Petualangan Liu Lin

Petualangan Liu Lin
Part 31


__ADS_3

Setelah selesai melepaskan rindu dengan seluruh anggota keluarganya, Liu Lin pun segera berpamitan, dia akan kembali melakukan kultivasi tertutup di atas batu datar, yang terletak di tengah-tengah air terjun Surgawi.


Hal itu tentu dimaklum oleh seluruh keluarganya, mengingat saat ini, bocah kecil itu masih berada di ranah bumi, setidaknya Liu Lin membutuhkan waktu untuk mengembalikan ranah kultivasinya, agar bisa setara dengan kehidupan sebelumnya.


Ratu Lin Xia yang mendengar ucapan dari sang Putri, hanya bisa tersenyum tipis, dia tak bisa menolak keinginan bocah kecil itu, mengingat saat ini mungkin saja Liu Lin sedang merindukan Kaisar Yongseng, hal yang bisa dilakukan hanyalah menaikkan ranah kultivasinya, sehingga di hari esok, bocah itu bisa melangkah keluar dari hutan Pandora untuk berpetualang mencari keberadaan sang suami yang dicintainya.


Setelah mendengar persetujuan dari sang ibu, tentu saja Liu Lin sangat bahagia, namun sebelum dirinya berkultivasi, bocah kecil itu melangkah ke arah kolam Yin dan Yang, dia akan merendam tubuh kecilnya di dalam kolam itu, untuk bisa meningkatkan kekuatan tubuh yang dimilikinya agar semakin kuat dan kuat.


Byur...


Liu Lin langsung saja menceburkan tubuh mungilnya ke dalam kolam Yin dan Yang, sesaat dia merasakan tubuhnya seolah tersedot kedalam pusaran air yang deras hingga tertariknya seluruh esensi alam kedalam kolam.


Tubuh kecil Liu Lin terlihat bergetar, seiring dengan perasaan panas dan sakit yang tiba-tiba saja mendera tubuhnya, Liu Lin merasakan saat ini seolah dadanya sedang dire*as oleh sebuah kekuatan yang tak kasat mata, bahkan seluruh tulang belulangnya terasa mulai seperti di remukan.


Hal itu membuat sang bocah terpaksa harus menggertakkan giginya untuk menahan rasa sakit. kolam Yin dan Yang membuat tubuh bocah itu mendapatkan kembali kekuatan yang sebenarnya, sehingga mau tidak mau, bocah itu pun harus bisa mempertahankan kesadaran, agar tidak pingsan.


Liu Lin berjuang untuk memperkuat tubuhnya, dan juga menghilangkan segala macam Aura perusak, yang mungkin saja menyulitkan dia dalam kenaikan ranah kultivasi, bocah itu sengaja tidak mempergunakan sumber daya apapun termasuk pil peningkat kultivasi atau pun pil pencuci dantian, dia ingin menjajal seberapa kuat tubuh fana nya.


Jika saja orang lain melihatnya, mungkin mereka akan menganggap bocah itu gila, karena sengaja mempertaruhkan tubuhnya sendiri. Dia bahkan tidak mengkonsumsi pil apapun, sebelum memasuki kolam Yin dan Yang.

__ADS_1


Liu Lin merendam tubuh kecilnya selama hampir 15 hari, dia merasakan seluruh tulangnya seolah Tengah diremukan, hingga bocah itu terus berteriak dengan sangat kencang, dia sengaja menggigit bibir bawahnya hingga berdarah, untuk menjaga agar dirinya tidak terjatuh.


Perjuangan Liu Lin Akhirnya selesai, tulang-tulangnya kembali diperbaiki, bahkan kini bocah kecil itu merasakan jika tubuhnya terasa semakin ringan dan tulang-tulangnya semakin kuat. Kulit bocah kecil itu semakin putih bak porselen, bahkan rambutnya juga berubah warna menjadi keperakan.


Setelah dirasa tubuhnya cukup kuat untuk melakukan kultivasi, akhirnya Liu Lin pun keluar dari kolam Yin dan Yang, kaki kecilnya langsung menuju air terjun Surgawi, hari ini dia akan memulai kultivasi tertutup hingga beberapa tahun ke depan. Liu Lin juga berfikir untuk mencari cara, agar bisa meningkatkan kemampuannya dalam bidang lain khususnya alkemis dan juga formasi.


Setelah sampai di atas batu yang mengapung di tengah-tengah air terjun Surgawi, akhirnya Liu Lin pun duduk dengan posisi Lotus, matanya terpejam, dia berusaha untuk mengosongkan pikiran dan mulai menarik esensi langit dan bumi.


