Putri Jenderal Yang

Putri Jenderal Yang
Episode 41. Qin Yi Yi


__ADS_3

Awalnya, Qin Yi Ming dan Han Ze Xin berteman baik. Mereka sudah bersahabat selama 8 tahun. Han Ze Xin sering pergi menemui Qin Yi Ming di istananya, membuat dia mengenal seorang wanita yang bernama Qin Yi Yi. Wanita itu memiliki senyum yang sangat menawan, dia ramah dan juga baik hati.


Qin Yi Yi adalah adik kandung dari Qin Yi Ming, wanita itu meninggal ketika mengejar Han Ze Xin. Dia terjatuh ke dalam jurang, kepalanya membentur bebatuan di dasar jurang, membuat Qin Yi Yi langsung meninggal saat itu juga.


Hari itu, Qin Yi Yi mengungkapkan perasaannya kepada Han Ze Xin, dia tidak menyangka jika laki-laki itu akan menolak cintanya. Ketika Han Ze Xin akan kembali ke Kerajaan Han, Qin Yi Yi mengejar kuda Han Ze Xin. Entah bagaimana, wanita itu jatuh ke dalam jurang bersama dengan kuda yang dia tunggangi.


Sejak saat itu, persahabatan di antara Han Ze Xin dan Qin Yi Ming menjadi retak. Qin Yi Ming menganggap kematian adiknya adalah kesalahan dari Han Ze Xin.


Merasakan hawa buruk dari kebencian Qin Yi Ming, Han Ze Xin berbalik menatap laki-laki itu. Wajahnya kembali dingin, dia menatap Qin Yi Ming sambil bertanya kepada laki-laki itu. "Sampai kapan kau akan mengganggu di sini? Istriku sudah lelah, apa kau tidak mendengarnya?"


Qin Yi Ming diam tanpa berkata-kata, dia berbalik badan lalu pergi dari sana. "Han Ze Xin, dengan segala cara, aku akan merusak hari pernikahanmu." batin Qin Yi Ming.

__ADS_1


Setelah kepergian Qin Yi Ming, Han Ze Xin mengangkat tubuh Qing Xia, dia membaringkan tubuh wanita itu di atas ranjang.


"Tidurlah, wajahmu terlihat tidak bersemangat. Aku akan menemani di sini sampai kau tertidur." ucap Han Ze Xin yang duduk di samping tempat tidur.


Qing Xia menarik lengan Han Ze Xin, dia menepuk-nepuk samping ranjang yang dia tiduri. Mengajak Han Ze Xin untuk berbaring bersamanya. Han Ze Xin tersenyum nakal, dia menundukkan wajah hingga bibirnya menyentuh daun telinga Qing Xia.


"Kau sedang menggodaku?" tanya Han Ze Xin sambil berbisik. Dia mengeluarkan lidahnya lalu menyapu daun telinga Qing Xia beserta isi di dalamnya. Membuat Qing Xia merasa geli, namun juga nikmat.


Han Ze Xin naik ke atas ranjang, dia berbaring di samping Qing Xia. Wajahnya menoleh ke samping, menatap wajah Qing Xia. Sembari menurunkan pakaian Qing Xia, dia berkata kepada wanita itu. "Tapi aku sudah tergoda, jadi kau harus bertanggung jawab."


Qing Xia menahan tangan Han Ze Xin, dia menatap kesal dengan wajah yang cemberut. "Aku lelah! Kau tidak mengerti arti kata lelah?" ucap Qing Xia dengan nada yang kesal pula.

__ADS_1


Han Ze Xin tersenyum lagi, kali ini lebih nakal dan lebih mesum dari sebelumnya. "Jangan khawatir, aku akan membuatmu tertidur lelap." bisiknya sambil menepis tangan Qing Xia. Dia kembali menarik pakaian Qing Xia hingga sedikit terbuka, memperlihatkan bagian pundak dan juga belahan dadanya.


"Han Ze Xin!" Qing Xia memanggil dengan nada datar. Dengan wajah serius, dia menatap wajah laki-laki di sampingnya.


Melihat perubahan ekspresi di wajah Qing Xia, Han Ze Xin menghentikan kenakalannya. Dia membelai wajah Qing Xia lalu menjawab panggilan darinya.


"Ya, aku di sini."


Qing Xia menangkap tangan yang membelai wajahnya, dia lalu bertanya kepada Han Ze Xin. "Siapa laki-laki tadi? Kenapa dia sangat membencimu?"


^^^BERSAMBUNG...^^^

__ADS_1


__ADS_2