Petualangan Liu Lin

Petualangan Liu Lin
Part 59


__ADS_3

Booom...


Booom...


Booom...


Permaisuri Xie Hua berkali-kali meledakkan seluruh energinya hingga mencapai radius 50 km dari tempatnya, kekuatan yang telah dia keluarkan berhasil membuat kepulan debu yang menggunung dan saat ini tanah terlihat bergetar.


Kemudian membentuk cekungan besar yang lebih mirip dengan sebuah kawah, akibat dari hantaman serangan yang dikeluarkan oleh tubuh wanita iblis itu.


Namun hal itu tak berguna untuk seorang Liu Lin yang saat ini masih berdiri dengan santai, karena sejak tadi gadis kecil itu telah menggunakan sebuah formasi untuk mengurung keberadaannya, sehingga tidak terkena ledakan energi yang membabi buta dari permaisuri Xie Hua yang saat ini sudah mulai emosi dan mengeluarkan aura membunuh yang sangat pekat.


Liu Lin tertawa semakin lantang, sejak di kehidupannya yang lalu, dia memang terbiasa untuk memprovokasi lawan-lawannya, sehingga membuat Liu Lin tak kesulitan untuk menjatuhkan mereka satu persatu, tanpa harus menguras terlalu banyak tenaga.


Karena semakin seseorang marah maka kekuatan dan juga serangan yang dilakukannya akan selalu mengalami kegagalan, emosi akan membuat seorang kultivator menjadi lengah, dan memberikan celah untuk lawan membalas serangannya.


Hal itulah yang selalu dimanfaatkan oleh Liu Lin, namun kali ini ternyata gadis kecil itu memiliki sebuah rencana lain, sehingga membiarkan serangan yang diberikan oleh permaisuri Xie Hua mengenai lahan kosong, dia bahkan hanya melompat-lompat sambil sesekali menyeringai ke arah sang permaisuri dari kekaisaran Xiao itu.


"Hahaha... Ternyata kekuatan iblismu tidak seberapa!" cibir Liu Lin.

__ADS_1


Dia terus saja memberikan provokasi kepada permaisuri Xie Hua, agar wanita iblis itu kembali menyerang dan menggunakan seluruh energi miliknya.


Liu Lin memang ingin sekali menguras energi kegelapan yang ada di dalam tubuh permaisuri Xie Hua untuk kemudian akan dia serap dan murnikan agar melengkapi api abadi miliknya untuk bisa bertransformasi semakin kuat dan sempurna.


Sebenarnya dia bisa saja menggunakan energi lava, namun melihat energi yang dimiliki oleh wanita iblis di hadapannya saat ini cukup mampu untuk membuat api hitam abadi miliknya menjadi semakin sempurna, akhirnya gadis kecil itu pun memutuskan untuk menyerap seluruh kekuatan milik permaisuri Xie Hua dan menyegel wanita iblis itu pada salah satu pagoda yang tersedia di ruang dimensi miliknya.


Saat ini seluruh keluarga Liu Lin yang berada di ruang dimensi berusaha untuk memperingatkan gadis itu agar lebih berhati-hati terhadap si wanita iblis, bahkan mereka meminta agar Liu Lin segera membuka ruang dimensi dan membiarkan mereka ikut bergabung untuk bisa bersenang-senang dengan wanita iblis itu.


Tapi sepertinya Liu Lin tak mengindahkan hal itu, dia malah dengan sengaja menutup jalur komunikasi antara dirinya dengan orang-orang yang saat ini tinggal di ruang dimensi.


Liu Lin membutuhkan konsentrasi lebih banyak, karena ternyata energi kegelapan yang bercampur energi iblis milik permaisuri Xie Hua lumayan besar, sehingga membuat dia berpikir untuk tidak membawa keluarganya dan melawan wanita iblis itu sendirian.


Dia sangat yakin jika dirinya masih memiliki kemampuan yang sama, seperti di kehidupan masa lalunya sebagai seorang Xiu Juan, hanya saja saat ini mungkin dirinya masih belum bisa mengalahkan wanita iblis itu dengan cepat.


"Hahaha... Serangan mu ternyata hanyalah seperti semut yang menggelitik telingaku, di mana kesombonganmu tadi permaisuri Xie Hua? Ayo cepat berikan aku sebuah serangan yang mematikan, agar aku bisa tahu bahwa kau memang benar-benar seorang ratu iblis sejati." teriak Liu Lin membuat permaisuri Xie Hua lagi-lagi memelototkan matanya.