Kepadatan Qi yang ada di dalam ruang dimensi milik Liu Lin Tidak diragukan lagi, sesaat setelah bocah itu memejamkan matanya, ribuan kekuatan berbentuk seperti pendaran cahaya memasuki seluruh dentiannya dan langsung dialirkan pada setiap Meridian Meridian kecil yang ada di dalam tubuhnya bocah itu.


Sesekali Liu Lin terlihat meringis, Dia merasakan energi yang sangat pekat terus merangsek ke dalam dantiannya, hingga membuat energi itu menumpuk, tak berselang lama dia pun mendengar suara ledakan terendam dari dalam tubuhnya.


Booom...


Booom...


Ledakan demi ledakan terdengar, hingga akhirnya menimbulkan suara retakan dari dalam tubuh Liu Lin, itu bukanlah suara retakan tulang, melainkan suara retakan atas terbukanya dantian tengah milik bocah itu, karena selama ini Liu Lin hanya memiliki satu dantian besar yang berada di pusat sedangkan dantian tengah dan juga dantian atas miliknya belum terbuka.


Booom...

__ADS_1


Booom...


Terbukanya dantian tengah milik Liu Lin, menyebabkan puluhan Meridian kecil pun ikut terbuka, hingga akhirnya energi yang menumpuk di dalam dantian besar milik Liu Lin, dialirkan kembali melalui setiap sel-sel tubuhnya ke arah setiap Meridian kecilnya.


Bahkan api hitam abadi miliknya, kini telah bertransformasi, tak hanya semakin besar tapi kini di setiap dantian dan juga Meridian milik Liu Lin, terlihat berwarna kehitaman menandakan jika api abadi itu telah menyatu dalam setiap dantian dan meridian yang ada di dalam tubuhnya.


Liu Lin masih memejamkan mata, dia masih berfokus dalam kenaikan ranah kultivasinya, tapi di sebalik itu dia masih bisa melihat dengan lautan kesadarannya, jika saat ini dantian miliknya menjadi semakin luas dan luas.


Bahkan Meridian yang ada di dalam tubuhnya pun bertambah semakin banyak, hingga membuat seluruh kekuatan dari elemen bawaan yang dimiliki oleh bocah itu menjadi semakin kuat.


Kenaikan ranah kultivasi Liu Lin, terlihat lambat jika dibandingkan dengan saat dia berada di kehidupan keduanya, sebagai seorang Feng May. Namun hal itu tak membuat si bocah kecil patah semangat, dia masih terus berusaha untuk meningkatkan ranah kultivasinya hingga ke tahap dewa-dewi tingkat akhir.


Liu Lin merasakan dengan terbukanya dantian Tengah miliknya, kekuatan tubuhnya pun semakin meningkat bahkan kini seluruh dentian dan juga meridiannya menyerap dengan sangat rakus setiap esensi yang menerobos masuk ke dalam tubuhnya.


Kenaikan ranah kultivasi Liu Lin tidak bisa dibandingkan dengan kultivator lain, mengingat saat ini, bocah kecil itu telah berhasil membuka dantian tengah miliknya, sehingga sebanyak apapun energi yang menerobos masuk ke dalam tubuhnya, akan langsung diserap dengan gila-gilaan dan tersimpan dalam setiap meridiannya.


Andai saja dantian atas milik Liu Lin ikut terbuka, pasti bocah itu akan semakin kesulitan dalam peningkatan kultivasinya, mengingat dia juga harus bisa membagi rata seluruh energi yang masuk ke dalam tubuhnya, ke dalam setiap dantian dan juga meridiannya, hingga kecil kemungkinan untuk Liu Lin bisa meningkatkan kembali ranah kultivasinya dalam jangka waktu yang cepat.


Bocah itu mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama lagi, untuk bisa menstabilkan kekuatan barunya dengan tubuhnya yang masih kecil. Andai saja ada orang yang mengetahui bahwa si kecil Liu Lin telah berhasil membuka dantian tengahnya, mungkin orang itu akan muntah darah, karena selama ini di dunia xingguan, semua orang hanya mengetahui jika dantian pusat atau dantian besar hanya ada satu.

__ADS_1


Sedangkan si bocah Liu Lin, dengan seluruh pemahamannya, setelah di kehidupan ketiganya sebagai seorang Xiu Juan, mendapatkan pengetahuan dari Sang Guru yang bernama Baiyin, dia mengetahui bila dentian atas yang berada di kepala bagian belakang adalah bagian yang terpenting dan paling sulit untuk terbuka.


__ADS_2