RADEJA

RADEJA
Chapter 17 : Spring Romance


__ADS_3

Happy Saturday Night, semoga chapter kali ini bisa temani malam minggu kalian ya 💚


"Kamu datang kan Ja ke acara nya Mei?" Yasmine duduk di sebelah Arsen.


"Iya Ma" Deja masih sibuk dengan ponsel yang sedari tadi Ia pegang.


"Kamu lagi lihat apa? Serius Banget" Yasmine melirik ke arah Deja.


"Ah bukan apa - apa Ma, Deja ke atas ya mau siap - siap" Deja beranjak dari duduk nya.


Yasmine melihat punggung Deja yang mulai menghilang, "Kaya nya anak kita udah berubah ya mas" Yasmine bersandar pada bahu Arsen.


Arsen menggigit bibir bawah nya, "Aku rasa gitu Ma" suara Arsen terdengar sangat serak dan berat.


Yasmine tersenyum ke arah Arsen, "Kita siap - siap juga yuk mas" Yasmine menarik lengan Arsen.


~


Royal Empress Auditorium


Mei tengah berada di ruang make up bersama dengan seorang MUA. Mei duduk di meja rias nya sambil sesekali mengerjapkan mata nya, "Udah selesai ya Mei".


Mei tersenyum di depan cermin meja rias nya, "Makasih ya kak".


MUA itu pergi keluar dari ruang make up. Mei menghela nafas nya cukup panjang dan berat rasa nya detak jantung nya berdetak lebih cepat daripada biasa nya. Mei mengeratkan kedua tangan nya untuk mengurangi rasa takut dan cemas nya.


"Mei lo ada di dalam?".


Mei sedikit terkejut dengan suara itu, " I - iya aku di dalam" lagi Mei terbata - bata karena gugup.


Pintu ruang make up itu terbuka, Deja masuk ke dalam ruangan itu. Mata Deja membesar seakan terpanah akan kecantikan Mei malam ini, "Lo cantik" puji Deja, dengan mengenakan gaun panjang berwarna merah maroon dan sebuah jepit rambut berlian berbentuk bunga mawar membuat Mei seperti wanita asli Shanghai.


"H - haa?" Mei kembali gugup dan terbata - bata karena pujian dari Deja.


Deja tersenyum lucu pada Mei, "Lo cantik malam ini".


"Like lady red rose from shanghai " Deja menatap sendu pada Mei.


Spontan pipi Mei berubah menjadi bullshing karena malu mendengar pujian dari Deja. Mei menahan rahang gigi nya rasa nya tidak karuan bahagia, takut dan gelisah.


"Apa lo nervous ?" tanya Deja.

__ADS_1


Mei mengangguk pelan, "A - aku takut gagal" Mei menundukan wajah nya.


Deja menghela nafas nya tangan kekar milik Deja mengenggam tangan Mei, "Siapa pun bisa nervous termasuk lo atau pun gue".


"Hilangin rasa gugup lo, bukan nya kalo lo berhasil di Spring Romance ini jadi langkah awal karir lo buat ke Shanghai?".


"Percaya sama Tuhan lo bakal selalu ada dalam kekuatan nya".


Mei menatap wajah Deja dengan serius mata hitam Mei terfokus pada mata biru milik Deja, "Apapun keadaan nya gue ada di dekat lo Mei" Deja membelai rambut Mei.


"Ayo keluar sebentar lagi giliran lo" Deja membalikan tubuh nya, tangan mungil Mei mendekap Deja dari belakang.


"Makasih Ja" lirih Mei sembari tangan nya mendekap erat pinggang Deja, tidak bisa di pungkiri Deja juga ikut tersenyum dan kembali mengenggam tangan Mei.


~


" Ladies and Gentlemen we welcome the lady red rose from shanghai, Mei Han".


Mei melangkahkan kaki nya dengan tenang, mata hitam itu terlihat sangat tenang berbanding terbalik dengan keadaan nya saat berada di belakang panggung.


