Please Cameback

Please Cameback
mencari seseorang


__ADS_3

Pagi ini mereka menghabiskan sarapannya bersama dan brangkat bersama


“pak saya turun disimpang ini saja” ucap kania


“ehh kenapa ” ucap radit


“nanti dilihat oleh karyawan lain pak ” ucap kania


“ ya sudah terserahmu ” ucap radit


Radit meminggirkan kendaraannya dan membuka pintu


“terima kasih pak ” ucap kania


“iya” ucap radit dan pergi


Kania menghela nafas dan berjalan ke arah kantor


Hari ini adalah acara pengesahan direktur baru dikantor kania yang saat itu sibuk mempersiapkan acara tidak


terlalu memperhatikan acara itu dan ia hanya sibuk memperhatikan keperluan acara.


Ia sudah ditugaskan oleh pak wirawan untuk menyiapkan acara itu.


“nia ” ucap jeni berteriak


Kania tersenyum ke arah jeni seraya merentangkan tangan


“akhh baru satu malam tidak bertemu, tapi sudah rindu ” ucap kania


“siapa yang rindu ” ucap jeni cemberut


“ahahah tidak ada. yaa sudah sana jumpai petrik dia sudah menunggu mu dari tadi ” ucap kania


“kamu tidak duduk bersama kami ? ” tanya jeni


“tidak, masih ada yang harus ku bereskan ” ucap kania

__ADS_1


Kania hanya pergi kessana kemari tanpa memperhatikan ia menambrak seseorang


“ auhh maaf pak ” ucap kania


“kania ” ucapnya


Kania mendongak dan melihat ternyata itu sopian mantannya dulu


“eh ian, sedang apa kesini” ucap kania


“aku di undang temanku pergantian diektur wira group ini ” ucap sopian


“ohh iya. Ayo masuk. Itu tempat duduk untuk tamu ” ucap kania sambil mennunjuk ke arah tempat duduk tamu


“ohh iya terima kasih. Aku kesana dulu. Kapan kapan kita berbicara ya ” ucap sopian


Kania hanya mengangguk. Dan mereka meninggalkan posisi mereka dan bergerak saling menjauh.


Setelah semuanya beres, kania duduk disamping jeni


“akhh akhirnya bisa tenang juga” ucap kania


“entahlah pak eira yang suruh ” ucap kania


Setelah pembawa acara mulai membuka, dan mempersilahkan pemimpin baru utnuk memberi ucapan salam kesemua karyawan. sang direktur masuk


Dan membuat kania tersedak kaget melihat siapa yang naik kepodium


Ternyata yang naik ke podium adalah radit


Jeni yang terkena semburan hanya kaget melihat tingkah sahabat nya itu


“kania ” ucap jeni sedikit menahan kesal


“maaf sayang ” ucap kania


Setelah selesai memberikan sedikit pidato, radit turun dan memandang sekilas ke arah kania

__ADS_1


“apa kau sudah tertarik padaku hm ” batin radit


Kemudian duduk ditempat yang sudah disediakan


Akhirnya acara itu berakhir. Semua orang sedang membicarakan direktur muda itu


“selamat bro ” ucap sopian saat melihat radit


“terimakasih ian ” ucap radit seraya  membalas salam sopian


“ohh iya aku sedang mencari seseorang dikantormu ini ” ucap sopian


“ayo kita bahas diruangan ku saja ” ucap radit seraya pergi keruangannya


Sampai diruangan radit permisi untuk mengganti setelan jas nya


“apakah ini ruangan khusus untuk bermain mu ” ucap sopian


“haha ini tidak layak untuk ******, aku


membuatnya khusus untuk tempat ku beristirahat dan tempat anak dan istri ku jika mereka datang singgah ke kantorku  ” ucap radit dan sopian hanya mengangguk angguk


“ohh iya siapa nama wanita yang sedang kau cari itu ” tanya radit


“apa itu yang membuat melajang sampai sekarang ” tambahnya lagi


“haha iya namanya nia ” ucap sopian yang terus membayangkan wajah kania


“seingat ku tidak ada disini bernama nia. Tapi nanti akan kutanya kebagian pegawai. Mungkin dia bagian yang tidak


sering ku jumpai  ” ucap radit


“ohh iya itu lebih baik. Aku merindukan tubuhnya ” ucap sopian


Dan perkataan sopian membuat radit mendelik tak percaya ternyata wanita itu tidak suci lagi gumamnya


“ya sudah kabari aku ya ” ucap sopian

__ADS_1


“aku pergi dulu ya, selamat menjalankan jabatan baru ” ucap sopian sambil say dadah ke radit


Radit mulai berpikir ia teringat ada seseorang yang sering dipanggil nia dikantor ini


__ADS_2