
Fira pun duduk dan meletakkan handphone itu
disampingnya.
Fira kaget ternyata ia tak menggunakan sehelai baju pun
Dan itu membuat teringat pergulatannya tadi malam.
“kok senyum senyum sendiri ” tanya fajar dengan suara seraknya
“akkh mas sudah bangun” ucap fira merona
Fajar yang melihat tingkah istrinya, membuatnya semakin tergoda
“akhhh ” teriak fira
Fajar menarik fira kedekapannya lagi dan mengkungkung fira dengan kedua lengannya
“mas hentikan ini sudah pagi ” ucap fira yang
terus mendapat ciuman fajar
“hehe kita olahraga pagi dulu ya sayang, ini baru jam 6 adek pasti belum bangun” ucap
fajar
Dan langsung melakukan aksinya
Sedangkan fira yang juga menginginkannya hanya bisa pasrah dan menikmati sentuhan
suaminya
Siang pun menyongsong keluarga kecil itu sedang beres beres untuk pergi ke rumah makan milik mereka
“kok cemberut sihh” ucap fajar sambil menggedong bayi mungil itu
“lihat itu bunda jelek ya kalau sedang cemberut ” ucap fajar dan itu membuat bayinya terkekeh, entah karna tahu atau senang dipeluk ayahnya
“biarin” ucap fira kesal
“ini semua gara gara kamu mas, dah ku bilang sekali saja”
“tapi kamu sosor terus ” tambahnya lagi
Fajar yang mendengarnya hanya terkekeh
“maaf sayang, soalnya dah lama puasa, nanti punya aku karatan. Kamu mau ?” ucap fajar
“lagian bukan cuman aku aja yang kenekan, kamu juga menikmatinya yang. ” goda fajar yang membuat istrinya semakin kesal
Fira pun hanya melotot, betapa tak tau malu suaminya.
Tapi ia juga senang karna suaminya beberapa hari berubah menjadi lebih terbuka dan perhatian
.
Setelah selesai membereskan semuanya, mereka bertiga pun langsung pergi ke kedai
Beberapa hari berlalu, fira pun merasa keluarganya sekarang sudah lengkap.
Kehadiran kania beberapa hari yang lalu membuat fajar menjadi lebih baik
Hingga tiba waktunya mereka berkunjung ke panti asuhan
Fajar menyiapkan banyak ikan mentah lengkap dengan bumbunya, sedangkan fira mempersiapkan pakaian mereka karena mereka akan bermaam disana
Sedangkan bayi kecil itu sedang belajar tengkurap. Dan kadang kadang ia akan menangis karna kelelahan tengkurap tapi tidak bisa mebalikkan badannya
Dan seperti pagi ini, jesika menangis sangat kuat, sontak itu membuat fajar kaget dan
berlari ke arah putrinya
“cup cup kenapa sayang ” ucap fajar dan menggendong jesika
“engggak bisa balik lagi ya heheh ” ucapnya terkikik
Ia sungguh gemas melihat ptrinya
“ia terus saja tertawai putrimu ” ucap fira yang sudah membawa koper keuar
“heheh habis nya adek lucu kali “ ucap fajar sambi menciumi pipi gembul jesika
Fira hanya bisa tersenyum melihat tingkah konyol suaminya
“mas sudahsiap menyiapkan ikannya ” tanya fira
__ADS_1
“ sudah, itu di dalam bagasi “ ucap fajar
Fira pun membawa kopernya ke mobil, saat membuka mobil fira kaget dengan semua ikan itu
“ini untuk apa mas, kenapa banyak sekali ” ucap fajar
“iya biar
bisa kita masak untuk anak anak ” ucap fajar antusias
Fira hanya
bisa pasrah dan akhirnya koper diletakkan di kursi penumpang, karna kursi itu
juga nantinya kosong
Mereka yang sudah bersiapa siap, akhirnya berangkat ke panti asuhan kasih tempat kania
tinggal sekarang.
Fajar yang sedang membawa mobil terkadang ia tersenyum mengingat masa kecilnya. Ia tak
sabar bertemu dengan kania Dan fira yang
menatap betapa antussiasnya fajar hanya bisa ikut senang.
“mam mam mam” ucap bayi keci dibelakang
Dan itu membuat mereka kaget, untuk pertama kalinya putrinya memangginya mama
“apa sayang ” ucap fira dan menggendong jesika
“coba bilang lagi sama bunda ” ucap fira
“mam mam ” ucapnya jesika seolah mengerti apa yang disuruh oleh fira
“ayah dek cobak bilang ” ucap fajar yang tidak mau kalah dari fira
“ma ma ” ucap bayi itu
“kok mama aja sih dek” ucap fajar sedikit kecewa
“hahahha sabar dong mas adek juga baaru beberapa bulan, belum genap 1 tahun ” ucap fira terkikik
Tapi ia berpikir tidak apa apa nanti juga putrinyaakan memangginya ayah batinnya
Tapi ia juga kadang takut, jika jesika lama memanggilnya ayah
Mengingat betapa buruknya di dimasa lalu
Pikirannya mulai me rewind apa yang dulu pernah terjadi dikeluarga mereka
Hingga tak terasa mereka telah sampai di panti asuhan itu. Dari luar panti asuhan itu terlihat sederhana
Tapi jika sudah masuk ke dalam akan terlihat
menakjubkan
Kania mendesain khusus dan memikirkannya dengan matang.
