiku terkena pisau tersayat sayat.


"Marsha ayo kita pulang ini sudah sore Sebentar lagi hujan,"Ibuku membujukku.


Aku pulang bersama Ibukku.Hidupku kembali hampa tak bertepi .


Kesunyian ,Kesepian dan kesedihan terus menderu dalam hatiku.


"Marsha ayo makan dulu kamu sudah tiga hari nggak makan lo.Nanti kamu sakit," kata Ibukku


Memang sejak kematian Mas Arman aku ,jadi nggak terurus.Nggak mau makan, nggak mandi, nggak bisa tidur. Seperti nggak punya keinginan untuk hidup.Kadang terbersit kenapa kau nggak mengajaku Mas kita meninggal bersama.


Sampai satu bulan berlalu keadaanku masih sama . Ibuku jadi Kawatir"Marsha ikhlaskan semuanya yang Pergi nggak mungkin bisa kembali.Dan kita nggak bisa merubah takdir tinggal kita melanjutkan perjalanan hidup kita . Dengan kamu belajar ikhlas semuanya akan kembali tenang," bujuk Ibukku.


"Justru Mas Arman sedih kalau


melihatmu seperti in," bujuk ibuku.


Aku hidup seperti nggak punya tujuan dan banyak melamun membayangkan di saat mas Arman merayuku.


Di saat mas Arman membelaiku.Di saat itu dunia terasa indah.


Tidak seperti saat ini seperti terbalik.


Tak terasa sudah satu tahun Meninggalnya Mas Arman.Rasanya baru kemarin Mas Arman di sisiku.Ibuku masih Kawatir dengan keadaanku.


Aku masih sering melamun dan menangis."Marsha anak temennya Ibu nanti mau ke sini mau kenalan sama kamu.nanti kau temui ya ,"kata Ibuku.


"Ada apa Bu kok dia tiba - tiba main ke sini," tanyaku kepada ibu.


"Ya saya tidak tahu tiba -tiba telpon mau ke sini masak Ibu melarang kan ya nggak enak," Kata Ibu.tetapi sebetulnya sudah di rencanakan oleh Ibu pertemuan ini.

__ADS_1


Benar juga pukul tujuh ada yang ketok ketok pintu."Siapa ya?" tanyaku.


"Ini aku Ryan,"jawab orang tadi.


Setelah aku buka ada pemuda tampan di depan ku.Matanya sipit hidungnya mancung rambut agak ikal.


Tetapi aku seperti mencium bau minuman keras.jangan jangan pria ini habis minum.dalam hatiku berkata.


"Silahkan masuk," kataku


"Mau cari siapa ya ?" tanyaku lagi


"Mau cari Marsha mb ,aku anaknya Bu Sambodo temannya Ibu anda ,"Kata Ryan.


"Kebetulan saya sendiri ada apa ya cari saya ,"jawabku ketus


"Begini mb ini ada titpan dari Ibu oleh oleh dari Bandung.Selain itu saya juga mau silaturahmi dengan mb Marsha,"jawab Ryan.


Sebetulnya aku tidak senang Ryan ke sini , apalagi mulutnya bau alkohol sangat menyengat.


Membuat kepala jadi pusing.Kalau nggak gara - gara persahabatan Ibuku dengan Ibunya malas aku menemuinya.


Ryan banyak bicara seolah - mencari perhatianku.


Aku hanya menanggapi dengan sepatah dua patah kata."Huaaah ," aku pura pura menguap terus biar di kira mengantuk


"Iya sana pulang soalnya aku mengantuk",jawabku.


Setelah Ryan pulang aku masuk kamar.Ibuku memegang pundak ku "kamu kok tidak ada sopan - sopan nya sama calon suami,"


"hah calon suami!"aku agak kaget


"Kami sepakat menjodohkan mu dengan anaknya Bu Sambodo,"


"Tidak Bu saya tidak setuju dengan perjodohan ini .dan saya masih bisa cari suami sendiri,"jawabku


"Lagi pula Ryan itu pemabuk bu.tadi saja waktu main ke sini dia bau alkohol," kataku


"Marsha itu nanti kalau sudah menikah watak orang perilaku seseorang bisa berubah,"kata Ibuku.


