RADEJA

RADEJA
Chapter 39 : The Scenario


__ADS_3

"Lo gak lupa kan sama perjanjian kita?".


Ia duduk di atas motor sport nya, "Gue gak lupa" dengus nya frustasi.


"Bagus kalo lo gak lupa" kekeh nya sambil menepuk bahu lawan bicara nya.


"Dan ingat waktu lo tinggal satu bulan lagi sama dia".


"Dan setelah satu bulan serahin dia sama gue" Ia menyenggol dada lawan nya.


Ia hanya bisa menghela nafas nya frustasi, mengangkat wajah nya ke atas sambil berdesah gusar, "Arrgghhhh" teriak nya.


~


Mei membawa sebuah kotak bekal berisi roti keju kesukaan Deja. Sesekali Mei tersenyum sambil memandangi kotak bekal nya. Mei masuk ke dalam kelas Deja, 12 Sains Dua.


"Hai Mei" sapa Adriano yang tengah duduk bersama Elgra dan Rega.


"Hai" balas Mei malu - malu.


"Cari Deja ya?" tanya Elgra.


Mei mengangguk pelan, "Deja di perpustakaan lantai dua Mei, cari aja kesana" balas Rega.


"Udah dari tadi Deja disana?".


Adriano mengerutkan dahi nya, "Udah dari dua jam yang lalu Mei".


Mei ikut mengerutkan dahi nya, "O - oh gitu" Mei menggaruk kepala nya.


"Kalau gitu aku duluan ya" Mei membungkukkan badan nya.


Mei melewati setiap lorong di lantai santai, ketika berjalan Ia berpapasan dengan Saga, Mei memilih acuh pada Saga. Ia masih kesal dengan ucapan Saga saat di bar waktu itu.


Saga sadar bahwa Mei pasti membenci nya namun itulah hal yang bisa Ia lakukan. Saga memilih melanjutkan jalan nya namun ada perasaan rindu di dasar hati nya.


"Kita mungkin emang terpisah Mei, tapi kalo lo dalam bahaya gue gue bakal singkirkan rasa kesal gue sama lo Mei ".


Deja tengah mengerjakan soal Matematika di dalam perpustakaan. Deja mengambil sesuatu dari dalam tas nya. Deja tersenyum miris saat melihat foto diri nya dan Mei.


"Deja?" .


Deja membalikan wajah nya ke arah depan. Ia melihat Mei datang sambil membawa sebuah kotak bekal. Mei tersenyum lucu pada Deja.


"Duduk Mei" sila Deja.


"Ada apa Mei? Tumben cari aku?" Deja menatap wajah Mei yang bersemu merah.


Mei mengalihkan wajah nya dari Deja, "T - tumben aku - kamu" Mei menutup wajah nya dengan tangan.


Deja juga merespon dengan wajah yang spontan, "I - iya spontan aja Mei".

__ADS_1


"Mungkin memang udah perubahan kan" ujar Deja.


Mei cepat - cepat meletakan kotak bekal yang akan Ia beri pada Deja. Mei mendekatkan nya pada Deja.


"Ini kamu yang buat sendiri?" Deja mengambil salah satu roti isi keju itu. Deja mencoba mencicipi nya.


"Enak" celetuk Deja.


"Serius?" tanya Mei balik.


Deja menganggukan kepala nya layaknya anak kecil, "Memang kamu gak coba?".


Mei menggeleng pelan sambil menggigit bibir bawah nya , "Coba dulu Mei".


Deja menyuapi roti isi keju itu pada Mei. Mei meliri ke arah petugas penjaga perpustakaan karena takut di tegur.


" Eet hier niet !" (Jangan makan di sini!)


Mei memejamkan mata nya saat mendengar teguran itu. Deja memajukan kepala nya agar bisa terlihat oleh petugas penjaga perpustakaan.


" Sorry Meneer ".


"Kita keluar aja Ja nanti kita kena marah" Mei menarik tangan Deja.


Deja menahan tangan Mei agar tidak mengajaknya pergi, "Udah gapapa di sini aja" tahan Deja.


