
Booom...
Booom...
Duar...
Akhirnya terjadi ledakan yang sangat hebat begitu dua kekuatan berbenturan satu sama lain, Yan Chen dan permaisuri Xie Hua terlihat sama-sama mundur beberapa langkah ke belakang, keduanya segera mengatur nafas yang mulai terasa tersengal, kemudian kembali berhadapan dan memperlihatkan seringaian mereka masing-masing.
Permaisuri Xie Hua tidak menyangka jika pemuda yang berada di hadapannya saat ini, akan memiliki kemampuan untuk membendung serangan terbaiknya, bahkan pemuda itu sama sekali tidak terluka sedikitpun.
Namun dirinya saat ini merasakan jika dadanya terasa panas, bahkan muncul sebuah bekas luka bakar yang perlahan mulai terasa panas, akibat dari energi lava yang dikeluarkan oleh Yan Chen. Dia benar-benar tak menduga jika bocah kecil itu bahkan memiliki kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan semua orang yang tinggal di benua Xingguan.
"Sial...! ternyata bocah laki-laki ini sangat kuat pantas saja jika tadi gadis kecil itu segera memanggilnya itu untuk mengalahkanku! Ternyata dia memang benar-benar memiliki kekuatan yang sangat tinggi, bahkan mampu menandingi kekuatanku!" rutuk permaisuri Xie Hua sambil memegangi dadanya yang terasa sangat sakit.
Yan Chen hanya menyunggingkan seringaian tipis sambil menunjukkan pandangan meremehkan ke arah permaisuri Xie Hua yang saat ini tengah merasakan sakit, akibat dari serangan susulan yang diberikan oleh pemuda itu untuk membuat penekanan, agar permaisuri Xie Hua lebih mudah untuk dikalahkan.
Jika dibandingkan dengan raja iblis dalam kehidupan keduanya di masa lalu, permaisuri Xie Hua memang bukanlah apa-apa, hanya saja saat ini fisik keduanya masihlah anak-anak, sehingga sebesar apapun kekuatan yang mereka gunakan pada akhirnya akan berimbas pada tubuh kecil mereka sendiri, sehingga Yan Chen dan juga Liu Lin harus berusaha untuk tidak menggunakan energi yang terlalu berlebih, yang akhirnya akan membuat kerugian bagi tubuh mereka sendiri.
Hal itu sangat disadari oleh keduanya, sehingga Yan Chen dengan sengaja mengalirkan energi lava pada serangan balasan, yang sengaja dia buat untuk menjatuhkan permaisuri Xie Hua.
"Hahaha... Ternyata iblis jelek ini tidaklah setangguh yang disombongkan! dia benar-benar sangat menyedihkan!" cibir Liu Lin sambil menunjukkan pandangan sinis ke arah permaisuri Xie Hua.
Sedangkan Yan Chen hanya tersenyum manis mendengar ucapan dari istri kecilnya itu, kemudian dia pun segera mendekat dan memeluk tubuh Liu Lin dengan sangat erat.
"Apa kau merindukanku?" tanya Yan Chen sambil menatap lekat wajah istri kecilnya itu.
__ADS_1
"Kau bisa bicara?" Liu Lin terlihat mengerutkan dahinya saat mendengar suara Yan Chen.
"Tentu saja! Bukankah aku hanya akan bisu jika belum bertemu denganmu? Saat pertemuan kita, maka aku akan kembali normal seperti biasanya." ucap Yan Chen sambil menyentil hidung kecil milik Liu Lin.
Sedangkan permaisuri Xie Hua mulai menggertakan giginya melihat kelakuan dari kedua anak itu, dia merasa begitu diremehkan dan juga direndahkan oleh Yan Chen dan juga Liu Lin, yang saat ini bukannya memasang kewaspadaan terhadap serangan yang mungkin saja akan diberikan oleh permaisuri Xie Hua, tapi malah memilih untuk menunjukkan kemesraan mereka.
Sehingga membuat wanita iblis itu pun meradang dan langsung kembali melesat ke arah keduanya, dengan menggibaskan pedang hitam yang berada di tangannya yang telah dialiri oleh energi Qi miliknya yang disertai aura kegelapan dan juga aura iblis yang sangat pekat.
