Please Cameback

Please Cameback
bulanbulanan


__ADS_3

Mereka yang membantu mengangkat barang itu  tak ada rasa lelah di wajah mereka, semangat lah yang menemani mereka memindahkan barang barang itu.


“ya sudah setelah selesai langsung ke ruang tamu ya. Disana sudah ada minum sama makanan ringan ” ucap titi


“baik titi ” jawab mereka serempak


Kemudian melanjutkan pekerjaan mereka, ada yang membersihkan ikan ada yang menuang bumbu dan semuanya mereka bereskan semua di bantu oleh fajar


Sedangkan  para wanita menunggu di ruang tamu ada yang belajar dan ada yang menonton.


Tapi kania sedang berusaha membujuk erick yang tidak mau berkumpul dengan yang lainnya


“adek kok disini, ayo kita main di ruang tamu ” ucap kania


Tak menerima jawaban, tak membuat kania menyerah  membujuk adik kecilnya itu


“ayolah” ucapnya lagi


Berbagai bujuk rayu yang ia lakukan  tapi tak


membuat erick bergeming, ia masih saja pura pura tertidur


“erick ” ucap kania sedikit meninggi


Dan erick tahu kalau kania sudah marah


“hiks hiks hiks ” tangis erick


Kania hanya menghela napas, erick memang selalu manja kepadanya, sakking manjanya kania kadang sampai kwalahan membujuknya


“sayang maaf  maaf  kakak tidak bermaksud memarahi mu” ucap kania


Tapi erick terus saja menangis dan tidak mau melihat kania


Ia tengkurap dan membelakangi kania


Kania pun akhirnya diam, sampai menunggu tangisan erick mereda


“kamu mau istirahat ” ucap kania yang melihat tangis erick berhenti


Erick yang ditanya, hanya menganggukkan kepalanya dan pelan pelan bergerak ke arah kania yang sudah berbaring disampingnya


Ia akan cepat tertidur saat di pelukan kania


Setelah lama di peluk erick mendongak dan menatap kania, seperti ada yang mengganjal


dihatinya


“ada apa sayang ” ucap kania


“apa dedek tidak apa apa ” tanya erick takut ia memeluk kania terlalu kuat


“tidak apa apa sayang, malah dedek senang di pelung sama kak erick ” ucap kania


Setelah mendengar jawwaban kania, erick pun membenamkan kepalanya dalam pelukan kania dan tertidur


Erick yang tidak suka keramaian, kadang membuat kania bingung bagaimana nanti saat tak ada dia


Siapa yang akan menemani erick batinnya.


Lama mereka berdua tertidur, setelah hampi 1 jam akhirnya erick terbangun lebih dulu karna


ingin pipis. Erick pergi ke kamar mandi dan melakukan semuanya sendiri


“dari mana sayang” ucap kania yang baru bangun


Erick tidak menjawab dan malah naik ketempat duduk. Ia pun duduk dan menghadap ke arah kania


Sedangkan kania rasanya ingin tertawa tapi ia tahan karna tak ingin membuat erick menangis


“akak angan anggil adek, tayang.  cekalang anggil


akutu abang elick. Tar lagi elik dah unya dedek ” ucap erick serius


Kania yang meihat itu hanya tersenyum dan mengiyakan permintaan erick itu


“baik abang elik ” ucap kania dengan suara cadel yang dibuat buat


Akhirnya kania dan erick keluar kamar  dan

__ADS_1


bergabung dengan yang lain di meja makan


Kania yang mecium aroma ikan, membuatnya menelan ludah rasanya ia ingin melahap semua ikan yang ada di depannya itu


“lap air liurmu dek hahahaha” ucap fajar yang melihat adeknya ternganga


“hehehe aku enggak ileran kak ” ucapnya malu


Fajar tertawa melihat tingkah kania


Sedangkan fira sedang sibuk menuapi bayi kecil yang sudah belajar duduk itu


Jesica sekarang benar benar lasak, sesekali dia menyembur makanannya dan mengenai kakak


panti


Saat orang lain terkena, jesika akan tertawa kuat.


Seoah olah dia tau orang lain kena semburannya. Fira hanya bisa ikut tertawa melihat tingkah putrinya


“ika jangan terus main nak ” ucap fira


Tapi tak diterge oleh sibayi mungil itu


Bahkan dia senang karna semakin banya yang tertawa karna erick sudah bermain dengannya


“adek angan itu lah, abang adi jolokkan ” ucap erik cemberut


Tapi lagi lagi jesika tak mendengar


“brmm brmmm” ucap jesika. Lagi dan agi nasi itu berhamburan entah kemana


“mas bilangin sama adek deh ” ucap fira


“dek ” ucap fajar dari meja makan yang tidak jauh dari meja makan jesika


Namun jesika terus saja bermain


“dek ” ucap fajar yang sudah meninggi suaranya


Dan itu membuat jesika terdiam.