"T - tapi" Mei menunjuk pada petugas penjaga perpustakaan.


Deja juga ikut memakan roti buatan Mei. Deja terdiam sesaat dan termenung menatap Mei yang tengah kesusahan menelan roti yang ada di dalam mulut nya. Deja tersenyum kecil pada Mei.


"Kamu lucu, aku suka" Deja mencubit gemas pipi Mei.


Mei menahan cubitan kecil Deja, "Swakitt" gerutu Mei kesal.


Deja kembali tersenyum pada Mei, "Aku suka kamu".


Mei tertegun diam mendengar ucapan Deja. Mei mengerjapkan mata nya berulang kali seolah tak yakin dengan ucapan Deja.


"K - kamu kenapa?" wajah Mei berubah menjadi bullshing.


"Aku suka kamu" balas Deja singkat.


"Semua orang bisa berubah dari yang baik jadi buruk ataupun sebalik nya".


Mei menyipitkan mata nya pada Deja, "Apa kamu yakin?".


Deja memiringkan kepala nya sambil tersenyum seperti Devil, "Aku perah nonton drama Korea, Crash Landing On You ".


"T - terus kenapa?" balas Mei.


"Ada satu karakter yang benar - benar sulit dipercaya. Dia Gu Seung Joon dia jahat, penipu ulung dan dia lari dari Selatan ke Utara" jelas Deja.

__ADS_1


Mei hanya diam dan mendengarkan cerita Deja. Mei ikut mengerutkan dahi nya pada Deja saat Deja akan melanjutkan cerita nya, "Terus cerita nya gimana?".


"Di Utara dia bertemu sama Seo Dan, awalnya Gu Seung Joon hanya sebatas partner tapi lama - kelamaan Gu Seung Joon bilang kalau dia suka sama Seo Dan".


"Kamu tahu apa yang Gu Seung Joon bilang sama Seo Dan?".


Mei menggelengkan kepala nya, "Gu Seung Joon bilang sama Seo Dan kalau dia mau berubah menjadi pria yang lebih baik".


Deja menarik nafas nya panjang, "Dan dia minta Seo Dan untuk kasih kesempatan ke Gu Seung Joon karena Gu Seung Joon mau kembali ke Selatan".


"Terus apa jawaban Seo Dan?" tanya Mei penasaran.


"Seo Dan cuma nangis".


"Aku mau jadi Gu Seung Joon dari pria jahat berubah jadi pria baik karena seorang wanita" Deja melirik ke arah Mei.


Mei mengerti kan dahi nya, "Apa kamu juga bakal pergi, sama seperti Gu Seung Joon?".


"Gu Seung Joon ke Selatan sedangkan kamu ke Rotterdam?" tanya Mei.


Deja mengeratkan bibirnya, "Aku gak bakal tinggalin kamu".


"Tapi aku gak tahu tapi bisa aja salah satu dari kita ada yang ditinggalkan suatu saat nanti" jelas Deja.


Mei menelan saliva nya dengan susah, "Kalau aku bilang aku gak akan tinggalin kamu apa kamu percaya?" tanya Deja.


"Aku gak tahu Ja".


"Hati orang bisa berubah, hari ini aku segala nya tapi besok aku siapa?".


"Bisa aja kan?" Mei berjalan mendekati jendela perpusatakaan.


"Mungkin kamu yang bakal tinggalin aku" ujar Deja.


Mei terdiam kaku mendengar ucapan Deja, "Kenapa aku?".


"Kamu bakal kembali ke Shanghai untuk kejar impian kamu kan?".


"Aku harap alasan kamu kembali ke Shanghai karena impian kamu bukan karena alasan lain".


"Dan alasan kamu kembali ke Indonesia karena aku, Mei" Deja menggenggam tangan Mei.


Mei memejamkan mata nya dan menatap serius pada Deja, "Kalau pun kamu mau kamu bisa ikut aku ke Shanghai, Ja".


Deja tersenyum hangat pada Mei, " I will always near you ".


Ada yang tahu siapa yang sedang buat kesepakatan? Siapa dengan siapa? Yuk di tebak



__ADS_1



__ADS_2