
Mereka yang membantu mengangkat barang itu tak ada rasa lelah di wajah mereka, semangat lah yang menemani mereka memindahkan barang barang itu.
“ya sudah setelah selesai langsung ke ruang tamu ya. Disana sudah ada minum sama makanan ringan ” ucap titi
“baik titi ” jawab mereka serempak
Kemudian melanjutkan pekerjaan mereka, ada yang membersihkan ikan ada yang menuang bumbu dan semuanya mereka bereskan semua di bantu oleh fajar
Sedangkan para wanita menunggu di ruang tamu ada yang belajar dan ada yang menonton.
Tapi kania sedang berusaha membujuk erick yang tidak mau berkumpul dengan yang lainnya
“adek kok disini, ayo kita main di ruang tamu ” ucap kania
Tak menerima jawaban, tak membuat kania menyerah membujuk adik kecilnya itu
“ayolah” ucapnya lagi
Berbagai bujuk rayu yang ia lakukan tapi tak
membuat erick bergeming, ia masih saja pura pura tertidur
“erick ” ucap kania sedikit meninggi
Dan erick tahu kalau kania sudah marah
“hiks hiks hiks ” tangis erick
Kania hanya menghela napas, erick memang selalu manja kepadanya, sakking manjanya kania kadang sampai kwalahan membujuknya
“sayang maaf maaf kakak tidak bermaksud memarahi mu” ucap kania
Tapi erick terus saja menangis dan tidak mau melihat kania
Ia tengkurap dan membelakangi kania
Kania pun akhirnya diam, sampai menunggu tangisan erick mereda
“kamu mau istirahat ” ucap kania yang melihat tangis erick berhenti
Erick yang ditanya, hanya menganggukkan kepalanya dan pelan pelan bergerak ke arah kania yang sudah berbaring disampingnya
Ia akan cepat tertidur saat di pelukan kania
Setelah lama di peluk erick mendongak dan menatap kania, seperti ada yang mengganjal
dihatinya
“ada apa sayang ” ucap kania
“apa dedek tidak apa apa ” tanya erick takut ia memeluk kania terlalu kuat
“tidak apa apa sayang, malah dedek senang di pelung sama kak erick ” ucap kania
Setelah mendengar jawwaban kania, erick pun membenamkan kepalanya dalam pelukan kania dan tertidur
Erick yang tidak suka keramaian, kadang membuat kania bingung bagaimana nanti saat tak ada dia
Siapa yang akan menemani erick batinnya.
Lama mereka berdua tertidur, setelah hampi 1 jam akhirnya erick terbangun lebih dulu karna
ingin pipis. Erick pergi ke kamar mandi dan melakukan semuanya sendiri
“dari mana sayang” ucap kania yang baru bangun
Erick tidak menjawab dan malah naik ketempat duduk. Ia pun duduk dan menghadap ke arah kania
Sedangkan kania rasanya ingin tertawa tapi ia tahan karna tak ingin membuat erick menangis
“akak angan anggil adek, tayang. cekalang anggil
akutu abang elick. Tar lagi elik dah unya dedek ” ucap erick serius
Kania yang meihat itu hanya tersenyum dan mengiyakan permintaan erick itu
“baik abang elik ” ucap kania dengan suara cadel yang dibuat buat
Akhirnya kania dan erick keluar kamar dan
__ADS_1
bergabung dengan yang lain di meja makan
Kania yang mecium aroma ikan, membuatnya menelan ludah rasanya ia ingin melahap semua ikan yang ada di depannya itu
“lap air liurmu dek hahahaha” ucap fajar yang melihat adeknya ternganga
“hehehe aku enggak ileran kak ” ucapnya malu
Fajar tertawa melihat tingkah kania
Sedangkan fira sedang sibuk menuapi bayi kecil yang sudah belajar duduk itu
Jesica sekarang benar benar lasak, sesekali dia menyembur makanannya dan mengenai kakak
panti
Saat orang lain terkena, jesika akan tertawa kuat.
Seoah olah dia tau orang lain kena semburannya. Fira hanya bisa ikut tertawa melihat tingkah putrinya
“ika jangan terus main nak ” ucap fira
Tapi tak diterge oleh sibayi mungil itu
Bahkan dia senang karna semakin banya yang tertawa karna erick sudah bermain dengannya
“adek angan itu lah, abang adi jolokkan ” ucap erik cemberut
Tapi lagi lagi jesika tak mendengar
“brmm brmmm” ucap jesika. Lagi dan agi nasi itu berhamburan entah kemana
“mas bilangin sama adek deh ” ucap fira
“dek ” ucap fajar dari meja makan yang tidak jauh dari meja makan jesika
Namun jesika terus saja bermain
“dek ” ucap fajar yang sudah meninggi suaranya
Dan itu membuat jesika terdiam.
