Please Cameback

Please Cameback
di panti


__ADS_3

saya bekali kali mengucapkan terima kasih untuk para readers sekalian


sudah mau berkunjung dan membaca cerita ini


jika ada kritik dan saran silahkan klik di kometar


jika ada yang promosi silahkan


monggo


Namun tawa mereka terhenti ketika ada yang membuka pintu


“sayang kamu sudah bangun ” ucap ibuk panti sambil meneteskan air mata


Ia tak sanggup melihat dan mendengar kondisi putrinya itu


Ibuk panti memeluk kania erat dan terisak


Semua disana merasakan kesediha keduanya. Mereka tahu bagaimana hubungan keduanya dan kesulitan apa yang mereka aami selama ini


“maafkan titi tidak bisa menjengukmu beberapa hari ini ” ucapnya seraya membersihkan air mata kania


“tidak apa apa ti, nia baik baik saja sekarang ” balas kania dengna membuat senyum termanisnya


“bagaimana kondisi panti ti ?” tambah kania


Semua orang terdiam tapi mereka tak juga bisa bohong.


Kania paling tidak bisa dibohongi, apalagi soal panti dan anak anak


Ibu sarah pun mendekat dan memeluk kania. orang yang dipeluk merasa aneh. Dia tau ada sesuatu terjadi cengan panti asuhan dan anak anak


“kamu tenang dulu, bunda akan memberi tahu mu jika kamu sudah siap untuk mendengarnya” ucap sarah


“kamu tidak boleh  menangis dan terlalu memikirkan yang akan  mengganggu kesehatan janin mu” tambahnya lagi


“bunda dan ira sedang mencari jaan keluarnya ”


Kania hanya mengangguk tanda menyetujui sarat bunda sekaligus mantan ibu mertuanya itu


Bunda sarah pun akhirnya menceritakannya dan kania mencerna dan berusaha untuk tetap tegar dan tidak menangis


“ohh jadi seperti itu ya bun ” ucap kania


Dan semua yang ada diruangan itu merasa heran dengan tanggapan kania tentang masalah hak milik panti


“ya sudah kita nanti pak rangga, biar aku nanti berbicara dengannya” ucap kania menatap titinya


“bagaimana dengan adik adik ti. Apa mereka semua sehat sehat ?” tambah


kania


“tidak sayang, erick semakin parah, apalagi beberapa bulan ini kamu tidak mejenguknya ” ucap ibuk panti


Kania yang melihat ibu panti sedih, langssung memeluknya dan berusaha menenangkan


Yang melihat kelakuan kania membuat semuanya bangga


Itulah kania selalu berusaha tetap tegar di hadapan semua orang yang disayanginya.


“ ya sudah kamu istirahat dulu sayang, biar bunda yang urus panti “ ucap bunda sarah


Namun kania menolak, dia sudah merasa baikan sekarang


“tidak bun, aku akan pulang bersama titi ” ucap kania dengan yakin


Mendengar itu sarah dan ira tidak dapat berkata apa apa. Kanialah yang menentukan pilihannya sendiri


Setelah lama berdebat akhirnya bunda ira mengalah


“baiklah kamu jaga diri, jika ada masalah jangan lupa hubungi kami ” ucap bunda ira

__ADS_1


“iya bunda. Pasti ” ucap kania


Dan kania bersiap siap untuk kembali ke panti asuhan. Sebnarnya ia masih bingung dimana dia akan bekerja.


apa akan ada yang menerima seorang ibu hamil untuk bekerja.


Namun dia berusaha untuk tetap tenang, tabungan sebenarnya masih cukup untuk kebutuhan mereka beberapa bulan ini. Apalagi setelah menikah ia tak mengeluarkan sepeser pun uang


Yang kania pikirkan adalah biaya biaya yang mungkin tak tersuga dengna jumlah besar.


Kania akhirnya kembali dengan menggunakan kursi roda.


Setelah sampai di panti asuhan semua bersorak bahagia menanti kedatangan


kania


“kakak ” ucap adik adik panti


“aku merindukan kakak ” ucap mereka


“kakak juga ” ucap kania memeluk semua anak panti


Begitu juga dengan jeni mereka memluk jeni dan petrik


“akhh kaka nia baru pulang dari rumah sakit, kalian bermain dengan kak jeje dan kak petrik ya” ucap ibu panti


“baik titi ” ucap mereka


“ayo siapa yang mau main sama kakak ” ucap jeni


Mereka berebutan dan berusaha menjangkau jeje, tapi dengan cepat jeje menjauh dari kania


Membbiarkan kania untuk istirahat


“ayo biar titi antar kekamarmu ” ucap ibu panti


Kania yang melewati ruang tamu memperhatikan seorang anak yang asik bermain di dunianya sendiri


