RADEJA

RADEJA
Chapter 28 : With Others


__ADS_3

Happy Reading 💚


Ang Mo Kio - Singapore 07.00 pm


Deja terus menatap layar ponsel nya berharap mendapat balasan pesan dari Mei namun Ia sadar pasti Mei tidak mau menjawab kabar dari nya.


Ada suatu perasaan aneh pada diri Deja saat ini merasa kehilangan akan kehadiran seseorang yang selalu peduli dengan nya. Mata elang Deja menatap lurus pada arah luar balkon hotel nya.


"Kangen" tanpa sadar Deja mengucapkan kata itu dengan suara lirih dan tatapan mata yang sendu.


Deja kembali menatap layar ponsel nya, "Please, Balas Mei" lirih Deja yang tengah teduduk di atas pembatas balkon nya. Deja memejamkan mata nya dan memilih masuk ke dalam kamar hotel nya.


"Kenapa tiba - tiba gue kangen sama Mei" desah Deja yang tengah merebahkan diri nya di atas kasur nya.


"Kalau dekat berantem kalau jauh kangen" kembali Deja mendesah kesal akan perasaan rindu nya pada Mei.


Ting


Natalie


"Kamu turun ke bawah sekarang ya, aku tunggu kamu di lobi hotel ".


Deja mengerutkan dahi nya setelah membaca pesan dari Natalie, "N - nate?" suara Deja terdenga bingung dan gugup. Deja mengganti piyama dengan kemeja berwarna merah.


Mata Deja menelusuri setiap sudut lobi hotel hingga Ia mendapati Natalie tengah duduk di sofa tunggu. Deja segera menghampiri Natalie yang tengah menundukan kepala nya.


"Nate?" ujar Deja.


Natalie mengangkat wajah nya sambil tersenyum pada Deja, "Hai Ja" Natalie memeluk Deja secara terang - terangan di depan umum namun tak seperti biasa nya Deja malah melepaskan pelukan nya dari Natalie.


Natalie hanya bisa diam tanpa mau membantah balasan Deja, "Kamu kenapa bisa di sini?".


"Aku lagi ada jadwal pemotretan di sini maka nya bisa ketemu sama kamu" Natalie mengenggam tangan Deja.


Lagi Deje melepaskan genggaman tangan Natalie, "Maksud aku kamu tahu hotel aku darimana?".


Natalie mendekatkan wajah nya pada Deja, "Apa kamu perlu tahu aku tahu dari siapa?" balas Natalie.


"Aku serius!" suara Deja mulai meninggi pada Natalie, tidak biasa nya Deja akan bertindak seperti ini pada Natalie.


"Dari Elgra. Apa kamu gak suka kalau aku di sini?" Natalie menatap datar pada Deja.


Deja menghela nafas nya panjang, "Aku mau istirahat kamu pulang lah" Deja membalikan badan nya untuk meninggalkan Natalie.


Natalie menahan tangan Deja, "Ini baru jam tujuh malam Deja".


"Aku ke sini mau ajak kamu jalan - jalan keluar" ujar Natalie.

__ADS_1


"Aku mau istirahat besok ada meeting penting" balas Deja.


"Please Ja kali ini aja" rengek Natalie seakan ingin menangis. Deja menahan langkah nya seakan frustasi dengan permintaan Natalie, sejak kejadian malam ulang tahun itu suasana hati Deja seakan memburuk jika mengingat Natalie.


" Oke just this time " jawab Deja, Natalie tersenyum puas dan bahagia pada Deja.


Jakarta - Indonesia 08.30 am


Mei keluar dari mobil yang Ia tumpangi bersama Saga. Mei menghela nafas nya secara perlahan untuk mengurangi rasa gugup nya.


"Just be calm, I'm standing with you" bisik Saga tepat di telinga kanan Mei.


Mei berdecak kesal pada Saga, "Kita masuk sekarang sebentar lagi client kita bakal datang" Saga berjalan mendahului Mei.


Mei dan Saga masuk ke dalam ruang meeting untuk menunggu client mereka, baru akan duduk seseorang masuk ke ruangan meeting.


"Permisi Client kita sudah datang Bu" ujar seketaris.


"Ajak mereka masuk" perintah Mei.


Tiga orang pria paru baya masuk ke dalam ruangan yang bersifat private room itu. Salah seorang dari mereka maju selangkah di hadapan Mei, " *Hello we are from Eagle Corp from New York".


"Hello Sir*" Mei memberi salam dengan cara membungkukan badan nya pada mereka.


