Putri Jenderal Yang

Putri Jenderal Yang
Episode 51. Berkumpul kembali


__ADS_3

"Qi...Qing Xia!"


Yang Fang Xi menyebut nama putrinya, dia sangat terkejut melihat wajah wanita yang mirip dengan putrinya. Yang Fang Xi berjalan keluar dari tempat persembunyiannya. Dia dan para anak buahnya sudah bersembunyi sejak mendengar langkah kaki yang memasuki kediaman Yang.


"Qing Xia, apakah aku sedang bermimpi?" ucap Yang Fang Xi sambil berjalan mendekat ke arah Qing Xia.


Han Ze Xin segera menghadang di depan Qing Xia, dia tidak mengenali Yang Fang Xi karena penampilannya seperti seorang pengemis. Rambutnya panjang terurai, kumis dan janggutnya sepanjang rambut. Pakaiannya compang camping, dengan bau yang sangat busuk dan tak sedap.


Berbeda dengan Qing Xia, dia langsung mengenali suara dari ayahnya. Qing Xia berjalan ke samping, melewati pagar yang di buat oleh Han Ze Xin. Dia segera berlari ke arah Yang Fang Xi dan memeluk laki-laki itu. Han Ze Xin sedikit terkejut, namun hanya sesaat. Hanya sampai Qing Xia memanggil pengemis di depannya dengan sebutan "Ayah".


"Ayah... Ayah masih hidup! Ini benar-benar Ayah?" tanya Qing Xia berulang-ulang, dia sulit mempercayai penglihatannya saat ini.


"Ini ayah, ayah di sini. Qing Xia, syukurlah kamu baik-baik saja." sahut Yang Fang Xi sambil memeluk Qing Xia.


Lee dan pengawal lainnya ikut mendekat, mereka berlutut di depan Qing Xia. "Nona, maafkan saya karena telah membiarkan Nona menderita di sini." ucap Lee.

__ADS_1


"Cepat berdiri, jangan berlutut!" pinta Qing Xia dengan mata yang berkaca-kaca. Dia sangat senang mengetahui kenyataan jika Ayah dan pengawalnya masih hidup.


"Ayo masuk, kita bicara di dalam kamar ayah." ajak Yang Fang Xi sembari melepaskan pelukannya. Kini mereka berkumpul di dalam kamar Yang Fang Xi. Yang Fang Xi mengajaknya berbicara di dalam kamar, karena para pengawal baru saja membersihkan ruangan itu.


Qing Xia menceritakan semua kejadian setelah Yang Fang Xi di tuduh berhianat. Yang Fang Xi sangat bersyukur, karena putrinya masih hidup dan kelihatan bahagia. "Ayah, mereka bilang Ayah sudah di hukum mati. Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Qing Xia penasaran.


Yang Fang Xi menghela napas panjang, dia mulai menceritakan kejadian yang sebenarnya. Saat itu, Yang Fang Xi memimpin para prajurit pergi ke perbatasan. Dia di perintahkan secara diam-diam, tanpa ada satu pun orang yang mengetahuinya. Tapi ternyata, semua itu hanya jebakan yang sudah di siapkan oleh Menteri Fang beserta antek-anteknya.


Begitu Yang Fang Xi tiba di perbatasan, mereka langsung di sergap oleh pengawal kekaisaran. Mereka di tuduh melaporkan gerak gerik pasukan kepada musuh. Karena Yang Fang Xi tidak ingin mati dengan sia-sia, dia melawan dan perang pun terjadi. Orang yang mati saat itu adalah salah satu anak buahnya, dia memakai pakaian perang Yang Fang Xi untuk mengecoh musuh. Wajahnya dengan sengaja dia rusak agar tidak bisa di kenali, hanya demi menyelamatkan Jenderal yang dia hormati.


Sejak saat itu, Yang Fang Xi mengumpulkan para prajurit yang tersisa. Dia membangun kembali tentara miliknya, hanya miliknya tanpa ada campur tangan kekaisaran. Yang Fang Xi bersumpah akan menghancurkan Perdana Menteri Fang beserta antek-anteknya yang sudah membunuh semua keluarga Yang.


"Qing Xia, Ayah sangat senang bisa bertemu lagi denganmu." ucap Yang Fang Xi dengan mata yang berkaca-kaca.


"Saya juga senang melihat ayah masih hidup. Selamat datang Ayah, terima kasih sudah pulang dengan selamat." sahut Qing Xia sambil tersenyum.

__ADS_1


Yang Fang Xi menatap ke arah Han Ze Xin, "Siapa laki-laki ini?" tanyanya dengan wajah dingin.


"Dia calon menantu Ayah. Namanya Han Ze Xin." jawab Qing Xia memperkenalkan Han Ze Xin kepada ayahnya.


"Kau, bermarga Han?" tanya Yang Fang Xi dengan wajah yang terlihat kesal.


"Benar, saya bermarga Han." jawab Han Ze Xin dengan nada datar.


Qing Xia menatap wajah Yang Fang Xi, dia melihat kekesalan di wajah ayahnya itu. Tetapi, dia mengira semua kekesalan di wajah Yang Fang Xi di sebabkan oleh ingatan akan kenangan di masa lalu.


Qing Xia mengingat jika dirinya akan segera menikah, dia tersenyum lalu berkata kepada Yang Fang Xi. "Ayah! Besok, aku dan Han Ze Xin akan menikah!" ucapnya sambil mengalihkan tatapan mata ke arah Han Ze Xin.


Mendengar kalimat dari Qing Xia, Yang Fang Xi langsung berdiri. "Batalkan pernikahan kalian!"


^^^BERSAMBUNG...^^^

__ADS_1


__ADS_2