Dia sedang mengggambarkan dibukunya dan tak tau apa yang dia buat


Biasanya jika kania akan pulang, dia akan menunggu dipohon dekat gerbang sambil menggambar dan menunjukkannya pada kania yang sudah datang


Tapi tidak hari ini, melirik saja dia tak mau


Kania berusaha berdiri dan mendekat ke arahnya


“sayang ” itu adalah panggilan kania pada erick


Erick melirik dan memandang ke arah suara. Lalu kembali fokus lagi ke gambarnya


Kania duduk di depan erik dan meliha terick menggambar


Disana ada seorang anak  kecil yang duduk sambil menutup mukanya dengan tangan  dan sepasang kekasih dan mereka saling berjauhan


Kania tahu maksudnya itu, erick yang selalu menumpahkan suasana hatinya pada gambar membuat kania mengerti dengan itu


“sayang maafkan kakak” ucap kania


Erick menatap mata kania yang berkaca kaca dan itu membuat air mata erick terjatuh


Kania merentangkan tangan, pertanda meminta untuk dipeluk


Dengan cepat radit menjatuhkan dirinya kepelukan kania


“kakak merindukanmu ” ucap kania


“kakak tidak sayang lagi sama erick, kakak udah lupa sama eerick” ucap erick lirih


Erick yang baru berumur 4 tahun, masih membutuhkan kasih sayang dari ibunya


Tapi ditinggalkan ditempat sampah dan hanya berharap pada kania

__ADS_1


“tidak sayang. Kakak sangat menyayangimu dan kakak tidak pernah lupa sama erick” ucap kania yang juga terisak


Mereka berdua saling memeluk dan terisak bersama


Erick mendongak dan menata kania


Dia mengangkat kelingkinnya dan bilang pada kania untuk berjanji


“iya kakak janji ” membalas kelingking erick


Kania membersihkan wajah erick dan mereka sama sama masuk ke kamar


Biasanya kalau ada kania erick akan tidur nyenyak kar tidur dipeluk sambil kepala di elus elus kania


“dia sudah beberapa bulan tidurnya tidak teratur. Dia bisa sampai jam 1 malam menggambar saja ” ucap ibu pannti ke pad kania yang memeperhatikan wajah erick


“dia juga selalu menanyalkan kapan kamu pulang. Kadang titi bilang kita telpon dia tak mau. Katanya takut ganggu kamu ” ucap ibu panti


Dan itu membuat kania sedih dan meneteskan air mata


Setelah lama berbincang dengan titi, kania pun tertidur bersama erick.


Titi keluar dan melihat jeni dan petrik yang sedang main anak ayam.


Tawa petrik dan jeni membuat semua anak anak disitu ikut bahagia


Petrik yang terus berusaha mengambil salah satu anak anak yang ada dibelakang jeni, tapi tak pernah berhasil


Walau sebenarnya dengan mudah petrik bisa mengambilnya tapi ia terlalu bahagia melihat tawa kekasihnya itu


Setelah berhubungan beberapa bulan ini, keduanya bukannya saling mencari kebahagiian bersama


Tapi malah menunjukkan ego masing masing


Jeni yang sudha kelelahan meminta break kepada semuanya


“kakak lelah kita break dulu ya ” ucap jeni


Mereka semua mengiyakan dan duduk dekat pohon besar yang ada dipekarangan depan panti itu


Titi datang dengan senampang puding dan beberapa jenis buah yang sudah dipotongi ala tukang rujak


“apa kalian lelah ” ucap titi


“iya titi ” jawab mereka bersamaan


“ohh sambil istirahat ayo makan puding nya ” ucap titi


Mereka memakan dengan teratur. Ada yang mengambil puding, buah dan  es lilin buatan titi.


Semuanya terlihat bahagia.


Entah karna apa, saat kita makan berame rame rasanya kelezatan makanan itu meningkat sepuluh kali lipat.


Bahkan ikan asin saja dengan sambal uleg bisa menjadi rasa daging ayam jika makan berame rame


Disaat seperti ini lah yang dirindukan oleh petrik dan jeni saat datang kepanti


Titi yang selalu rajin dan pandai  mengolah makanan makanan  membuat anak anak yang ada dipanti itu tak pernah merasa berkekurangan


Bahkan disini sekali sebulan akan ada acara makan luar seperti sphagetti, steak dan lain lain


Ini ada saat kania sudah bekerja diperusahann wira grup


Ia tak mau adik adiknya buta akan dunia luar bahkan kania membawa kekota melihat bangunan bangunan besar dan ketaman safari


 


 


staytoon para readers

__ADS_1


dan jangan lupa like and vote ya


sarangheo


__ADS_2