" We want to meet Mr. Radeja. Where is he?".


"Don't kidding*!" bentak nya.


Saga maju satu langkah di depan Mei, "We aren't kidding Sir! We are seriously!".


"Who is you?" dengan nada tak enak para client itu menatap tak suka pada Mei dan Saga.


"I'm Mr Radeja's wife" Mei menjawab dengan cepat.


"And you?" mereka menatap curiga pada Saga yang hanya menatap datar pada mereka.


"I'm just parter Mrs. Mei" balas Saga.


Salah seoranv dari mereka mundur ke belakang terlihat mereka sedang berunding untuk masalah ini, " Can we trust you? " .


" Sure, you can trust us.You willn't be disappointed with our results " Mei menjawab dengan percaya diri.


Mereka mengangguk, "Okey let's do it ".


Kurang lebih dua jama mereka melakukan presentasi dan selama dua jam itu pula Mei bisa menyelesaikan presentasi itu dengan baik tanpa bantuan Saga sama sekali.


"We are all very satisfied with your presentasion, maintain and improve your achievements" sang CEO berjabat tangan dengan Mei.

__ADS_1


"Nice too meet you Mrs Mei " mereka semua tersenyum puas akan kerja keras Mei.


"Nice too meet you Sir" balas Mei tak kalah senang, Saga ikut tersenyum akan usaha Mei.


Saga mengacak rambut Mei, " Good Job Mei " puji Saga.


"Makasih ya Ga, kamu udah mau ajarin aku" balas Mei seraya tersenyum pada Saga.


Saga menganggukan kepala nya, "Kita makan dulu lo pasti lapar kan" ajak Saga.


Tiba - tiba saja Deja muncul dari hadapan Mei seraya menarik tangan Mei dengan paksa"Gak usah sok akrab sama tunangan gue!".


Mei dan Saga cukup kaget dengan kedatangan Deja, "Kenapa? Lo semua kaget kalo gue di sini" Deja masih memegangi lengan Mei.


"Bukan nya kamu masih di Singapura?" tanya Mei.


"Apa lo lupa? Gue bilang lusa gue balik!" bentak Deja.


Deja menatap aneh pada Saga, "Jadi ini alasan lo gak mau balas pesan gue? Lo sibuk sama dia?" Deja kembali menekan Mei.


Mei mendelik kaget, "Maksud kamu apa? Aku baru selesai meeting untuk gantikan kamu di sini".


"Alasan!" sarkas Deja.


"Lo kenapa datang - datang marah gak jelas sama kita? Harus nya lo berterima kasih sama gue karena gue udah mau bantu tunangan lo!" bentak Saga pada Deja.


Deja menatap tak suka pada Saga, "Lo sadar diri harusnya! Dia tunangan gue gak seharusnya lo selalu sama Mei!.


"Dan lo juga! Kenapa lo gak bisa jaga privasi di depan orang, ingat lo itu tunangan gue apa kata orang! Deja membentak Mei hingga membuat Mei tertunduk.


*Breaking News


"Putra tunggal pewaris Atman Corp tertangkap basah sedang berjalan dengan wanita lain, mereka tengah menghabiskan waktu bersama di Singapura. Rumor yang beredar jika wanita itu adalah mantan kekasih dari Putra tunggal Atman Corp, Natalie Sara yang berkarir sebagai Model. Mengenai hal itu tentu saja menjadi perbincangan publik pasal nya Putra tunggal Atman Corp telah bertunangan dengan seorang anak pengusaha terkenal di Jakarta, Mei Han*.


Mata Mei terus menatap pada papan reklame iklan yang berada di depan kantor Deja. Mei menoleh pada Deja, "Kamu marahin aku karena aku berduaan sama Saga yang jelas - jelas udah bantu aku".


"T - tapi kamu berduaan di Singapura sama Natalie, ini yang kamu bilang urusan bisnis?" mata Mei mulai berkaca - kaca.


"M -mei itu - ".


"Kamu memang selalu egois Ja! Sampai kapan pun gak ada orang yang berharga selain Natalie di hidup kamu" Mei langsung membalikan badan nya untuk meninggalkan Deja.


Saga menepuk bahu Deja, "Lo marahin dia tapi lo juga yang buat dia kecewa".


"Hidup gak berputar di dunia lo Ja" Saga kembali menepuk bahu Deja dan ikut menyusul Mei.


Kalian mau Mei bahagia atau kecewa nih di chapter selanjutnya?

__ADS_1


__ADS_2