Putri Jenderal Yang

Putri Jenderal Yang
Episode 48. Gangguan


__ADS_3

"Aku... Aku hanya bercanda! Mana mungkin aku tinggal bersama para pembunuh. Haha...!" Qing Xia memalingkan wajah, takut ketahuan jika dia sedang berbohong. Namun sikap gugup dan raut wajahnya yang kebingungan tentu saja membuat Han Ze Xin curiga.


"Terlalu banyak hal mencurigakan dari mu!" benak Han Ze Xin.


Karena tidak ingin memaksa Qing Xia, Han Ze Xin tidak lagi membahasnya. Dia membiarkan saja kebohongan itu berlalu. Dalam hatinya, Han Ze Xin ingin menunggu. Menunggu sampai Qing Xia sendiri yang ingin menceritakan semua rahasia tentang hidupnya.


"Besok hari pernikahan kita, kamu... tidak merasa gugup?" tanya Han Ze Xin sambil menatap wajah Qing Xia.


"Sedikit, ini kan pernikahan pertama ku." jawabnya yang lalu di cemberuti oleh Han Ze Xin. "Jadi maksudmu, kau masih ingin mengadakan pernikahan kedua, ketiga dan seterusnya?"

__ADS_1


Qing Xia menatap wajah Han Ze Xin yang terlihat kesal, dia memegang kedua pipi laki-laki itu. Qing Xia lalu tertawa lebar sambil menekan pipi Han Ze Xin. Membuat bibirnya maju ke depan seperti bibir ikan. Tawa Qing Xia semakin keras, dan laki-laki di hadapannya hanya tersenyum melihat kelakuan nakal calon istrinya.


Sepasang mata memperhatikan Qing Xia dari kejauhan, langkahnya semakin mendekat secara cepat. Kini dia berdiri di depan Qing Xia dan Han Ze Xin. Dengan raut wajah yang sangat marah, laki-laki itu menegur Qing Xia. "Su Xia Qing! Jaga kelakuan dan sikapmu!"


Qing Xia mendongakkan kepala, menatap ke sumber suara. "Su Xi Yan, kenapa kau di sini?" tanya Qing Xia dengan raut wajah yang langsung berubah kesal.


"Jika aku tidak berada di sini, apa lagi yang akan kau lakukan dengan laki-laki ini? Menciumnya? Atau langsung mengajaknya masuk ke dalam kamar?" teriak Su Xi Yan secara tidak sadar.


Mendengar kata-kata hinaan dari Su Xi Yan, hati Qing Xia seperti tertusuk jutaan duri. Sakit dan nyeri! Dia tidak tau apa yang salah dari laki-laki itu, selalu saja menghina dan juga menganggapnya sebagai seorang wanita murahan. Padahal seingat Qing Xia, dia tidak pernah melakukan hal buruk ataupun menggoda laki-laki yang menjadi kakak angkatnya itu.

__ADS_1


Su Xi Yan menarik lengan Qing Xia, "Ayo pulang!" ucapnya sembari berbalik badan. Han Ze Xin segera menahan sebelah tangan Qing Xia. Dengan wajah dingin, laki-laki itu memberi perintah kepada Su Xi Yan.


"Lepaskan tanganmu!"


Su Xi Yan membalikkan kembali badannya, dia menatap mata Han Ze Xin yang memperlihatkan amarah dan juga kecemburuan terhadapnya. "Kenapa aku harus mendengar perintahmu?" ucapnya sambil bertatap mata dengan laki-laki itu.


"Karena yang kau pegang itu adalah lengan milik pengantinku!" sahut Han Ze Xin dengan nada yang menekan kata pengantinku. Membuat Su Xi Yan semakin marah karena tidak bisa berkata apa-apa untuk melawan jawaban dari Han Ze Xin.


Su Xi Yan melepaskan tangannya, dia lalu mengalihkan pandangannya ke Qing Xia. "Ikut aku pulang!" perintahnya lagi kepada wanita itu.

__ADS_1


"Plakkk!"


^^^BERSAMBUNG...^^^


__ADS_2