Butuh beberapa minggu kania untuk mendesain panti ini
Ia ingin menghadiahkan ini pada titi
Dan ia memberitahu titi saat titi berulang tahun yang ke 50
Rasa bahagia menyertai mereka padaa saat itu, terutama anak anak. Mereka bersyukur memiliki kakak yang sangat luar biasa.
Kania yang mendengar suara mobil, berlari keluar dan melihat kakak angkatnya
Kania berjalan dan memeluk fajar.
Fajar langsung memeluk kania erat, dan lupa disekitarnya
“kakak ” ucap kania yang merasa fajar terlalu lama memeluknya.
“ehh maaf kakak hanya senang bertemu denganmu ” ucap fajar sambil mengelapa air matanya
“ heyy hentikan tangisan mu itu ayah ” ucap fira berbisik menirukan suara anak bayi
“hehehe iya sayang ” ucap fajar sambil mengambil jesika dari gendongan istrinya
Kania pun memeluk fira dan mencium pipi gembul jesika
Anak anak bergantian menyalami fajar dan mencium pipi gembul jesika
__ADS_1
Sunggu mereka terpesona dengan bayi kecil itu. Rambut yang kriwil kriwil seperti indomie, mata bulat gelap
Membuat siapa yang melihatnya pasti terpesona
Seolah olah ia adalah bintangnya disana
Semua orang antusias melihat kedatangan mereka
Tapi tidak dengan titi dan erick
Mereka menatap bayi kecil itu
“titi perkenalkan ini kak fajar ” ucap kania membuyarkan lamunan titi
“selamat datang dirumah kami nak ” ucap titi
Dan fajar memeluk titi dan terlalu erat
“terimakasih telah menjaga adikku bu ” ucap fajar
Titi hanya tersenyum dan memeluk fajar dengan erat. Dan tanpa sadar titi menetekkan air matanya
“sama sama nak. Dan ia adalah putri ibuk dan sudah seharusnya ibuk merawatnya ” ucap titi
“ohh ini cucunya titi ya ” ucap titi dan menggendongnya
“erick kemari nak, lihat dia gembul sekali ” ucap titi karna mereka berdua tadi sama
sama terdiam dan saing pandang karna melihat bayi kecil itu
Titi tahu apa yang di pikirkan erick tapi dia berusaha agar tetap membuat erick tidak
merasa di kucilkan
Titi mendekatkan jesika ke erik dan erik hanya menatapnya dan memberi salam kepada
fajar dan fira.
Kemudianmasuk kerumah.
Kania yang melihat itu kaget.
Kemudian kania menatap titi. Dan titi memberi kode supaya kania pergi membujuknya
“ayok masuk kak” ucap kania pada fira
mereka masuk kerumah kecuali fajar dan beberapa anak laki laki di panti itu
“banyak sekali kak” tanya anak anak yang membantu fajar mengeluarkan barang dari bagasi
“hehehe iya kita akan makan besar beberapa hari ini ” ucap fajar
“hore hore ” ucap mereka gembira
Setelah selesai mereka mengangkat semua box ikan itu dan barang barang yang dibawa fira
“ditaruh dimana ti ” ucap muel anak remaja dipanti itu
“taruh saja disana nak ” balas titi
“kenapa banyak sekali nak ” tanya titi kaget melihat ikan yang ada dalam beberapa box
itu
“kata bang fajar kita akan makan besar beberapa hari ini ti ” balas yang lain dengan bahagia
Mereka yang membantu mengangkat barang itu tak ada rasa lelah di wajah mereka, semangat lah yang menemani mereka memindahkan barang barang itu.
“ya sudah setelah selesai langsung ke ruang tamu ya. Disana sudah ada minum sama makanan ringan ” ucap titi
“baik titi ” jawab mereka serempak
Kemudian melanjutkan pekerjaan mereka, ada yang membersihkan ikan ada yang menuang bumbu dan semuanya mereka bereskan semua di bantu oleh fajar
" walau hidup teramat sangat berat tapi rasa syukurlah yang menimbulkan kebahagian"
Be strong 😇😇😇
Stay toon para readers
Ditunggu ya episode selanjutnya
dan jangan lupa di like dan di vote ya
Sarangheo 😊😊😊
__ADS_1