
"Lepaskan aku, lepaskan!" teriak wanita itu sambil meronta-ronta dari tangan Qing Xia.
Han Ze Xin dan Qin Yi Ming ikut berlari keluar, mereka memperhatikan wajah Xiao Yi yang sama sekali tidak ada mirip-miripnya dengan wajah Qin Yi Ming. Qin Yi Ming menjadi semakin marah, dia yakin jika Qing Xia memang sedang mempermainkannya.
"Apa yang sedang dipikirkan oleh Qing Xia? Kenapa dia melakukan hal ini?" tanya Han Ze Xin dalam pikirannya.
"Lepaskan aku!" pinta Xiao Yi sambil meronta dan mengeluarkan air mata buaya. Wanita itu mencoba memancing rasa kasihan dari kedua pria di dekatnya.
"Cukup!" bentak Qin Yi Ming dengan wajah yang merah padam. Dia menarik lengan Xiao Yi agar terbebas dari genggaman Qing Xia.
__ADS_1
Qin Yi Ming mencengkeram rahang bawah Xiao Yi, dia lalu bertanya kepada Qing Xia dengan nada tinggi. "Wajah ini? Wajah yang kau katakan mirip denganku? Apa kau buta atau penglihatanmu bermasalah?"
Han Ze Xin hanya diam memperhatikan apa yang akan dilakukan oleh Qing Xia, dia yakin ada alasan di balik semua yang di lakukan oleh istrinya. Qing Xia tersenyum sinis, dia menatap wajah Xiao Yi yang di cengkeram erat oleh Qin Yi Ming. "Hei wanita gila, kenapa kau tidak melepas saja topeng kulitmu itu?" umpatnya seraya bertanya kepada Xiao Yi.
Mendengar pertanyaan dari Qing Xia, Xiao Yi sangat terkejut dan panik. Dia tidak menyangka jika Qing Xia akan menangkap basah dirinya yang sedang menggunakan topeng kulit untuk menutupi wajah aslinya.
Qin Yi Ming merasa penasaran, dia membalikkan tubuh Xiao Yi dan langsung menarik topeng kulit dari wajahnya hingga terlepas dan terjatuh ke atas tanah. "Yi Yi!" ucapnya dengan mata yang membelalak, dia sulit mempercayai apa yang dilihat oleh matanya saat ini.
Qing Xia tersenyum penuh kemenangan, dia berjalan mendekati Xiao Yi lalu menarik lengan wanita itu. "Kenapa kau menyamar sebagai pelayan? Obat apa yang kau antarkan kepadaku? Racun?" tanya Qing Xia dengan wajah dingin.
__ADS_1
Begitu mendengar kata racun, Han Ze Xin segera menarik lengan Qing Xia untuk memeriksanya. Wajahnya terlihat sangat khawatir dan cemas, sebab dia tahu jika Qin Yi Yi memiliki bakat yang sama dengan kakaknya, bakat dalam meracuni dan membunuh orang secara diam-diam.
"Jangan khawatir, aku tidak meminum obat yang dia antarkan. Aku sengaja menumpahkan semuanya ketika dia memaksaku untuk menghabiskan obat itu." ucap Qing Xia sambil tersenyum senang.
Han Ze Xin masih khawatir meskipun dia mendengar penjelasan dari Qing Xia, dia tahu Qin Yi Yi bisa membunuh orang hanya dengan mendekati orang tersebut tanpa menyentuhnya. Han Ze Xin tetap memeriksa kondisi tubuh Qing Xia dan memastikan jika tubuh istrinya baik-baik saja tanpa adanya racun di dalam aliran darah.
Selesai memeriksa Qing Xia, Han Ze Xin berbalik menatap wajah Qin Yi Yi. Dia memasang wajah dingin, dengan tatapan tajam Han Ze Xin bertanya kepada wanita itu. "Apa yang sudah kau lakukan kepada istriku?"
Qin Yi Yi memperlihatkan kesedihannya, wajahnya tampak seperti sedang menahan tangisan. "Kakak Xin, itukah pertanyaan yang ingin kau tanyakan setelah bertahun-tahun tidak melihatku?" tanyanya sambil menatap mata Han Ze Xin.
__ADS_1
Sementara Qin Yi Ming masih mematung di sana, dia mencoba memikirkan hal gila apa yang sedang dia hadapi saat ini. "Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa Yi Yi bisa berada di sini? Bukankah dia sudah meninggal ketika terjatuh di dalam jurang?" benak Qin Yi Ming.
^^^BERSAMBUNG...^^^