Dan sepersekian detik tangisnya pecah
“hoaaa hoaa hoaa” teriaknya kuat
Dan itu membuat kaget satu panti tapi tidak dengan erik. Dia mendekat dan mengusap pipi
gembul jesika
“adek jeje cihh, dah abang ilang tadi gak engal. Kan dimalahi sama ayah ya kan” ucap nya
dan mengelap air mata buaya ika
Sebenarnya fajar merasa bersalah apalagi menatap wajah istrinya yang tiba tiba murung
Tapi setelah pandangan mereka bertemu
Fira tersenyum pertanda iya tak apa apa
Fajar pun menggendong jesika dan berusaha membujuknya
“maafkan ayah ya cup cup ” bujuk fajar
Setelah tangisnya mulai reda
Jesika pun makan dengan disuapi erik
Erik menjadi sangat baik karna mendengar penuturan kania tadi sebelum mereka istirahat siang
#flasback
“masih marah hmm” ucap kania
“tidak ” ucap erick
“kenapa nangis hmm ayok cerita sama kakak” membersihkan sisa air mata erick
“kakak itu sayang bangat sama kamu” ucap kania
__ADS_1
“kakak fajar juga sama sayangnya kayak kakak ke kamu, dia itu kakaknya kakak. Jadi itu juga
kakaknya erick” ucap kania
“adek jesika juga adeknya erick karna adek jesika jug adeknya kakak, sama kayak dedek yang dalam pelut kakak” ucap kania meyakinkan erik.
kania tahu erick yang suka cemburu, itu karna ada trauma dihatinya bagaimana rasanya
ditinggalkan dan tak memiiki keluarga.
Erick pun mengelus perut kania
“adi aku tu halus tayang cama dede jeje” ucapnya
Dan di balas anggukan oeh kania
“ote” ucap erick
Dan kania tersenyum mendengar jawaban erick
Ia pun membawa erick kepelukannya dan ikut terlelap
#flashbackoff
Para anak anak pun sudah berada di tempat duduk masing masing.
mereka siap menyantap makan malam mereka
Setelah selesai semuanya saling tersenyum kesebelah kanan dan kiri mereka
“selamat makan ” ucap mereka bersamaan
Mereka makan dengan lahap, ikan laut yang masih segar dengan bumbu racik yang menggugah selera
Membuat porsi makan mereka tambah dua kali lipat.
“pelan pelan makannya ya ” ucap titi
Sedangkan jesika yang melihat semua orang sibuk berusaha menyibukkan diri dan bergumam entah apa
“ma ma mama” gumamnya
“apa sayang” ucap fira
“kamu mau juga ” ucap fira dan dengan sangat gamang tangan jesika ingin meraihnya
Fira pun mengambil ikan yang tak bersambal dan membersihkan durinya lalu memasukkannnya kedalam piring kecil khusus jesika. Dan meletakkan di meja kecil engkap kursinya tempa ia biasa makan.
Jesika yang seolah olah tau bahwa itu ikan laut, langsung memakan dan menyerakkan semua ikan itu karna terburu buru ingin menghabiskan ikan itu.
Titi yang melihat itu tersenyum ia teringat kania yang berumur dua tahun yang ia dapat
dipasar dengan kondisi yang tidak terlalu baik.
Kania yang di bawa kepanti dan dimasakkan ikan laut, makan dengan sangat lahap dan
menghabiskan satu ikan besar yang dimasak khusus anak anak kecil tanpa cabai.
Mereka semua makan dengan lahap dan lagi lagi kebahaggia selalu diterima oleh keluarga besar itu.
Setelah selesai mereka saling bercekrama sambil menonton tv di ruang tamu.
Tiga hari telah berlalu, fajar sangat menikmati hari harinya di panti. Begitu juga dengan
jesika dan fira.
Jesika yang menjadi bulan bulanan anak panti mmbuatnya sangat bahagia.
Ia di perebutkan banyak orang. Tapi dengan sigap erick selalu berusaha untuk menjauhkan mereka.
Erick benar benar memonopoli jesika.
Stayy toon para readers
Dan di tunggu ya kelanjutannya
Jangan lupa like dan votenya
Sarangheo 😊😊😊
__ADS_1