" Tidak bisa Bu kalau sudah watak seseorang tidak bisa di ubah,"kataku


"Bisa ,pokoknya kamu menurut sama Ibu,atau kamu mau Ibumu ini mati gantung diri," ancam Ibuku


"Dan Minggu depan adalah lamarannya,"deg jantungku berhenti sejenak.

__ADS_1


"Secepat itu ibu," kataku


"Nggak bisa begitu Bu aku saja belum kenal orang nya," sanggahanku


"Sudah kamu menurut saja itu anaknya Bu Sambodo orangnya baik. Dia juga orang kaya punya ternak sapi ratusan ekor.mau apa lagi mau cari seperti apa?"kata ibuku


"Tetapi memandang orang bukan materinya Bu kelakuannya," jawabku


"Kalau kamu masih membantah ibu tak gantung diri sekarang.kamu senang ya kalau lihat ibunya meninggal,"ancam Ibuku


Sungguh ibu mengeluarkan jurus jitu membuat aku tidak bisa membantah.


Terus aku selidiki riwayat hidup Ryan dari teman -temanku.ternyata dia pemabuk,penjudi dan suka main perempuan.


"Ibu tahu nggak kelakuan Ryan.aku tahu dari tetangganya dia itu pemabuk penjudi dan suka main perempuan,"jawabku untuk menyakinkan ibuku


"Semua itu nanti bisa berubah kalau sudah berumah tangga,"jawab ibuku


"Ibu apa kamu mau memaksa anakmu masuk kandang harimau," kataku memberi peribahasa.


"sudah gak perlu di bahas besok keluarga Bu Sambodo datang habis magrib, kamu siap - siap saja,"Ibu menggertakku. Hari Minggu yang di tentukan telah tiba . Aku berkemas membawa baju berapa stell pergi ke rumah temanku Mawar "tok tok tok ,"mengetuk pintunya mawar .


"Iya Siapa?"tanya Mawar .


Mawar buka pintu "Oh kamu Marsha ada apa?" tanya Mawar


"Aku menginap di rumahmu beberapa hari ya .aku kabur dari rumah karena mau di jodohkan,"kataku


"Maaf Marsha kalau hari ini nggak bisa karena mertuaku akan datang dan menginap di sini maaf ya,"jawab mawar.


"Ya sudah aku cari tempat lain makasih ya ",jawabku


Lalu aku pergi ke tempat Rini


"Rin malam ini aku tidur rumahmu ya.soalnya aku kabur dari rumah karena mau di jodohkan",kataku memberi penjelasan pada Rini


" Maaf nggak bisa Marsha karena ibumu sudah aku anggap sebagai ibu kandungku .aku nggak mau mengkhianatinya.aku akan merasa berdosa kalau membantumu," jawab Rini


Di saat genting seperti ini kenapa tidak ada yang membantuku . Padahal Rini tiap malam sering menginap rumahku .Dia sudah seperti saudaraku.Di mintai tolong seperti ini dia takut sama ibuku.


Semua teman aku hubungi nggak ada yang mau menampungku untuk mengelak dari perjodohan ini . Akhirnya aku pulang dan pasrah pada nasibku. Sampai depan rumah sudah ada tenda- tenda biru untuk acara nanti malam


Karena keluarga mas Ryan ada 30 orang yang mau di ajak berkunjung. Tiba - tiba mataku tertuju


dengan seorang yang gagah dan tampan rahangnya bagus.seperti model.

__ADS_1


Dia duduk di teras rumah sambil mengenakan hem jeans juga bertopi sangat enak di pandang.


Dia adalah pacarku sebelum aku mengenal mas Arman.karena dia kerja jadi pelayaran sudah 2 tahun nggak ada kabar. kenapa kamu datang terlambat di saat aku mau di lamar, kata dalam hatiku. bersambung


__ADS_2