
"Han Ze Xia! Jaga sikapmu, kau ini benar-benar tidak sopan!" Han Ze Xin menegur adiknya dengan wajah kesal.
Qing Xia menatap suami dan adik iparnya secara bergantian, dia sedikit bingung karena wajah mereka sangat mirip sekali. "Wajah kalian benar-benar mirip!" serunya dengan ekspresi wajah yang tercengang. "Apakah adikmu suka memakai pakaian perempuan?" tanya Qing Xia sambil menatap Han Ze Xia.
"Hahaha!"
Kali ini giliran Han Ze Xin yang tertawa keras karena Han Ze Xia di anggap sebagai seorang pria yang tidak normal oleh Qing Xia.
"Hei kakak ipar, kau benar-benar lucu. Sayang sekali kau menikah dengan Kakak yang dingin terhadap wanita, bagaimana kalau kau menikah denganku saja?" goda Han Ze Xia, dia turun dari tempat tidur lalu berjalan mendekat ke arah Qing Xia.
Qing Xia jadi serba salah ketika Han Ze Xia menyentuh wajahnya. Jika bukan karena statusnya sebagai adik ipar, Qing Xia pasti sudah mematahkan tangannya. Dia juga keheranan melihat Han Ze Xin yang terus menerus tertawa tanpa menegur adiknya yang sedang meraba-raba wajah Qing Xia.
__ADS_1
"Wanita ini sangat menarik, dia tidak mengetahui seluk beluk keluarga kami. Itu artinya, dia benar-benar tulus mencintai Kakak. Dia menikah dengan Kakak bukan karena menginginkan status yang tinggi. Aku jadi semakin ingin menggodanya, semoga saja aku tidak mendapat tamparan yang keras." benak Han Ze Xia.
Tangan yang tadi berada di wajah Qing Xia kini turun hingga ke belahan dada Qing Xia. Han Ze Xia menyentuh ringan benda padat dan kenyal itu dengan mata yang sedikit terbelalak. "Wah... Besar sekali miliknya, pantas saja Kakak begitu menyukai wanita ini meskipun dia sudah janda." benak Han Ze Xia.
"Plakkk!"
Han Ze Xin memukul tangan Han Ze Xia sebelum Qing Xia bertindak. Dia menatap kesal kepada adiknya itu, "Keluar, kau mengganggu malam pertama kami!" usirnya dengan nada kesal.
"Ckkk! Kakak iparku sangat cantik, aku tidak rela dia hanya menjadi milik Kakak seorang. Berbagilah bersamaku!" ucap Han Ze Xia dengan senyuman nakal yang membuat Qing Xia menjadi salah paham.
"Memangnya aku ini barang? Dasar banci gila" benak Qing Xia.
__ADS_1
"Bagus, dia marah! Apa yang akan dia lakukan selanjutnya? Aku sangat penasaran." benak Han Ze Xia.
Han Ze Xia kembali mengulurkan tangannya, kali ini dia merem*s bokong Qing Xia secara cepat. Qing Xia langsung murka, dia mengangkat tangannya untuk menampar pipi Han Ze Xia, namun tangannya di tahan oleh Han Ze Xin.
"Jangan memukul adik perempuanku!" ucap Han Ze Xin sambil tersenyum.
"Pe... Perempuan?" tanya Qing Xia sambil menatap wajah Han Ze Xia.
Han Ze Xin mengangguk di barengi dengan Han Ze Xia. Mereka berdua tersenyum geli dan menahan tawa. Keduanya tidak menyangka jika Qing Xia akan mengira Han Ze Xia adalah seorang laki-laki yang menyamar menjadi seorang wanita.
"Ckkk! Kalian berdua berkomplot mempermainkan aku ya?" Qing Xia bertanya dengan wajah kesal dan marah. Tetapi Han Ze Xia tiba-tiba memeluknya dengan gemas. Di saat itulah Qing Xia menyadari sesuatu, ketika dua buah benda menonjol mengenai tubuhnya.
__ADS_1
"Dia benar-benar seorang perempuan!"
^^^BERSAMBUNG...^^^