Dan sepersekian detik tangisnya pecah


“hoaaa hoaa hoaa” teriaknya kuat


Dan itu membuat kaget satu panti tapi tidak dengan erik. Dia mendekat dan mengusap pipi


gembul jesika


“adek jeje cihh, dah abang ilang tadi gak engal. Kan dimalahi sama ayah ya kan” ucap nya


dan mengelap air mata buaya ika


Sebenarnya fajar merasa bersalah apalagi menatap wajah istrinya yang tiba tiba murung


Tapi setelah pandangan mereka bertemu


Fira tersenyum pertanda iya tak apa apa


Fajar pun menggendong jesika dan berusaha membujuknya


“maafkan ayah ya cup cup ” bujuk fajar


Setelah tangisnya mulai reda


Jesika pun makan dengan disuapi erik


Erik menjadi sangat baik karna mendengar penuturan kania tadi sebelum mereka istirahat siang


#flasback


“masih marah hmm” ucap kania


“tidak ” ucap erick


“kenapa nangis hmm ayok cerita sama kakak” membersihkan sisa air mata erick


“kakak itu sayang bangat sama kamu” ucap kania

__ADS_1


“kakak fajar juga sama sayangnya kayak kakak ke kamu, dia itu kakaknya kakak. Jadi itu juga


kakaknya erick” ucap kania


“adek jesika juga adeknya erick karna adek jesika jug adeknya kakak, sama kayak dedek yang dalam pelut kakak” ucap kania meyakinkan erik.


kania tahu erick yang suka cemburu, itu karna ada trauma dihatinya bagaimana rasanya


ditinggalkan dan tak memiiki keluarga.


Erick pun mengelus perut kania


“adi aku tu halus tayang cama dede jeje” ucapnya


Dan di balas anggukan oeh kania


“ote” ucap erick


Dan kania tersenyum mendengar jawaban erick


Ia pun membawa erick kepelukannya dan ikut terlelap


#flashbackoff


Para anak anak pun sudah berada di tempat duduk masing masing.


mereka siap menyantap makan malam mereka


Setelah selesai semuanya saling tersenyum kesebelah kanan dan kiri mereka


“selamat makan ” ucap mereka bersamaan


Mereka makan dengan lahap, ikan laut yang masih segar dengan bumbu racik yang menggugah selera


Membuat porsi makan mereka tambah dua kali lipat.


“pelan pelan makannya ya ” ucap titi


Sedangkan jesika yang melihat semua orang sibuk berusaha menyibukkan diri dan bergumam entah apa


“ma ma mama” gumamnya


“apa sayang” ucap fira


“kamu mau juga ” ucap fira dan dengan sangat gamang tangan jesika ingin meraihnya


Fira pun mengambil ikan yang tak bersambal dan membersihkan durinya lalu memasukkannnya kedalam piring kecil khusus jesika. Dan meletakkan di meja kecil engkap kursinya tempa ia biasa makan.


Jesika yang seolah olah tau bahwa itu ikan laut, langsung memakan dan menyerakkan semua ikan itu karna terburu buru ingin menghabiskan ikan itu.


Titi yang melihat itu tersenyum ia teringat kania yang berumur dua tahun yang ia dapat


dipasar dengan kondisi yang tidak terlalu baik.


Kania yang di bawa kepanti dan dimasakkan ikan laut, makan dengan sangat lahap dan


menghabiskan satu ikan besar yang dimasak khusus anak anak kecil tanpa cabai.


Mereka semua makan dengan lahap dan lagi lagi kebahaggia selalu diterima oleh keluarga besar itu.


Setelah selesai mereka saling bercekrama sambil menonton tv di ruang tamu.


Tiga hari telah berlalu, fajar sangat menikmati hari harinya di panti. Begitu juga dengan


jesika dan fira.


Jesika yang menjadi bulan bulanan anak panti mmbuatnya sangat bahagia.


Ia di perebutkan banyak orang. Tapi dengan sigap erick selalu berusaha untuk menjauhkan mereka.


Erick benar benar memonopoli jesika.


Stayy toon para readers


Dan di tunggu ya kelanjutannya


Jangan lupa like dan votenya


Sarangheo 😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2