
Aaaargh....
Lagi-lagi teriakan terdengar, semakin lama semakin nyaring, namun tidak sedikitpun mengganggu kenyamanan Liu Lin, yang saat ini masih menikmati kue yang ada di mejanya. Bocah itu seolah tidak mendengar apapun, dia masih santai mengunyah kue yang ada di dalam mulutnya sambil sesekali tangan mungilnya memutar-mutar cangkir teh yang ada di atas meja.
"Ya ampun... Kenapa mereka terus berteriak seperti itu? Apakah mereka tidak takut jika sampai tenggorokan mereka terputus?" umpat Liu Lin.
Sedangkan semua penghuni hutan Pandora yang saat ini berada di dalam kolam obat, terus menjerit kesakitan. Tubuh mereka seolah terbakar di dalam lava yang sangat panas, bahkan tulang-tulangnya pun berderak hingga akhirnya remuk sedikit demi sedikit.
Mereka harus mencari pegangan agar tidak tenggelam di dalam kolam, saat seluruh tulang nya dihancurkan dan tubuhnya terasa lemas. Hal itu juga dirasakan oleh Yuan Lan dan Liu Yibey, kedua orang tua angkat Liu Lin itu merasakan tubuhnya bagaikan tercabik-cabik, saat reaksi dari air kolam obat itu merendam tubuhnya, hingga membuat mereka menggertakkan gigi untuk menahan rasa sakit.
Mereka berusaha untuk tidak mengeluarkan suara sedikitpun, bahkan hewan spirit sekalipun merasakan kesakitan yang tiada banding di saat reaksi dari kolam obat mulai merasuki tubuh mereka, mereka berjuang sekuat tenaga untuk tetap menjaga kesadaran agar tidak pingsan.
Bahkan Liu Yibey yang tingkat kultivasinya sudah berada di ranah Abadi tahap awal, merasakan betapa menyakitkannya reaksi dari kolam obat, hingga membuat dia terpaksa harus menahan nafas hingga beberapa kali.
Aaarrgh...
Aaargh...
Lagi-lagi teriakan terdengar, hal itu berlangsung selama beberapa hari, hingga akhirnya semua orang merasakan kembali seluruh tubuh mereka kembali diperbaiki sedikit demi sedikit, tulang-tulang yang hancur kembali dipersatukan dan menjadi semakin kuat dan kuat.
Bahkan Mereka terlihat menjadi semakin muda 10 tahun, setelah berendam selama beberapa hari di dalam kolam obat. Patriark Meng bahkan merasa takjub saat merasakan kulit tubuhnya kembali kencang, dia merasa kembali muda berpuluh tahun, dengan senyuman yang mengambang Mereka pun saling melirik dan saling mengagumi satu sama lain.
"Astaga... Ternyata kolam obat ini bisa membuat kita semakin cantik." ucap salah seorang wanita sambil memamerkan tangannya yang semakin putih, halus, lembut dan juga bercahaya.Bahkan rambutnya terlihat berkilauan dengan bibir tipis yang tersungging senyuman manis.
"Nona muda Liu Lin benar-benar sangat mengagumkan. Siapa yang menyangka jika bocah berusia 3 tahun itu memiliki obat yang begitu bagus? Aku sangat yakin jika mulai saat ini tak perlu khawatir lagi untuk melepaskan suamiku bepergian, karena dengan kecantikan yang aku miliki hari ini, dia pasti tidak akan pernah bisa melepaskan pandangannya dariku." ucap seorang wanita sambil mengedipkan sebelah matanya ke arah sang suami dan disusul dengan suara tawa semua orang.
Patriark Meng bahkan ikut tertawa menyaksikan kebahagiaan semua orang, kolam obat ciptaan Liu Lin berhasil menambah kebahagiaan dan kebanggaan mereka hingga kepuasan itu terpancar di wajah setiap orang.
Akhirnya seluruh penghuni hutan Pandora pun keluar dari kolam obat, mereka bersiap untuk mendapatkan pelatihan dari para prajurit kerajaan cahaya, sesuai dengan arahan Liu Lin. Namun sebelum pelatihan dimulai, Ternyata semua orang diharuskan untuk berlari mengelilingi gunung Pandora selama 100 putaran.
__ADS_1
Hal itu membuat semua orang membulatkan matanya, karena Liu Lin mengatakan jika mereka tidak boleh mempergunakan energi Qi untuk mempercepat lari dan hanya boleh menggunakan kekuatan fisiknya saja.
"Astaga.. Bagaimana mungkin 100 putaran tanpa menggunakan energi Qi dan hanya mempergunakan kekuatan tubuh saja? aku tak yakin bisa menyelesaikannya sebelum matahari condong ke barat." ucap seseorang seraya mengusap keringat yang tiba-tiba saja mengucur di seluruh tubuhnya.
