
"Selain aku, siapa yang masuk ke kamar ini?" tanya Han Ze Xin, wajahnya terlihat sangat marah.
Qing Xia tidak menghiraukan pertanyaan dari laki-laki yang sekamar dengannya, dia sibuk menatap keluar. Dengan penglihatan tembus pandang, Qing Xia melihat seorang laki-laki yang baru saja menyusup masuk ke dalam kediaman. Dia memperhatikan penyusup yang melompat dari satu atap ke atap lain, dan sekarang wajah Qing Xia mengarah ke atas langit-langit kamar. "Dia berada di atas!" ucap Qing Xia secara refleks.
Han Ze Xin juga menyadari kedatangan seseorang, dia berjalan keluar dari pintu lalu terbang ke atas atap kamarnya. "Mau apa kau datang kemari?" tanyanya dengan wajah dingin setelah melihat wajah seorang tamu yang tidak di undang.
"Aku hanya ingin memberimu ucapan selamat atas pernikahanmu!" jawab Qin Yi Ming yang menjadi penyusup di kediaman Han.
"Jangan berpura-pura, aku tahu kau tidak memiliki niat baik!" seru Han Ze Xin dengan perasaan curiga. Dia sangat yakin jika Qin Yi Ming pasti sedang memikirkan rencana jahat untuk mengganggu hidupnya.
__ADS_1
Qin Yi Ming tersenyum sinis, dia melompat turun dari atas atap lalu masuk ke dalam kamar. Awalnya dia memang berniat untuk membunuh Qing Xia, tapi setelah melihat wajah cantik di hadapannya itu, Qin Yi Ming menjadi ragu-ragu.
"Kenapa kau menyusup kemari?" tanya Qing Xia dengan wajah datar.
Han Ze Xin menyusul masuk, dia langsung menghadang di depan Qing Xia untuk melindungi istrinya dari kelicikan Qin Yi Ming. "Jangan dekat-dekat dengannya! Dia seorang ahli racun yang handal." ucap Han Ze Xin dengan tatapan dingin yang mengarah ke bola mata Qin Yi Ming.
"Setelah di pikir-pikir, kau sangat mirip dengan seseorang!" seru Qing Xia sebelum Qin Yi Ming menjawab pertanyaannya.
Di mata Qin Yi Ming terlihat kesedihan yang mendalam, dia menatap Qing Xia lalu berkata kepadanya. "Kalaupun ada yang mirip denganku, orang itu... sudah tidak ada lagi di dunia ini."
__ADS_1
"Tidak, aku baru saja melihatnya. Seorang wanita yang sangat mirip denganmu!" ucap Qing Xia yang kini tersenyum licik dengan tatapan yang masih mengarah ke sebuah pohon besar yang menjulang tinggi ke arah langit.
"Seorang pelayan yang bernama Xiao Yi, dia sangat mirip denganmu!" ucap Qing Xia ketika mengingat nama wanita yang sedang bersembunyi di balik pohon besar.
Han Ze Xin merasa bingung dan penasaran, dia tidak pernah melihat seorang wanita yang mirip dengan Qin Yi Ming kecuali Qin Yi Yi. Dia berbalik badan menatap wajah Qing Xia yang masih mengarah ke luar pintu.
Qin Yi Ming sangat marah, dia mengepal erat kedua telapak tangan dan menggeretakkan gigi-giginya. Laki-laki itu mengira jika Qing Xia sedang mempermainkan dirinya dengan mengungkit wajah Qin Yi Yi yang mirip dengannya. "Jangan bercanda! Apakah kau akan bilang jika di sampingku ada hantu wanita yang sangat mirip dengan ku?" sergah Qin Yi Ming dengan tatapan tajam ke arah Qing Xia.
"Kau tidak percaya?" tanya Qing Xia sambil tersenyum sinis. "Aku akan membawa wanita itu kemari!" lanjutnya berbicara sambil berlari ke arah pohon besar untuk menangkap wanita yang dia maksud.
__ADS_1
"Lepaskan aku!"
^^^BERSAMBUNG...^^^