Mei tepat berdiri di depan para juri tak lupa Mei membungkukan badan nya untuk memberi hormat kepada para juri. Mei mengambil nafas cukup dalam dan melepaskan nya secara perlahan.


Mei mulai menggesekan bow ke biola nya, di detik pertama suara yang di hasilkan dari permainan lembut nya mampu membuat seluruh orang terhipnotis dengan permainan nya termasuk Deja dan Saga yang telah selesai memainkan piano nya.


Karena terlalu teratarik dengan permainan Mei, Deja sampai gelisah sendiri, "Sebenernya lagu apa yang dia bawain?".


Deja bergerak ke kanan dan kiri, " Sorry sir do you know the song? ".


Pria paru baya itu tersenyum lurus lalu menoleh pada Deja, " You're my everything, the song is the one of the best music drama from Korea ".


" Mei like's this song, she say's with me she will bring the song in the Spring Romance".


Deja mengerutkan dahi nya, " How do you know her sir? ".


" I'm a mentor ".


"Mentor of Mei? ".


" Yes Mei is my student in Emperorr course, She is the best student in there ".


Deja sedikit terkejut dengan jawaban nya namun Ia cukup percaya dengan apa yang di katakan pria itu, " Okey thank you sir ".

__ADS_1


Mei telah menyelesaikan permainan biola nya, seluruh pengunjung memberi tepuk tangan termasuk Deja. Keringat yang membasahi Mei turun membasahi lantai panggung. Mei menundukan badan nya dan undur diri.


Mei berjalan di belakang panggung sambil membawa biola nya, Saga bersandar pada dinding panggung dan melirik Mei.


"Gue gak nyangka lo bakal bawain lagu itu" Saga tersenyum smirk pada Mei.


"Lo seolah menghayati sama lagu itu apa lo sengaja bawain lagu itu untuk Deja?".


Mei mengalihkan pandangan nya dari Saga, " Iya aku sengaja bawa lagu itu untuk Deja".


Saga tersenyum aneh pada Mei, "Percuma lo bawain lagu itu kalo hati Deja bukan buat lo" Saga melempar bucket mawar putih ke arah Mei dan segera pergi meninggalkan Mei di balik panggung itu.


Mei mengangkat bucket mawar putih itu dan menarik sebuah kartu ucapan yang berisi, " Congratulation's lady red rose".


Mei menghela nafas nya dengan kasar sambil memejamkan mata nya, "Mei!" Deja berjalan ke arah Mei.


Mei membalikan tubuh nya di sana sudah ada kedua orangtua nya dan orangtua Deja, "Selamat ya sayang" Yasmine memeluk Mei.


"Makasih Ma".


"Apapun hasil nya Papa bangga sama Mei karena Mei sudah berusaha" Arsen memeluk Mei.


"Makasih ya Pa".


Deja menyerahkan bucket mawar merah pada Mei, "Gue gak tahu lo suka atau gak tapi semoga aja suka".


Mei menerima bucket mawar dari Deja, "Apapun yang kamu kasih aku suka".


Deja tersenyum Mei meletakan bucket mawar itu di sebuah meja dan segera memeluk Deja, "Aku pikir kamu gak akan datang" lirih Mei.


Deja terdiam mendengar ucapan Mei, "Gue kira juga gitu tapi gue berubah pikiran".


"Kalo lo tahu semua ini gue lakuin karena terpaksa apa yang bakal lo lakuin ke gue Mei?".


Deja melepaskan pelukan nya dari Mei, "Itu bucket dari siapa?".


"Saga" jawab Mei.


Deja menggertakan rahang nya karena kesal mendengar nama sahabat nya itu, "Oh Saga" Deja menghela nafas nya dengan kasar.


Menurut kalian Saga suka sama Mei atau gak?

__ADS_1


LIKE , VOTE and COMMENT'S💚💛💜


__ADS_2