Please Cameback

Please Cameback
Kembali ke panti


__ADS_3

Terimakasih para readers yang masih setia menunggu cerita ini


Jika ada saran dan kritik silahkan tulis dikolom komentar


Kania terus berusaha mengganggu tidur pulas sikecil itu


“ikhh keponakan ku cantik sekali, nanti kalau erick melihatnya pasti akan di akuisisi” ucap kania terkikik membayangkan ericik menjadi guardian untuk bayi kecil itu


“siapa itu ” tanya fira


“itu adik terkecil dipanti. Dia sangat suka meihat wanita cantik ” ucap kania


“hahhaah benarkah” tanya fajar dan hanya dibalas anggukan oleh kania


“jadi kamu tinggal dipanti ” tanya fira


“iya kak ” jawabnya


“sesekali kita kesana yuk mas ” ucap fira


“iya orang kakak berkunjung lah ke panti. Disana kami sangat ramai ” ucap kania


“iya kami pasti akan berkunjung ” ucap fajar


Akhirnya mereka memutuskan bercerita di pondok kecil dekat rumah makan itu


Ada banyak pondok pondok kecil disana


Yang disiapkan bagi mereka yang ingin menyantap ikan sambil menatap ke pantai


Lama mereka mengombrol kahirnya kania m pamit


Fajar rasanya berat melepaskan kania


Baru saja beberapa jam bertemu


Meski tak terlalu jauh, fajar masih ingin berbincang banyak


Tapi ia tak boleh terlalu overprotektif terhadap adiknya itu


Takutnya kania jadi takut.


“baiklah kamu hati hati di jalan dan jangan lupa menghubungi kami jika sudah sampai ”


ucap fajar


“kami akan berkunjung  diakhir pekan ” ucap nya dan memeluk kania tanda perpisahan


“aku pamit yang kak fir ” ucap kania dan memeluk fira


“seringlah memberi kabar, apalagi kepada kakak mu ” ucap fira sambil menunjuk kearah fajar dengan mengerucutkan bibirnya


Kania hanya tertawa dan mengangguk


Kania juga tak lupa berpamitan pada keponakan kecilnya


Kania melangkah kakinya meninggalkan tempat itu


Fajar sangat berat melepas kania, dia sudah membujuk kania supaya bermalam tapi ditolak


lembut dengan kania


Fira tetap berusaha menenangkan fajar


Ia tahu betapa fajar masih menginginkan kania


“nanti kita akan bertemu lagi di akhir pekan” ucap fira menenangkan


Fajar berusaha tenang dan mengangguk angguk


Fajar terus menatap wajah gadis kecilnya


Untuk pertama kali ia mampu menatap wajah itu lama


“maafkan ayah ” ucap dan mengecup kening putri


Dan lagi lagi little girl itu tertidur didekapan ayahnya


Ternyata benar adanya kalau anak perempuan itu hanya bisa tenang saat berada dalam pelukan ayahnya.


Itu yang sering membuat seorang perempuan menganggap ayah adalah pacar pertama dan kasih sayang nya melebihi apa pun.


Fajar mondar mandir kesana kemari, ia yang tak kunjung mendapat kabar dari kania membuatnya khawatir


“kita tunggu saja ” ucap fira


“tapi ini sudah jam berapa ” ucapnya marah


Membuat fira kaget, dan pergi dengan pelan dari dekat fajar

__ADS_1


Fajar yang tak pernah peka dengan semua kelakuannnya selama ini membiarkan fira pergi


begitu saja


Drtttt drttt


suara bunyi handphone fajar


“halo nia kamu sudah sampai, kenapa lama sekali tidak memberikan kakak kabar ” ucap fajar khawatir


“maaf kak tadi kania belanja dulu dan batre kania habis” ucap kania


“ohh baiklah. Jika kamu tidak apa  apa. Segeralah istirahat ” ucap fajar


Dan hanya di iyakan kania serta mengakhiri percakapan mereka


Fajar yang sudah mulai tenang duduk bersandar disofa


Ia menghela nafas panjang, entah kenapa rasa khawatirnya sama dengan saat ia melihat adik


kecilnya


Fajar pun kembali mengurus rumah makan itu. Ia kembali berkutat dengan bumbu dapur dan


meraciknya sesuai takaran.