Menyadari hal itu Yan Chen segera melirik ke arah Liu Lin, keduanya pun menganggukkan kepala, kemudian terlihat jika saat ini kedua anak kecil itu telah mulai menggerakkan badan mereka seperti seorang yang sedang menari berpasangan.
Namun hal yang tidak diketahui oleh banyak orang, itu adalah jurus rahasia yang dimiliki oleh Xiu Juan dan kaisar Yongsheng di masa lalu, yang bernama tarian iblis neraka pencabut nyawa.
Sehingga begitu permaisuri Xie Hua mendaratkan serangan ke arah keduanya, Yan Chen langsung saja membendungnya dengan energi es dan juga energi lava miliknya, yang saat ini telah bisa bertransformasi menjadi sebuah energi murni, dia juga memberikan tendangan telakyang langsung mengenai ulu hati milik permaisuri Xie Hua.
Kheuk...
Sedangkan Liu Lin langsung melayang dengan sangat ringan bagaikan kapas yang tertiup angin, kemudian segera menggunakan kekuatan petir miliknya untuk menghancurkan batok kepala milik iblis itu, hingga akhirnya hancur berderai memuntahkan seluruh bagian dalam otaknya.
Blar...
Blar...
Blar...
Terlihat petir yang menyambar-nyambar berasal dari pedang kegelapan milik Liu Lin, yang saat ini mengeluarkan aura yang begitu mengerikan. hingga membuat suhu udara tiba-tiba saja berubah drastis menjadi sangat dingin, terlebih saat ini fluktuasi udara di sekitar pun mulai bergejolak, sehingga membuat semua orang merasakan sesak dan kesulitan untuk bernafas.
__ADS_1
Bilah pedang hitam milik Liu Lin yang telah dilapisi dengan api abadi miliknya, ternyata berhasil menarik seluruh energi alam, hingga bersatu dengan energi petir miliknya dan membuat sebuah sambaran kekuatan yang sangat kuat dan lekat ke arah tubuh permaisuri Xie Hua.
Jedeeer...
Bruk...
Tubuh wanita iblis itu pun segera terjatuh di atas tanah, dengan keadaan yang sangat mengenaskan. Saat ini kepalanya terlihat telah pecah hingga mengeluarkan seluruh isi yang ada di dalam otaknya.
Semua orang membelalakkan mata, menyaksikan kejadian yang sangat mengerikan tepat dihadapan mata mereka semua, tubuh mereka pun bergidik ngeri melihat kekuatan yang dimiliki oleh sepasang muda-mudi yang saat ini terlihat saling menyunggingkan senyuman manis.
Liu Lin segera menggerakan tangannya membuat sebuah segel, kemudian sebuah bola hitam muncul dan menyerap seluruh energi dari tubuh permaisuri Xie Hua hingga akhirnya masuk ke dalam bola hitam itu.
Liu Lin sengaja menyegel jiwa dan juga kekuatan milik dari wanita iblis itu, agar tak lagi-lagi bisa muncul di dunia xingguan dan membuat pengrusakan yang lebih besar, bahkan tanpa mengeluarkan kata-kata gadis kecil itu pun segera melemparkan sebuah serangan yang maha dahsyat ke arah istana kekaisaran Xiao, hingga membuat dentuman suara ledakan yang sangat kencang dan memekakan telinga.
Booom...
Booom...
Boooom...
Duar...
Asap hitam mengepul dari reruntuhan bangunan yang diyakini semua orang sebagai paviliun phoenix milik permaisuri Xie Hua selama ini.
Liu Lin segera mengerahkan 3 bola hitam ke arah tempat itu, untuk menyerap seluruh energi iblis dan juga energi kegelapan yang selama ini telah dibangkitkan oleh permaisuri Xie Hua, bahkan saat ini gadis kecil itu juga menarik paksa sebuah bunga teratai yang berwarna hitam, yang memiliki aura iblis yang sangat pekat dari dalam reruntuhan tempat itu.
__ADS_1
Semua orang hanya bisa membelalakkan mata, tanpa tahu harus berkata apa, saat ini semuanya begitu terkejut dengan banyaknya hal-hal asing, yang tiba-tiba saja muncul di istana kekaisaran Xiao, karena ambisi yang dimiliki oleh permaisuri Xie Hua yang menginginkan kebangkitan kembali ras iblis kegelapan untuk membantunya menguasai daratan dunia Xingguan.