"Aku juga tak yakin bisa melakukannya." ucap yang lain menimpali.
"Jangan terlalu banyak membantah! lakukan saja apapun yang diperintahkan oleh Nona muda Liu Lin, ini semua semata-mata demi kenaikan ranah kultivasi kita semua." ucap salah seorang tetua.
Akhirnya semua orang pun mulai bergerak untuk mengelilingi gunung Pandora, Mereka terlihat cukup kesulitan karena jalan yang terjal dan berbatu disertai dengan rerumputan yang berduri yang terpaksa harus menggores kaki mereka.
Bahkan mereka juga harus merasakan panas teriknya sinar matahari saat badan mereka terus berlari, terlebih Liu Lin menambahkan beberapa pemberat di kedua kaki, kedua tangan dan juga di punggung orang-orang tersebut.
Langkah Mereka terlihat sangat lambat, sehingga Liu Lin pun mengetahui jika mereka hanya mengandalkan energi Qi dan tidak pernah melatih kekuatan fisiknya dengan benar-benar.
Mereka terus berlari tanpa mengenal lelah, 100 putaran bukanlah hal yang mudah untuk mereka terlebih selama tinggal di hutan Pandora, mereka lebih sering mempergunakan jurus peringan tubuhnya untuk mempersingkat waktu.
Dengan cepat Liu Lin pun segera memerintahkan kepada mereka semua untuk beristirahat. Mereka diminta untuk segera kembali menuju kediaman masing-masing.
Keesokan harinya, mereka harus kembali berlari mengelilingi gunung Pandora, sama seperti hari pertama. Hingga sampailah di hari ke-30, akhirnya mereka berhasil mengelilingi gunung Pandora hanya dalam waktu 6 kali pembakaran dupa saja.
Saat pemberat dilepas dan mereka disuruh kembali untuk berlari, mereka merasakan efek dari latihan yang telah mereka lalui selama 1 bulan terakhir, tubuh mereka menjadi semakin ringan Bahkan mereka pun terlihat semakin cepat. Kini seluruh penghuni hutan Pandora bisa berlari dengan kecepatan kilat meskipun tanpa menggunakan jurus peringan tubuh.
Liu Lin nampak sangat bahagia melihat perubahan yang terjadi pada semua orang, akhirnya dia pun memutuskan untuk memulai pelatihan pertama pada para penghuni hutan Pandora.
Swooosh...
Swooosh...
Tap...
__ADS_1
Tap...
10 orang sosok mulai muncul dari ketiadaan, Liu Lin dengan sengaja mengeluarkan 8 orang prajurit kerajaan cahaya, beserta dua orang jenderal untuk melatih semua orang.
Bahkan dengan santainya, Liu Lin mengeluarkan salah seorang gegenya untuk melatih Liu Yibey sang ayah beserta Yuan Lan sang ibu.
Para penghuni hutan Pandora hampir saja terjatuh dalam posisi berdiri saat melihat dua orang jenderal dari kerajaan cahaya yang masih muda dan begitu tampan, terlebih setelah Liu Lin mengeluarkan salah seorang gegenya yaitu Long Yue yang merupakan pangeran ketiga kerajaan cahaya yang terlihat sangatlah menawan.
Seluruh Nona muda terlihat bersemu merah saat netra mereka tanpa sengaja memandang wajah tampan Long Yue yang memiliki rahang tegas, kulit yang halus hidung mancung terlebih dengan badan yang begitu tegap, membuat gadis manapun terpesona.
Sedangkan Long Yue muncul dengan sikap cool dan cueknya, dia sedikitpun Tidak melirik pada para Nona muda, tentu saja karena di hatinya hanya ada sang istri seorang.
...----------------...
Hai readers, jangan lupa mampir di novel terbaru author ya, yang satu ini masih dengan genre time travel.
Penuh intrik dan juga badas ya, perjuangan Xuan Jian sang putri yang terbuang dalam mengembalikan citra dirinya setelah di asingkan di paviliun kecil.
Atau...
Kisah Aleena, kisah seorang asisten yang tiba-tiba saja harus merasakan kepahitan hidup setelah mengalami penghianatan oleh sang tunangan. Dia juga menjadi korban pelecehan oleh seorang pria yang tak dikenal, hingga hampir saja kehilangan nyawanya.
Berjuang mencari keadilan, hingga akhirnya membangun sebuah kelompok mafia yang berisi wanita-wanita yang tersakiti, dan membalas dendam dengan sangat brutal dan kejam.
Author tunggu kehadirannya 🙏🙏🙏.
__ADS_1