Soal rasa memang tidak kalah dengan masakan hotel bintang lima. Oleh karena itu mereka tak pernah sepi setiap hari


Senja yang telah hilang, kini berganti malam


Setelah selesai membereskan semuanya, fajar  dan semua karyawan yang bekerja ditempat itu kembali kerumah mereka


Fajar yang sangat lelah, masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri


Rasanya lelahnya sudah hilang saat menatap kedua wanita yang terlelap itu


Memandangi kedua insan itu sambil mengusap usap kepalanya dengan handuk kecil , fajar


mendekati keranjang menatap wajah  istrinya


Terbesit rasa bersalah karna tadi ia membentaknya


“maaf ” gumam  fajar sembari mengecup kening fira


Tapi fira tak terganggu sedikit, yang terbangun malah gadis kecil yang berada disamping


Dengan sigap fajar menggendong  bayi  mungil itu


“kenapa sayang, ayah mengganggu bobo mu ya ” ucap fajar sambi menoel noel pipi gembul


putrinya


Gadis kecil itu bukannya menangis, ia malah tertawa dan  berceletoh entah apa


“sayang pelankan suarumu dong, nanti bunda bangun” ucap fajar tersenyum  melihat putrinya terus bergumam entah apa


Sambil menggendong jesika yaitu  putri pertama mereka, fajar menghangatkan asi yang ada dalam dot itu


Fira selalu menyediakan susu cadangan untuk bayi mungilnya itu.


Setelah selesai menghangatkan susu itu, fajar dan  jesika kembali kekamar dan duduk di sof adekat tv


Kamar itu memang didesain untuk ukuran besar dilengkapi dengan tempat menonton tv ada dapur kecil dan kamar mandi lain lagi ruang bermain yang disiapkan untuk putri


mereka dan lain lain


Fira yang  meraba tempat tidurnya kosong,


membuka mata dan bangun mencari keberadaan putrinya


Fira melihat dibawah kolong tempat tidurnya dan disekitar box bayi itu


“tidak mungkin jatuh, apalagi berjalan ” batin fira


Dan tidak mungkin bersama fajar


Karna fajar kalau sedang  marah kepada fira ia akan tidur di ruang kerjanya


Maka muncul hal hal buruj dipikiran fira


Ia takut ada yang menculik putrinya


Fira yang  sudah berdiri disamping tempat


tidur


Mengadahkan pandangannya keseluruh ruangan itu


Ia pun terfokus ke springbed kecil depan TV, ia meihat pemandangan yang jarang setelah

__ADS_1


mereka berumah tangga lima tahun ini


Membuat fira menangis tanpa suara. Rasanya bahagia melihat pemandangan indah itu


Perlahan lahan fira mengambi jesika dari gendongan fajar, tapi tetap saja membangunkan tidur suaminya itu.


“maaf mengganggu tidur mu” ucap fira sedikit takut


Fajar menatap intens wajah istrinya, fira yang ditatap semakin takut kalau fajar marah


Fajar  berdiri dan memeluk fira yang sedang memeluk istrinya


“maaf ” gumam fajar


Fira tersenyum, rasa takut hilang entah kemana


“sebaiknya kita ke tempat tidur, tangan ku agak pegal ” ucap fira


“ohh iya maaf” ucap fajar dan membawa istri dan putrinya ke tempat tidur yang ukurannya  besar itu


Jesika memang sekarang agak sulit digendong, pertumbuhannya yang sangat pesat membuat


fira yang kurus kwalahan menggendongnya


Setelah meletakkan jesika, fira ikut berbaring di samping jesika seraya memberi asi


Jesika yang sudah  kenyang, terlelap dan melepaskan nen nya. Ia mendengkur halus dan  itu membuat fira gemes melihat mucung putrinya yang terus saja seperti mengemut sesuatu


Fajar yang sudah tau putrinya sudah bobo


Memeluk fira dari belakang. Tangan nya yang sudah kesana kemari membuat sensasi yang


berbeda


“akkh mas ” ucap fira terhenti


“sayang aku ingin dirimu” ucapnya


“ini sudah lewat dari empat puluh hari ” tambahnya


Fira yang sudah juga terbawa suasana hanya bisa mengiyakan permintaan fajar


Mereka pun melakukan olahraga malam dengan pelan, karna takut mengganggu jesika


Fajar membawa fira ke sofa keci itu. Mereka melakukan berbagai gaya hingga mereka


benar benar lelah.


Dan terlelap tanpa busana sedikit pun


Drrrtt


drtttt


Suara dering hp fajar membua tfira bangun dari tempat tidurnya


Fira mengambil hp itu dan melihat ada nama kania disana


“halo dek ” ucap fira


“syalom kk, bagaimana kabar kalian disana ” tanya kania


“baik sayang, bagaimana dengan kalian ” tanya fira


“baik kak.” Ucap fira


“kami akan kesana minggu depan ” ucap fira


Kania yang mendengar itu merasa senang entah kenapa ia merasa dekat dengan keluarga kecil itu


“baiklah aku akan menunggu kalian. Jangan lupa bawa si princess ya ” ucap kania antusias


“iya iya. Sampai jumpa. Dan jangan lupa jaga kesehatanmu dengan si debay” ucap fira


“iya orang kakak juga ya. Sampai jumpa minggu depan kak” ucap kania dan mengakhiri


panggilan itu


Fira pun  duduk dan meletakkan handphone itu


disampingnya.


Dan menatap wajah tampan suaminya


Stay toon para readers


Jangan lupa kasih likenya ya dan votenya


Sarangheoo😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2