Dia tak menyangka gadis di hadapannya saat ini memiliki keberanian yang begitu besar, sehingga menantang dirinya yang saat ini memiliki tingkat kultivasi di atas orang-orang yang tinggal di benua xingguan.


"Dasar gadis bodoh! Siapa sebenarnya kau? dan kenapa mencari masalah denganku? Bukankah saat ini aku tidak mengganggumu? Apakah kau terlalu nyaman dengan hidupmu, sehingga mencari kematian sendiri dengan datang padaku?" cibir permaisuri Xie Hua.

__ADS_1


Liu Lin tersenyum kecut mendengar ucapan yang dilemparkan oleh Ratu iblis itu, kemudian dia pun segera memperlihatkan sebuah tayangan yang mirip seperti layar tancap di hadapan permaisuri Xie Hua yang terlihat begitu shock, saat mengetahui bahwa gadis yang saat ini berdiri di hadapannya merupakan reinkarnasi dari seorang Xiu Juan yang telah berhasil menghancurkan dan juga membunuh raja iblis beserta seluruh pasukannya.


Bahkan dirinya hingga saat ini masih belum bisa membangkitkan kembali leluhur iblis, karena masih ada beberapa segel kuno yang mengekang pergerakannya, sehingga sebesar apapun energi Qi yang dia salurkan ke dalam kolam teratai hitam miliknya, masih belum mampu membangkitkan seluruh jiwa-jiwa iblis yang telah dihancurkan oleh Xiu Juan di masa lalu.


Permaisuri Xie Hua melayangkan sorot mata penuh permusuhan, dia pun segera mengeluarkan sebuah pedang yang memiliki aura kegelapan yang sangat pekat, untuk menyerang Liu Lin.


"Dasar manusia rendahan! Berani sekali kau berbuat seperti itu terhadap kaumku! Maka terimalah hukumanmu dari ratu iblis yang berkuasa ini! Kau harus segera dimusnahkan!" teriak permaisuri Xie Hua.


Namun Liu Lin hanya tersenyum tipis mendengar ancaman yang diberikan oleh Ratu iblis itu, kemudian dia pun segera mengedarkan aura Qi nya sebanyak 20% ke arah kaki, agar bisa membantu tubuhnya untuk menjadi semakin ringan saat dia melompat untuk menghindari seluruh serangan yang diberikan oleh permaisuri iblis itu.


Karena Liu Lin sangat yakin, setelah melihat tayangan pembantaian para iblis di masa lalu akan membuat dendam dan juga kekesalan di hati permaisuri Xie Hua semakin membesar, namun itulah yang diinginkan oleh gadis itu, sehingga dia pun dengan segera mengeluarkan 4 bola hitam kecil dari dalam cincin penyimpanannya, kemudian merapalkan beberapa mantra dan juga membentuk segel tangan.


Sehingga keempat bola berwarna hitam itu pun langsung terbang mengelilingi tubuh gadis kecil itu, permaisuri Xie Hua mendadak menghentikan serangannya, setelah melihat keempat bola hitam itu.


Dia sangat tahu dengan arti dari bola kegelapan yang akan merenggut jiwa dan juga esensi kehidupannya, sehingga memilih untuk melarikan diri, sebelum jiwanya terserap ke dalam empat bola hitam itu.


Tapi tidak akan semudah itu untuk menghindar dari seorang Liu Lin, saat ini gadis itu telah mengeluarkan sebuah pedang tingkat tinggi yang memiliki aura hitam yang sangat pekat, dan merupakan pedang berpasangan miliknya dan juga kaisar Yongsheng di masa lalu, tentu saja hal itu Liu Lin lakukan tak hanya semata-mata untuk menyerang permaisuri Xie Hua tapi sekaligus memanggil keberadaan dari pasangannya yang hingga saat ini masih belum juga menunjukkan batang hidungnya.


Dia benar-benar telah merindukan suaminya, kaisar Yongsheng yang sejak dulu begitu dikagumi dan dicintainya harus segera datang saat ini juga, begitu melihat aura kegelapan dari pedang berpasangan miliknya menguar keluar hingga membuat seluruh dunia xingguan bergetar dengan sangat hebat.

__ADS_1


Swoooosh...


Tap...


__ADS_2